Monthly Archives: February 2012

Kredibilitas Perusahaan Meningkat Bila Melakukan Suap Di China

WikiLeaks kembali beraksi. Kali ini, situs pembuka kawat diplomatik ke publik itu membocorkan sulitnya berinvestasi di tambang China. Pasalnya, perusahaan harus menyediakan sogokan untuk pemerintah setempat.

Hal tersebut dikemukakan oleh mantan Senator Australia dalam surat elektronik alias email yang dipublikasikan WikiLeaks, dikutip oleh AFP, Selasa (28/2/2012).

Email yang dipublikasikan tersebut merupakan salah satu dari ribuan surat elektronik yang dikumpulkan perusahan intelejen Amerika Serikat (AS), Stratfo, mulai dipublikasikan oleh WikiLeaks sejak Senin kemarin.

Email yang berjudul ‘Insight — China/mining’ itu menyatakan, pemerintah China tidak mampu menahan nafsunya untuk korupsi ketika melakukan pembicaraan kerjasama.

“Ketika perusahaan asing punya akses untuk berinvestasi, mereka biasanya jadi ragu-ragu karena sektor tambang di China merupakan sektor yang sangat korup,” kata senator yang tidak disebutkan namanya tersebut.

Email tersebut dikirim pada medio 2010, hanya satu bulan setelah salah satu eksekutif perusahaan Australia ditangkap di China dan dihukum 10 tahun setelah pengadilan Shanghai court membuktikan ia bersalah karena menilap uang jutaan dolar dari perusahaan China beserta rahasia pembuatan baja di tahun 2009.

Peristiwa itu menghancurkan hubungan antara Beijing dan Australia yang merupakan rekan kerja terbesar dan terlama di sektor tersebut. Masih dalam email yang sama, senator itu juga menyatakan korupsi di China sudah menyebar ke seluruh sektor.

“Mereka tidak mau tahu mengenai aturan pertambangan yang diterapkan oleh Australia. Mereka juga percaya bahwa untuk mendapatkan izin tambang, perusahaan tidak hanya harus memenuhi syarat lingkungan,” tambahnya.

“Mereka pikir anda tidak punya kredibilitas, kecuali anda berani memberi suap,” ujarnya.

WikiLeaks mulai mempublikasikan email Stratfor dalam jumlah yang banyak Senin kemarin. Email yang bisa dilihats secara bebas dan gratis itu yang telah dikirim dalam jangka waktu Juli 2004 sampai December 2011.

Advertisements

Presiden Yemen Serukan Perang Jihad Melawan Al Qaeda

SEORANG pengebom bunuh diri meledakkan bom di sebuah kendaraan dekat istana kepresidenan di Yaman selatan, Sabtu (25/2) menewaskan 26 personil pasukan elit, kata para dokter dan seorang pejabat militer.

“Mayat-mayat 20 tentara dibawa ke kamar mayat dan banyak yang cedera,” kata seorang dokter di rumah sakit Ibnu Sina di ibu kota provinsi Hadramaut, Makalla kepada AFP.

Seorang dokter lainnya mengatakan “enam orang lainnya tewas akibat luka-luka yang mereka derita.”

Seorang pejabat militer mengatakan “sebuah mobil pikup yang dikemudikan seorang pembom bunuh diri meledak di pintu masuk istana kepresidenan di Mukalla” ketika Abdrabuh Mansur Hadi dilantik sebagai presiden di ibu kota Sanaa.

Sumber yang sama mengatakan tidak ada pejabat tinggi di istana itu ketika serangan bom itu terjadi.

Istana itu dijaga pasukan elit Pengawal Republik, yang berada di bawah komando Ahmed, putra mantan presiden Ali Abdullah Saleh.

Ledakan diikuti baku tembak antara tentara dan pria-pria bersenjata, kata pejabat militer itu.

Penduduk Mukalla mengemukakan kepada AFP bahwa baku tembak itu terdengar dari daerah sekitar rumah sakit Ibnu Sina.

“Pasukan pengawal Republik mengepung rumah sakit itu untuk menjaga para anggota pasukan mereka yang dirawat,” kata pejabat militer itu.

Dalam satu pidato nasional segera setelah dilantik menggantikan Saleh, Hadi berikrar akan menumpas Al Qaidah dan memulihkan keamanan di seluruh negaranya.

“Adalah satu tugas patriotik dan agama untuk melanjutkan perang jihad terhadap Al Qaida,” kata presiden baru itu.

“Jika saya tidak memulihkan keamanan, hasil yang akan diperoleh hanya kekacauan.” katanya seperti dikutip Antara.

Suami Presiden Finlandia Tarja Halonen Tertangkap Basah Mengintip Dada Istri Putra Mahkota Denmark

Suami Presiden Finlandia, Tarja Halonen menjadi cemoohan setelah kedapatan mencuri pandang dan mengintip belahan dada baju seorang istri putra mahkota? Itulah yang dilakukan Pentti Arajarvi.

Tampak dengan jelas Arajarvi menatap nakal itu ke Putri Denmark, Mary dalam sebuah jamuan makan kenegaraan. Saat itu, Presiden Finlandia dan Arajarvi, suaminya sedang melakukan kunjungan kenegaraan ke Denmark.

Dalam video seperti diberitakan News.com.au, Jumat (17/2/2012) terlihat bagaimana Arajarvi asyik memandang ke arah belahan baju sang Putri Denmark. Bahkan dia tanpa sadar menundukkan kepalanya seakan ingin melihat lebih jelas lagi.

Namun tiba-tiba sang Putri menoleh ke arah suami Presiden Finlandia itu. Kepergok begitu, Arajarvi pun buru-buru mengalihkan pandangannya. Pria lanjut usia itu berpura-pura melihat ke atas.

Lantas bagaimana sikap Putri Mary mengetahui tingkah iseng tamu kehomatan negaranya itu? Sikap Mary patut diacungi jempol. Mary tetap tenang dan terus memamerkan senyum anggunnya. Mary pun kemudian menutupi bagian dadanya dengan satu tangannya. Saat itu sang Putri Denmark mengenakan pakaian dengan leher model V.

Jamuan makan malam kenegaraan pada Rabu, 15 Februari waktu setempat itu dipimpin oleh Ratu Denmark. Inilah sebagian foto-fotonya.

Dulu Bermusuhan Kini Al Qaeda dan Amerika Serikat Bahu Membahu Membantu Oposisi Di Suriah

Al-Qaidah memberikan dukungan penuh kepada kelompok oposisi di Suriah dalam upaya menggulingkan pemerintahan Bashar al-Assad. Mereka diminta tidak tergantung pada Barat dan negara-negara Arab.

Dalam rekaman video yang diunggah melalui Internet, Ahad, 12 Februari 2012, Ayman al-Zawahri menyerukan agar para pemberontak tidak tergantung pada Barat dan negara-negara Arab dalam upaya menggulingkan Presiden Bashra al-Assad.

Siaran video berdurasi delapan menit bertajuk “Melihat Masa Depan Singa Suriah” juga berisi permintaan pria kelahiran Mesir itu agar umat muslim di Turki, Irak, Lebanon, dan Yordania memberikan bantuan kepada pemberontak Suriah guna menghadapi pasukan keamanan Suriah.

“Hari demi hari darah telah tumpah di Suriah, sementara tukang daging, putra tukang daging Bashar bin Hafiz (Hafez al-Assad) tidak bersedia menghentikannya,” kata Zawahri yang tampak mengenakan surban putih di depan kamera.

“Namun perlawanan rakyat kami di Suriah terus berlangsung kendati mengalami rasa sakit, perlu pengorbanan, dan eskalasi pertumpahan darah meningkat,” ujarnya.

Zawahri mengambil alih tongkat komando Al-Qaidah menyusul kematian Usamah bin Ladin yang tewas akibat diserbu pasukan khusus Amerika Serikat di Pakistan, Mei tahun lalu. “Setiap muslim harus membantu saudara-saudaranya di Suriah dengan apa saja yang bisa dilakukan, termasuk nyawa, uang, fitnah, atau apa pun,” kata Zawahri.

Pria ini melanjutkan, “Wahai rakyat kami di Suriah, jangan tergantung pada Barat atau Amerika Serikat atau pemerintah Arab dan Turki,” ucapnya yang diyakini bakal mendapatkan sambutan baik dari kelompok oposisi di Suriah.

Rusia Dukung Suriah Tanpa Syarat Setelah Hapus Hutang Luar Negeri Suriah Karena Merupakan Sekutu Terakhir Di Timur Tengah

Kasus veto Rusia dan China terhadap rancangan resolusi Arab-Barat yang diajukan Maroko dua pekan lalu di forum Dewan Keamanan PBB menjadi isu utama yang terus diperbincangkan di berbagi forum di dunia Arab. Ada yang mendukung, tetapi lebih banyak yang mengkritik penggunaan hak veto itu.

Tindakan Rusia menggunakan hak veto tersebut dilihat sebagai bentuk dukungan tanpa batas terhadap Suriah, khususnya selama berkobarnya aksi unjuk rasa antirezim Presiden Bashar al Assad, 11 bulan terakhir ini.

Rusia juga terus menyuplai senjata ke Suriah. Rusia bulan lalu telah mengirim kapal perangnya ke kota pelabuhan Tartus di Suriah sebagai simbol dukungan terhadap rezim Presiden Assad. Pangkalan militer Rusia (dulu Uni Soviet) sudah dibangun di kota pelabuhan Tartus sejak tahun 1963.

Bagi Rusia, Suriah memiliki nilai strategis secara militer dan politik maupun ekonomi. Suriah adalah pasar senjata Rusia terbesar di Timur Tengah. Hampir semua peralatan militer Suriah adalah buatan Rusia.

Uni Soviet (sebelum bubar menjadi Rusia) adalah negara pertama yang mengakui kemerdekaan Suriah pada tahun 1946. Hubungan Uni Soviet-Suriah semakin kuat setelah Presiden Hafez Assad, ayah Presiden Suriah sekarang, memegang kekuasaan di Damaskus pada tahun 1970.

Kontrak senjata

Setelah penasihat militer Uni Soviet diusir dari Mesir pada tahun 1972, Uni Soviet semakin mengandalkan Suriah yang diperintah partai sosialis Baath untuk memperkuat pengaruhnya di Timur Tengah. Peralatan militer Uni Soviet semakin mengalir banyak ke Suriah saat itu. Uni Soviet juga menjadi jaminan bagi dukungan politik Suriah di pentas internasional.

Hubungan strategis Rusia- Suriah itu tergambarkan pula ketika Rusia pada tahun 2005 menghapus 75 persen utang Suriah kepada Rusia. Sebagian besar utang Suriah kepada Rusia berasal dari pembelian senjata buatan Rusia oleh Suriah. Utang Suriah terhadap Rusia saat itu mencapai 13 miliar dollar AS.

Meski Rusia terpaksa menghapus sebagian besar utang Suriah ke Moskwa, ekspor peralatan militer Rusia ke Suriah justru naik antara 7 dan 10 persen sejak saat itu.

Di tengah gencarnya aksi unjuk rasa antirezim Presiden Assad di berbagai kota di Suriah, Rusia saat ini justru mengirim 60 ton senjata, lengkap dengan suku cadangnya.

Rusia dan Suriah bulan lalu berhasil mencapai kesepakatan untuk menyuplai Suriah dengan 130 pesawat jet tempur tipe Yak-130 dengan nilai kontrak 550 juta dollar AS dan kontrak bisnis peralatan militer lainnya senilai 700 juta dollar AS.

Neraca perdagangan Rusia-Suriah saat ini mencapai nilai hampir dua miliar dollar AS, khususnya dalam kerja sama di bidang minyak dan gas.

Sejumlah pengamat mengatakan, dukungan tanpa batas Rusia atas Suriah saat ini hanya semata untuk menghentikan hegemoni Amerika Serikat di Timur Tengah. Rusia ingin menunjukkan bahwa Barat, khususnya AS, tidak bisa bergerak semena-mena secara sepihak.

Namun, bagi pengkritik, tindakan Rusia menggunakan hak veto, untuk menggagalkan rancangan resolusi Arab-Barat di forum DK PBB, lebih banyak membawa kerugian daripada keuntungan bagi Rusia. Kini banyak tangisan warga di Suriah yang merasa terancam setiap hari. Pemerintah Suriah seperti tidak peduli pada tuntutan sah rakyat soal demokrasi.

Inggris Mobilisasi Senjata Nuklir Ke Malvinas Setelah Kunjungan Pangeran William Dalam Rangka Persiapan Perang Dengan Argentina

Argentina, Jumat menuduh Inggris mengirim senjata-senjata nuklir ke kepulauan Malvinas yang disengketakan, sementara Sekjen PBB Ban Ki-moon menyeru kedua pihak menghindari “peningkatan” konflik kedaulatan mereka.

Dengan kedua negara akan memperingati ulang tahun ke-30 Perang Malvinas (Falkland), Menlu Argentina Hector Timerman menyebut kepulauan itu “tempat perlindungan terakhir dari kerajaan yang mundur.”

Dubes Inggris untuk PBB mengatakan negaranya akan mempertahankan “dengan kuat” Falkland dan kendatipun Inggris ingin berunding dengan Argentina, ia menegaskan tidak ada perundingan menyangkut kedaulatan kecuali penduduk kepulauan itu menginginkannya.

Timerman mengatakan Inggris telah mengirim sebuah kapal selam bertenaga nuklir ke Atlantik Selatan dan “memiliterisasi kawasan itu” yang melanggar perjanjian Amerika Latin tahun 1967 yang melarang kehadiran, mengusahakan atau menggunakan senjata-senjata nuklir.

Argentina menduduki kepulauan yang negara itu namakan Malvinas, tahun 1982 dan Inggris mengirim satu kekuatan angkatan laut untuk menguasai kembali kepulauan itu. Argentina sejak itu secara rutin mengajukan klaimnya atas kepulauan itu pada PBB.

Timerman mengajukan keluhan itu kepada sekjen PBB dan Dewan Keamanan tentang “militerisasi” itu tetapi tidak jelas apakah Argentina menuntut tidak lanjut.

Setelah perundingan dengan Timerman, Ban “menyatakan kecemasannya atas pertikaian keras antara Argentina dan Kerajaan Inggris,” kata juru bicara PBB Martin Nesirky.

“Ia mengharapkan pemerintah-pemerintah Argentina dan Inggris mencegah peningkatan sengketa ini dan menyelesaikan perselisihan secara damai dan melalui dialog.”

Ban mengatakan ia siap menggunakan “jasa-jasa baik PBB untuk menyelesaikan sengketa ini” jika kedua pihak meminta, tambah juru bicaranya.

Dubes Inggris untuk PBB Mark Lyall Grant tidak memberikan komentar apakah satu kapal selam nuklir berada dekat Falkland. Tetapi ia mengatakan klaim-klaim militerisasi itu adalah “omong kosong dan sama sekali tidak masuk akal.”

“Argentinalah secara ilegal menduduki Kepulauan Falkland tahun 1982 kami tidak meningkatkan kekuatan pertahanan kami. Tidak ada yang berubah dalam kekuatan pertahanan dalam bulan-bulan atau tahun-tahun belakangan ini,” kata Lyall Grant menegaskan.

“Kami tidak mengharapkan meningkatkan retorika itu.Kami tidak memulai satu perang kata-kata,” kata dubes itu.

“Tetapi jelas jika ada satu usaha untuk mengambil keuntungan dari ulang tahun ke-30 Perang Falkland oleh Argentina maka kami pasti akan mempertahanan posisi kami dan mempertahankannya dengan kuat.”

Argentina mengecam penggelaran sebuah kapal perusak Inggris, HMS Dauntless ke kawasan itu dan pengirim Pangeran William, untuk menjalankan tugas sebagai pilot helikopter penyelamat.

Menlu Argentina itu menyeru Inggris membicarakan kedaulatan atas Malvinas dalam perundingan-perundingan, dan mengecam penggunaan kekuatan militer Inggris untuk mengawasi kepulauan Atlantik Selatan yang berjarak 14.000km dari kerajaan itu.

“Ini barangkali tempat perlindungan terakhir dari kerajaan yang mundur itu,” kata Timerman. “Ini adalah samudara terakhir yang dikuasai Inggris.

Inggris menegaskan sikapnya dalam hari-hari belakangan ini bahwa tidak akan ada perundingan menyangkut masa depan kepulauan itu kecuali jika 3.000 jiwa penduduk Falkland menginginkannya.

Inggris mengeluhkan tentang tindakan Argentina yang mundur dari perjanjian-perjanjian bersama mengenai Malvinas. Argentina Desember lalu membujuk blok perdagangan Amerika Latin Mercosur melarang kapal-kapal berbendera Falkland memasuki pelabuhan negara-negara anggotanya.

Blok itu juga melarang penerbangan-penerbangan carteran menuju Malvinas menggunakan wilayah udara Argentina. Argentina mengutuk keras kunjungan calon pewaris tahta Kerajaan Inggris, Pangeran William ke Kepulauan Falkland. Pasalnya, anak sulung Pangeran Charles itu berkunjung untuk mengikuti latihan militer Inggris.

Sejumlah pejabat Argentina menyebut kunjungan itu sebagai provokasi terhadap konflik kepemilikan gugusan pulau tersebut. Argentina masih mengklaim gugusan pulau yang disebut kepulauan Malvinas itu milik mereka.

Sejak rencana kunjungan William ke Falkland diumumkan bulan lalu, pejabat dari dua negara melontarkan perang kata-kata. Bahkan, perang kata itu makin meningkat belakangan ini.

Presiden Argentina, Cristina Fernandez, menggambarkan kunjungan Pangeran William sebagai bentuk keangkuhan Inggris yang masih memamerkan kekuatan kolonialnya.

Pejabat Departemen Luar Negeri Argentina, Sebastian Brugo Marco juga mengatakan, pihaknya tidak dapat mengabaikan agenda politik di balik misi militer kunjungan William tersebut.

Kunjungan William bertepatan dengan peringatan 30 tahun perebutan Kepulauan Falkland antara Argentina dan Inggris. William akan berada di Kepulauan Falkland selama enam pekan untuk mengikuti latihan militer bersama Angkatan Udara Inggris.

Keterangan resmi Kementerian Pertahanan Inggris menyebutkan William akan mengikuti latihan pencarian dan pertolongan dengan menggunakan pesawat helikopter.

Tetapi keterangan resmi pemerintah Inggris menyebut kunjungan itu merupakan kegiatan rutin. Selama latihan di kepulauan itu, William tidak akan melakukan tugas terkait posisinya sebagai calon pewaris kerajaan Inggris.

Sejak 1833, Inggris telah menguasai gugugan pulau yang terletak sekitar 300 mil lepas pantai selatan Argentina.

Pada 1982, Inggris mengirim pasukan angkatan laut dan ribuan tentara untuk merebut kembali gugusan pulau itu setelah pasukan Argentina mendudukinya. Dalam perang selama sepuluh pekan itu, 650 orang tentara Argentina tewas, sementara Inggris kehilangan 255 tentaranya.

Inggris menolak ajakan berunding yang diajukan Argentina yang tetap mengklaim kedaulatan atas kepulauan Falkland. Bahkan bulan lalu, Perdana Menteri Inggris David Cameron menyatakan bahwa dia berkomitmen untuk melindungi gugusan pulau tersebut

Pangeran William dari Inggris tiba di Falklands atau Malvinas, Kamis (2/2/2012) waktu setempat. Kedatangannya ke kepulauan itu langsung memicu gelombang protes rakyat Argentina.

William (29 ) akan menghabiskan waktu enam minggu di sana sebagai pilot helikopter tim SAR Angkatan Udara Kerajaan Inggris (RAF) di kepulauan yang disengketakan itu. Namun, kedatangannya memicu demonstrasi di ibu kota Argentina, Buenos Aires. Para demonstran bertopeng mengacungkan tongkat dan melemparkan bom cat ke pintu bank HSBC di kota itu.

Sekitar 50 anggota kelompok yang menamakan dirinya Quebracho melakukan pawai dan menuntut Pemerintah Argentina menghentikan hubungan perdagangan dengan Inggris. Pemimpin kelompok itu, Esteche Fernando, menuduh Inggris melakukan “imperialisme”. Dia menambahkan, “Pengungkitan kembali sengketa Falklands lebih untuk menyembunyikan krisis keuangan dan penderitaan ekonomi.”

Seorang juru bicara Departemen Pertahanan Inggris memastikan kedatangan William di kepulauan itu. Namun, ia mengatakan, kedatangannya ke sana merupakan bagian dari “penugasan operasional rutin”.

Para pejabat Argentina marah karena Pangeran William dikirim ke Falklands berdekatan dengan peringatan 30 tahun konflik terkait kepulauan itu yang pecah tahun 1982. Kementerian Luar Negeri Argentina mengatakan, “Bangsa ini menyayangkan fakta bahwa pewaris takhta kerajaan itu tiba di kepulauan itu dengan seragam para penakluk, dan bukan dengan kebijaksanaan seorang negarawan.”

Pihak Argentina mengatakan, mereka “menentang upaya Inggris untuk menjadikan konflik itu jadi konflik militer” dan menambahkan, “pemerintah harus menghindari godaan untuk jatuh ke dalam wacana … yang bertujuan untuk mengalihkan perhatian publik dari pengetatan ikat pinggang kebijakan ekonomi.”

Tur Panggeran William itu menyusul berita bahwa Inggris sudah mengirimkan sebuah kapal perang baru, HMS Dauntless, ke wilayah tersebut. Angkatan Laut Kerajaan Inggris membantah dugaan bahwa keputusan untuk mengirim kapal tersebut guna menanggapi ketegangan terkait kedaulatan. Pengiriman kapal itu, katanya, telah direncanakan lama.

Namun, kehadiran William dicap sebagai “tindakan provokatif” oleh Argentina. David Cameron dan Presiden Argentina, Cristina Fernandez, sebelumnya saling tuding telah berperilaku model “kolonial”.

Pejabat Argentina, Sebastian Brugo Marco, telah memperingatkan bahwa negaranya tidak bisa mengabaikan implikasi “politik” dari penempatan Pangeran William itu. Namun, Kepala Staf Pertahanan Inggris, Jenderal Sir David Richards, menolak klaim itu. Ia mengatakan, “Saya bisa mengatakan, (penempatan) itu bukan dan tidak dirancang seperti itu.”

William mengikuti jejak saudaranya, Harry, yang dikirim ke Afganistan pada 2008.

Daftar Hotel Unik Luar Biasa Di Dunia Yang Harus Wajib Dikunjungi

Pernahkah Anda merasakan tidur dalam ruang kendali pesawat? Kalau belum pernah, maukah Anda bermalam di ruang itu? Jika jawabannya “Ya”, sebaiknya Anda segera mengemas koper dan berangkat ke Stockholm, Swedia. Di sana Anda akan menemukan hotel bernama Jet Jumbo Stockholm.

Sesuai dengan namanya, penginapan itu mengambil konsep ruang kendali pesawat untuk kamar pengunjung. Selain bentuknya unik, Anda juga bisa memilih jenis kamar yang diinginkan. Sebab si pengelola menyediakan pelbagai ukuran kamar dari standar hingga suite bulan madu.

Kalau mau penginapan yang lebih unik, Anda dapat pergi ke Austria. Di negeri itu, Anda bisa bermalam dalam beton gorong-gorong. Ya, biasanya beton gorong-gorong memang dipakai untuk saluran pembuangan air, tapi oleh Dasparkhotel, material itu disulap menjadi kamar hotel yang minimalis.

Tidak mau kalah unik, kawasan pegunungan Andes, selatan Cile, juga memiliki Magic Mountain Lodge. Hotel berbentuk kerucut dengan tumpukan batu itu menyediakan dua belas kamar. Berkonsep alam liar, dinding Magic Mountain Lodge ditumbuhi tanaman rambat dengan air mancur di puncak penginapan. Benar-benar penginapan yang rimbun.

Untuk Anda yang menyukai ketinggian dan privasi tinggi, ada baiknya mencoba Hotel Harbour Crane di Belanda. Sesuai dengan namanya, crane, penginapan itu berbentuk mesin konstruksi yang berguna untuk mengangkut dan memindahkan barang ke tempat tinggi.

Harbour Crane sendiri berasal dari sebuah crane dermaga tua di Belanda. Setelah direnovasi selama dua tahun, kini mesin itu kembali berdiri menghadap Harbour Harlingen dan Laut Wadden. Satu penginapan unik yang layak dicoba.

Dan bagi pencinta salju, Anda bisa datang ke Lapland, Finlandia. Di antara putihnya salju, Hotel Kakslauttanen menyediakan kamar berupa iglo, rumah berbentuk kubah. Kalau di Antartika, iglo dibangun dari balok es, Hotel Kakslauttanen mendirikan iglo dengan kubah dari kaca. Jadi Anda bisa berbaring dalam kehangatan sambil menatap langit penuh bintang.

Itulah deretan hotel unik yang ada di sejumlah negara. Tertarik untuk mencoba?