Category Archives: Eropa

Istanbul Kembali Di Guncang Bom dan Tewaskan 11 Orang

Indonesia mengecam keras serangan teror di Istanbul yang menewaskan 11 orang dan mengimbau warga negara Indonesia yang berada di kota itu untuk berhati-hati serta menjauhi pusat keramaian. Ledakan terjadi di Distrik Vezneciler yang merupakan salah satu tujuan wisata di Istanbul, Selasa (7/6) pukul 08.15 waktu setempat atau 12.15 WIB. “Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam kepada rakyat dan pemerintah Turki, khususnya kepada korban dan keluarga korban”, bunyi pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa seorang WNI berstatus mahasiswa terluka ringan akibat plafon ruang kelas yang roboh karena ledakan tersebut. Ia adalah Azwar Abadi Arsyad, mahasiswa jurusan Fisika di Universitas Istanbul. Menurut Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, ia saat ini sudah kembali ke asrama.

“KJRI Istanbul akan terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Turki dan menghimbau WNI yang berada di Turki untuk menghindari pusat-pusat keramaian yang dapat menjadi target. Sedangkan WNI yang akan berpergian ke wilayah tersebut diharapkan dapat memperhatikan perkembangan situasi,” bunyi pernyataan Kemlu.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Saat ini terdapat sekitar 700 orang WNI yang berdomisili di Istanbul, sebagian besar adalah mahasiswa atau WNI yang telah memiliki pekerjaan tetap. Sementara itu, untuk informasi lebih lanjut terkait situasi WNI di Istanbul, KJRI membuka hotline di nomor: +905319831534.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki mengatakan bahwa bom di Istanbul melukai seorang warga Indonesia bernama Azwar Abadi Arsyad, mahasiswa jurusan Fisika di Universitas Istanbul. Arsyad luka ringan di kepala akibat plafon ruangan kelasnya ambruk akibat getaran bom. “Saya pikir (ada) gempa. Kami semua di kelas karena ujian dimulai 10 menit lagi,” ujar mahasiswa asal Makassar itu, berdasar pernyataan dari PPI.

Pada hari ini mahasiswa di Turki mayoritas sedang menghadapi Ujian Akhir Semester, dan dimulai jam 09.00 pagi. “Kaca-kaca kampus juga pecah terkena goncangan, sepertinya ujian bakal ditunda sore hari atau mungkin minggu depan” lanjutnya. Menurut dia, ledakan bom yang dikendalikan dari jauh itu demikian kerasnya sehingga suara ledakan bisa didengar hingga radius 2 kilometer. Setidaknya 11 orang dinyatakan tewas, dan puluhan lainnya terluka, dalam serangan bom yang menargetkan satu bus polisi di distrik yang banyak dikunjungi wisatawan di Istanbul, Turki.

Ledakan terjadi di distrik Vezneciler pada Selasa (6/6) pagi saat jam sibuk, di dekat Universitas Istanbul dan kantor wali kota. Selain ledakan bom, terdengar juga suara letusan peluru di kawasan di mana mobil polisi menjadi target bom. Data PPI Turki menyebutkan sedikitnya ada tujuh mahasiswa Indonesia yang kuliah di Fakultas FEN (Sains), Istanbul University. Di komplek tersebut ada tiga fakultas, yaitu Edebiyat (Sastra), Suranleri (Perikanan), dan Fen (Sains).

Sepanjang 2016 telah terjadi empat ledakan di Turki; 12 turis Jerman tewas pada serangan bom di Januari, 28 orang meninggal di pawai militer di Ankara pada Februari. Pada Maret, 35 orang tewas dalam serangan teror oleh militan Kurdi di Ankara, dan empat orang terbunuh dalam aksi ledakan bunuh diri di Istanbul. Setidaknya 11 orang dinyatakan tewas, dan 36 lainnya terluka, dalam serangan bom yang menargetkan satu bus polisi di distrik yang banyak dikunjungi wisatawan di Istanbul, Turki.

Ledakan terjadi di distrik Vezneciler pada Selasa (6/6) pagi saat jam sibuk, di dekat Universitas Istanbul dan kantor wali kota. Ambulans langsung meluncur ke lokasi setelah mendapatkan laporan. Asal dari bom di dalam mobil yang terparkir. Ketika satu bus polisi lewat, bom itu diledakkan dengan alat picu dari kejauhan. Sahin menyebutkan bahwa ini merupakan serangan pengeboman keempat yang terjadi di kota terbesar di Turki tahun ini.

Belom ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Selama ini, militan Kurdi, ISIS, dan kelompok sayap kiri radikal telah beberapa kali melancarkan serangan di berbagai kota, seperti Diyarbakir di tenggara, Istanbul atau pun di ibu kota Ankara. “Serangan bom mobil terhadap kendaraan yang membawa polisi yang tengah melintas, menyebabkan tujuh polisi dan empat warga terluka,” kata Sahin, sembari menambahkan bahwa tiga dari 36 korban kini berada dalam kondisi kritis.

Reuters melaporkan bahwa ledakan yang terjadi tak jauh dari situs bersejarah di Istanbul ini berkekuatan besar, menyebabkan sejumlah kaca toko pecah dan berserakan ke jalan.

“Ada ledakan keras, kami pikir itu petir tetapi tepat pada saat itu jendela toko hancur. Itu sangat menakutkan,” kata Cevher, seorang penjaga toko yang menolak mengungkapkan nama panjangnya kepada Reuters. Ledakan itu cukup kuat untuk menggulingkan semua barang dari rak-rak tokonya. Kantor berita Anadolu melaporkan bahwa serentetan suara tembakan juga terdengar di sekitar lokasi kejadian setelah ledakan terjadi.

Turki dilanda serentetan serangan pengemboman tahun ini, termasuk dua serangan bunuh diri di kawasan wisata Istanbul, yang diduga dilakukan oleh ISIS. Sementara, dua serangan bom mobil di ibu kota Ankara diklaim oleh kelompok militan Kurdi. Partai Pekerja Kurdistan, PKK, yang dikategorikan kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Eropa, mengaku bertanggung jawab atas serangan bom mobil di Istanbul yang melukai tujuh orang pada 12 Mei lalu.

Dalam serangan itu, sebuah mobil yang diparkir juga meledak ketika sebuah bus yang membawa personel pasukan keamanan melintas. PKK mengobarkan pemberontakan bersenjata melawan Turki sejak 1984. PKK kerap menargetkan kendaraan polisi dan militer yang tengah melintas di wilayah tenggara negara itu yang sebagian besar dihuni warga Turki.

Advertisements

Apa Jadinya Bila Sahabat Karib Menikahi Pria Yang Memperkosa Anda ?

Seorang perempuan di Inggris mengaku bahwa perasaannya hancur saat mengetahui sahabat karibnya menikahi pria yang telah memerkosanya. Pelaku bernama Daniel Howard (29), pejabat Korps Medis Tentara Kerajaan Inggris. Korban mengatakan, serangan seksual itu terjadi di rumah Howard di Darlington, daerah Durham, Inggris. Pelaku yang saat itu sedang tidur bersama pacarnya, April, meninggalkan tempat tidur menuju kamar sebelah, tempat korban menginap. Di sana, korban pun diperkosa oleh Howard.

Korban yang berusia 26 tahun itu mengaku berusaha menghubungi pacarnya via telepon seluler pasca-pemerkosaan itu. Namun, telepon tidak aktif. Korban kemudian pergi sendirian ke sebuah rumah sakit, lalu memberitahukan kejadian itu kepada perawat. Lalu, perawat menghubungi kepolisian setempat.

Howard kemudian ditahan dan diadili dengan barang bukti hasil tes DNA. Namun, pelaku menyangkal telah memerkosa korban. Menurut Howard, korban menemukan alat seks milik pelaku yang pernah dipakai minggu lalu di laci tempat korban menginap. Lalu, alat seks itu dipakai korban karena cemburu atas hubungan pelaku dengan sahabat karib korban.

Namun, pengakuan pelaku ditolak juri dalam sidang. Pengakuan pelaku dianggap menunjukkan kesan “menggelikan, berdarah dingin, dan menghina”. Sementara itu, kendati calon suaminya diduga memerkosa sahabat karibnya, April tetap melangsungkan pernikahan. Dia tidak percaya atas pengakuan sahabat karibnya itu. Bahkan, dia, yang menjadi saksi atas kasus pemerkosaan itu, menyangkal bahwa pelaku berbuat asusila terhadap korban.

“April adalah teman terbaik saya sejak di universitas. Saya benar-benar tidak percaya jika dia tidak memercayai saya,” kata korban. “Seseorang yang benar-benar saya pedulikan dan juga peduli kepada saya telah berubah melawan saya,” lanjut dia. “Saya tidak percaya April adalah seorang saksi, melawan saya (di pengadilan), setelah kami selalu bersama-sama untuk berjuang.” Kini, korban mengalami trauma mendalam setelah kejadian mengerikan itu. Dia tidak berani tinggal sendirian di rumah. Bahkan, rencana membeli rumah pun dibatalkan pasca-serangan seksual pada Februari lalu itu.

5 Pasukan Khusus Paling Digdaya Di Dunia

Masing-masing negara, membentuk pasukan khusus untuk melakukan tugas yang berbeda-beda, termasuk sebagai kontra-terorisme dan penyelamatan sandera untuk mengintai dan melakukan penyerangan. Lalu, siapa yang menjadi pasukan khusus paling berbahaya di dunia? Untuk menilainya, hal ini bisa dilihat dari persyaratan untuk masuk ke dalam angkatan yang bersangkutan, operasi yang telah mereka lakukan serta reputasi mereka, dan hal tersebut akan dibahas berikut ini. Nama-nama yang ada di dalam daftar ini mungkin akan membuat Anda terkejut. Beberapa nama-nama berikut ini, mungkin belum pernah Anda dengar atau Anda kenali sebelumnya. Tetapi, bukan berarti pasukan yang tercantum di bawah ini tidak layak untuk masuk dalam daftar.

5. JTF2 – Kanada.
Pasukan ini didirikan pada tahun 1993 dan mulai memperluas anggotanya pada 11 September 2001. Terdiri dari personel militer dari Angkatan Bersenjata Kanada, Joint Task Force2 ditugaskan untuk melakukan berbagai operasi. Mereka bertugas untuk mengawal orang-orang penting dan menjaga keamanan untuk acara-acara seperti Olimpiade Musim Dingin. Secara terselubung, mereka banyak beroperasi di banyak tempat di seluruh dunia, termasuk menyelamatkan sandera di Irak dan memburu penembak jitu Serbia di Bosnia.

4. Alpha Group – Rusia.
Bagaimana dengan Spetsnaz? Spetsnaz merupakan nama umum yang diberikan untuk semua pasukan khusus Uni Soviet atau Rusia. Sedangkan pasukan khusus Rusia adalah Alpha Group. Alpha Group muncul di tahun 1970-an dan mulai dikenal saat invasi Afghanistan, di mana anggota Alpha menyerbu Istana Presiden di Kabul dan menewaskan semua orang di dalam gedung. Di dalam negeri, Alpha juga terlibat dalam sebagian besar operasi anti teroris dan menyelamatkan sandera utama di Rusia, seperti pengepungan teater Moskow di tahun 2002 dan pengepungan sekolah Beslan di tahun 2004. Salah satu ciri dari Alpha Group ini adalah selalu menewaskan semua musuhnya saat melakukan operasi meskipun sumber dari Alpha Group menyebutkan, selalu ada beberapa yang ditangkap hidup-hidup namun diumumkan tewas agar dapat dengan mudah diinterogasi tanpa batas waktu dan hukum. Alpha Group ini juga tidak pernah mengumumkan keberhasilan operasi anti terorismenya ataupun jumlah teroris yang tewas karena semuanya dikubur diam-diam hingga sel sel teroris tidak pernah tahu secara pasti apabila teman mereka sudah tewas atau sedang sembunyi.

3. Shayetet 13 – Israel.
Shayetet 13 sering dikait-kaitkan dengan angkatan laut Israel. Didirikan pada tahun 1948, pasukan ini ikut ambil bagian dalam setiap operasi utama Israel, berperang, penyelamatan sandera dan kontra-terorisme untuk badan pertemuan intelijen. Para calon pasukan akan menjalani pelatihan panjang selama 20 bulan dengan pengujian fisik dan psikologis yang akan membuat mereka stres, bahkan sebelum pelatihan khusus dimulai. Secara operasional, anggota Shayetet 13 terlibat dalam sejumlah operasi yang melibatkan penyitaan kapal dan senjata menuju Gaza. Operasi yang paling menonjol yang mereka lakukan adalah Olimpiade Munich di tahun 1972 saat mereka harus bertanggung jawab atas serangan terhadap para atlet Israel.

2. Navy SEAL – Amerika Serikat.
SEAL adalah pasukan khusus Amerika yang dibentuk pada tahun 1962. Salah satu misi mereka yang paling dikenal adalah membunuh Osama Bin Laden, pemimpin Al Qaeda di tahun 2011. Untuk menjadi anggota pasukan ini, mereka harus menjalani pelatihan lebih dari satu tahun, dan kebanyakan dari calonnya gagal pada saat tes kualifikasi fisik yang melibatkan banyak pelatihan, seperti renang, push-up, sit-up dan berjalan, semua itu dilakukan dalam batas waktu yang sangat ketat. Setelah pelatihan fisik, akan dilanjutkan dengan pelatihan umum. Setelah lulus, para calon akan dipindahkan ke SEAL untuk kembali menjalani pelatihan kualifikasi yang akan membuka pintu menuju pelatihan khusus. Semua ini dilakukan untuk memastikan semua anggota SEAL mempunyai fisik dan mental baja dan mampu menjalankan operasi yang paling sulit di dunia.

1. SAS – Inggris.
Apakah benar, pasukan ini lebih berbahaya dibanding SEAL? Ya, Special Air Service, Inggris dibentuk pada tahun 1941 sebagai kekuatan yang bisa beroperasi di belakang garis Jerman dan Italia. Pasukan ini terdiri dari personel militer Inggris yang berasal dari pasukan udara. Untuk bisa menjadi anggota SAS, para calon diharuskan menjalani latihan fisik yang keras. Termasuk berjalan di jalanan menanjak sejauh 40 mil dan harus selesai dalam waktu 20 jam. Calon juga harus mampu berenang sejauh 2 mil dalam waktu 1,5 jam dan berjalan 4 mil dalam 30 menit. Setelah itu, mereka akan ditempatkan di hutan untuk belajar bertahan hidup. Tes terakhir adalah menjalani sesi interogasi selama 36 jam dengan tujuan menentukan kehendak kandidat. Beberapa calon yang bisa melalui ini, akan ditugaskan dalam sebuah operasi untuk melakukan pelatihan lebih lanjut. Masih belum yakin SAS ‘lebih baik’ dibanding SEAL? Sekadar Anda tahu, SAS juga dilatih oleh badan keamanan dan intelijen MI5 dan MI6 untuk melakukan operasi kontra-spionase.

Kereta Api Pengangkut Emas Nazi Ditemukan Di Polandia

Di kalangan pemburu harta karun, cerita tentang kereta peninggalan Nazi pimpinan Adolf Hitler yang mengangkut emas batangan merupakan cerita masyhur. Sudah puluhan tahun cerita ini beredar. Namun, keberadaan kereta itu belum juga diketahui. Kini kabar “kereta emas” Nazi itu kembali terdengar, setelah disebut-sebut bahwa keberadaannya telah diketahui. Sejumlah ahli menduga, kereta itu berada di sebuah wilayah pegunungan kawasan Polandia. Pemerintah setempat pun diminta segera melakukan investigasi.

Dilansir dari CNN, Jumat (28/8/2015), “kereta emas” itu disebut berada di sebuah terowongan yang terkubur di kawasan pegunungan sebelah barat daya distrik Walbrzych. Pejabat setempat menganggap, sejumlah bukti yang ditemukan sudah cukup untuk mengungkap keberadaan “kereta harta karun” itu.

Kereta itu dikabarkan menghilang pada 1945, pada akhir Perang Dunia II. Ketika itu, pasukan Red Army Uni Soviet mulai mendekati pasukan Nazi dan bersiap masuk ke wilayah Jerman. Menurut pengetahuan lokal warga setempat, kereta itu berangkat dari stasiun di kota Wroclaw, yang dulu merupakan kota yang dikuasai Jerman. Sekarang, Wroclaw dikenal sebagai Breslau di Walbrzych. Kereta itu sendiri diperkirakan tidak pernah sampai stasiun tujuan.

Asisten Wali Kota Walbrzych, Arkadiusz Grudzien, mengatakan bahwa kereta itu memang belum ditemukan. Namun, keberadaannya semakin terang setelah dua orang yang mengklaim tahu keberadaannya telah menghubungi pemerintah untuk segera dipelajari oleh kementerian pertahanan, kementerian perbendaharaan, kementerian keuangan, dan kementerian kebudayaan.

“Kami bisa mengonfirmasi bahwa jika klaim itu memang benar, maka (kereta) itu berada di teritori Walbrzych,” ujar Grudzien. Menurut hukum Polandia, maka sebesar 10 persen akan diberikan kepada penemu sebagai hadiah. Jika “kereta emas” itu benar ada, dua orang yang menemukan itu, seorang warga Polandia dan seorang warga Jerman, disebut akan mendapatkan hadiah dari Pemerintah Polandia. Meski begitu, Grudzien ragu bahwa dua orang itu akan mendapat hadiah penemuan sebesar 10 persen.

“Saat ini, lokasi kereta belum dipastikan, tetapi kami percaya bahwa bukti yang diperlihatkan sudah kuat untuk mencari benda itu secara serius,” ucapnya. Adapun Deputi Wali Kota Walbrzych, Zygmunt Nowaczyk, mengatakan tidak bisa memberikan informasi apa pun mengenai penemuan “kereta emas” peninggalan Nazi itu. “Saya hanya ingin menambahkan bahwa ‘temuan’ itu secara legal merupakan milik Perbendaharaan Negara,” ucapnya.

Kabar mengenai hadiah penemuan itu sebelumnya diungkap oleh pejabat lokal kota lain, Marika Tokarska. Meski kabar penemuan “kereta emas” itu begitu kuat, sejarawan lokal, Joanna Lamparska, meragukan penemuan itu, demikian halnya dengan lokasi yang dimaksud. “Opini saya, mungkin orang itu melaporkannya ke pejabat tertentu, ke tempat lain dari kereta yang lain,” tuturnya.

Dengan Tangan Kosong Seorang Marinir Amerika Lumpuhkan Pejuang ISIS Bersenjata Lengkap Di Kereta Cepat Prancis

Rencana penembakan brutal di dalam kereta peluru yang melaju dari Amsterdam menuju Paris berhasil digagalkan. Dua tentara Amerika Serikat yang kebetulan menumpang kereta itu saat cuti, berhasil melumpuhkan pelaku. Insiden ini berawal ketika kedua tentara AS yang sedang cuti itu mendengar suara senapan diisi di dalam salah satu toilet kereta yang mereka lewati. Keduanya menunggu pria bersenjata yang ada di dalam toilet itu keluar dan kemudian melumpuhkannya.

Suara tembakan terdengar ketika pelaku menyerang kedua tentara AS itu dengan pistol tangan. Tiga orang dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden ini, termasuk salah satunya tentara AS yang berusaha melumpuhkan pelaku. Demikian seperti dilansir Reuters dan AFP, Sabtu (22/8/2015). Pentagon membenarkan satu personel militer AS mengalami luka-luka, namun menyatakan lukanya tidak membahayakan nyawa. Alek Skarlatos (22) yang merupakan anggota Garda Nasional AS dari Oregon menuturkan, rekannya yang juga dari militer mengalami luka-luka saat bergulat dengan pelaku.

“Saya baru kembali dari Afgahnistan bulan lalu, dan ini merupakan liburan saya sejak dari Afghanistan,” ucap Skarlatos. Pria bersenjata itu akhirnya ditangkap sekitar 10 menit kemudian, setelah kereta yang membawa 554 penumpang itu berhenti di stasiun Arras, Prancis. Disebutkan salah satu sumber kepolisian, bahwa pria itu membawa sebuah senapan Kalashnikov, sebuah pistol otomatis dan sebuah silet.

Disebutkan juga bahwa pelaku merupakan pria berusia 26 tahun yang berasal dari Maroko dan sudah dikenal oleh kalangan intelijen Prancis. Motif serangan ini belum diketahui pasti. Kasus ini masih diselidiki lebih lanjut oleh tim antiterorisme Prancis. Salah satu korban luka dilaporkan sebagai aktor Prancis, Jean-Hugues Anglade. Juru bicara operator kereta Prancis atau SNCF menyebut, Anglade mengalami luka ringan saat berusaha mengaktifkan alarm kereta.

Presiden Prancis, Francois Hollande menyatakan segala hal tengah dilakukan untuk menyelidiki insiden ini. Sedangkan Presiden AS Barack Obama memuji para penumpang yang berpikir cepat melumpuhkan pelaku. “Presiden menyampaikan rasa terima kasih atas keberanian dan tindakan cepat beberapa penumpang, termasuk personel militer AS, yang tanpa pamrih melumpuhkan penyerang. Aksi heroik ini telah mencegah tragedi yang lebih buruk,” ucap salah satu pejabat Gedung Putih.

Pejabat senior kontraterorisme Eropa mengatakan serangan yang melukai tiga orang di kereta cepat dalam perjalanan dari Amsterdam ke Paris diyakini merupakan ulah kelompok Islam radikal. Lebih lanjut, pejabat tersebut mengatakan tersangka adalah seorang pria bersenjata, warga asal Maroko. Pria ini merupakan salah seorang target dalam radar lembaga kontraterorisme Eropa terkait pandangan jihad yang radikal.

Sumber dari aparat keamanan lainnya mengatakan bahwa pria bersenjata itu telah diketahui oleh pihak intelijen Prancis. Pejabat itu mengatakan tampaknya pria bersenjata tersebut bersimpati kepada ISIS, tapi tingkat loyalitasnya belum diketahui. Seperti diketahui, Menteri Dalam Negeri Perancis Bernard Cazeneuve mengatakan seorang pria bersenjata api otomatis dan pisau melukai tiga orang pada Jumat (22/8) dalam kereta kecepatan tinggi perjalanan dari Amsterdam ke Paris.

Adapun tersangka telah ditangkap, tapi identitas dan motifnya belum diketahui, kata Cazeneuve saat konferensi pers di stasiun kereta api di Arras, sebuah kota sekitar 115 mil (185 kilometer) di utara Paris, di mana kereta itu dialihkan. “Serangan itu adalah kekerasan biadab,” kata Cazeneuve. Ia menyatakan kantor kejaksaan anti-terorisme di Paris akan menyelidiki untuk menentukan apakah ini adalah tindakan terorisme.

Cazeneuve mengatakan dua orang Amerika telah membantu “menetralisir” penyerang tersebut. Atas dasar hal itu, ia menyatakan rasa terima kasih dan kekaguman atas bantuan kedua orang tersebut. Anthony Blondeau, juru bicara kota Arras mengatakan, akibat dari serangan tersebut, dua orang dirawat di rumah sakit dengan luka serius. Namun, lanjutnya, nyawa para korban tidak dalam bahaya.

Salah satunya adalah seorang Amerika, kata Cazeneuve. Namun korban tersebut belum diketahui apakah termasuk pihak yang juga ikut membantu menaklukkan tersangka. Sementara Blondeau mengungkapkan, orang ketiga yang terluka adalah aktor Perancis Jean-Hugues Anglade, mengalami cedera ringan tangan.

Erica Simone Photographer Wanita Yang Gemar Foto Diri Telanjang Di Kota New York

amd-erica-simone-jpgSeorang fotografer wanita bikin kehebohan. Soalnya, dia ini sangat gemar berpose bugil di tempat umum atas nama seni. Fotografer kontroversial bernama Erica Simone itu sudah sekitar setahun mengambil foto dirinya sendiri lalu lalang di kota New York dalam keadaan tidak berbusana. Erica yang asal Paris, Perancis berharap dapat mempublikasikan fotonya dalam bentuk buku.

Ia sedang menggalang dana secara online untuk penerbitan buku tersebut. Lalu kenapa dia memilih berpose bugil dan bikin kehebohan? “Untuk mempertanyakan tentang busana dan pentingnya fashion di masyarakat modern,” kata dia. Erica punya target dapat mengumpulkan sampai USD 10 ribu untuk penerbitan buku tersebut. Ia berharap dengan melihat foto telanjang tersebut, orang-orang bisa lebih menghargai siapa sebenarnya diri mereka.

Berbagai pose ia lakukan di tempat tempat umum kota New York. Seperti di perpustakaan, kereta atau sekadar jalan-jalan. “Bagaimanakah jika kita tidak berpakaian saja? Bagaimana kalau kita tidak menunjukkan status sosial dengan pakaian? Bagaimana kalau kita hanya punya tubuh ini untuk mengekspresikan kepribadian kita?” katanya seperti dikutip dari DailyMail, Jumat (20/3/2015)

Saat melalukan aksinya, Erica mengklaim tidak ada masalah berarti. Masyarakat New York tampaknya tak masalah melihatnya telanjang di depan umum, bahkan termasuk para polisi.

“Kebanyakan orang hanya tertawa, tersenyum, bersorak dan bahkan tidak sedikit yang memuji keindahan tubuh kita. Mereka sepertinya tak mengapa dengan hal itu,” paparnya.

“Proyek ini adalah tentang menjadi nyaman dengan siapa diri Anda, dengan tubuh Anda, pikiran Anda dan peran Anda di masyarakat. Dari hal itulah proyek fotografi ini lahir,” tambah fotografer yang sudah cukup berpengalaman ini.

Tapi tetap banyak komentar yang mengecamnya dan menganggap ulah Erica bugil di tempat umum tidak pantas. Ada yang menganggapnya hanya cari perhatian.

“Bayangkan masuk ke restoran dan melihatnya telanjang di dekat Anda, kalau aku pasti akan langsung kehilangan selera,” demikian komentar pembaca di website. “Kalau kita berpakaian itu bukan hanya soal kepantasan, tapi juga agar sehat dan higienis,” kata komentar yang lain. Bagaimanapun juga, baju kotor itu masih lebih higenis daripada kulit kita walaupun sudah mandi 3 kali sehari.

Jalan Munir Diresmikan Di Den Haag Belanda

Walikota Den Haag, Joziaas van Aartsen meresmikan jalan Munir, yang diambil dari nama tokoh hak asasi manusia asal Indonesia, kemarin (14/4/2015). Sekitar 80 orang hadir dalam peresmian itu, termasuk istri Munir, Suciwati, serta beberapa pegiat hak asasi manusia asal Indonesia dan mahasiswa Indonesia di Belanda.

Dalam sambutannya, wali kota Den Haag menyatakan apresiasinya atas perjuangan Munir. Ia menegaskan bahwa Kota Den Haag mendukung upaya pemajuan HAM yang diperjuangkan oleh almarhum Munir dan Suciwati.

Suciwati mengatakan bahwa pengabadian nama suaminya itu merupakan sebuah penghormatan besar baginya.

“Sayangnya bukan di tanah airnya sendiri. Bukan di negeri tempat ia lahir dan dibesarkan bersama orang-orang lain yang mengaku sebangsa,” kata dia.

Munir adalah seorang pegiat hak asasi manusia yang meninggal pada tanggal 7 September 2004 di atas pesawat jurusan Amsterdam. Saat itu Munir dalam perjalanan untuk melanjutkan studi ke Universitas Utrecht, Belanda.

Ia meninggal karena racun yang dicampurkan ke dalam minumannya.

Prakarsa pemberian nama Jalan Munir ini disampaikan Walikota Den Haag pada acara Festival Film HAM “Movie That Matter” di Belanda pada 2011 lalu. Namun, janji tersebut baru bisa terpenuhi tahun ini, dilakukan di sebuah kompleks perumahan yang baru dibuka.

Selain pemberian nama jalan, nama almarhum Munir juga menjadi nama salah satu ruang pertemuan di kantor Amnesty International Belanda.