Category Archives: Amerika Selatan

Cile Diguncang Gempa 8,3 Ritcher dan Tsunami Setinggi 3 Meter

Sebuah gempa kuat yang bermagnitude 8,3 mengguncang Cile tengah, Rabu (16/9/2015) waktu setempat. Badan seismologi AS mengatakan, gempa tersebut memicu peringatan tsunami yang diberlakukan hingga ke Peru serta evakuasi di wilayah pesisir. Sejauh ini belum ada laporan tentang korban cedera atau kerusakan besar. Badan Geologi AS atau United States Geological Survey (USGS) menyebut gempa dangkal itu berkekuatan 8,3. Menurut USGS, gempat itu berpusat di sekitar 228 kilometer dari ibukota Santiago.

Pusat gempa berada di kedalaman delapan kilometer dan terjadi pada pukul 19.54 waktu setempat (atau Kami pukul 05.54 WIB). USGS juga mengatakan dua gempa susulan telah terjadi dan dilaporkan berkekuatan di atas 6,0.

Pemerintah Cile sendiri menyebut gempa itu berkekuatan 8,0. Getaran gempa terasa hingga Buenos Aires, di Argentina, sekitar 1.400 kilometer dari pusat gempa, sementara peringatan tsunami diterapkan di seluruh pesisir Cile dan pantai Pasisfik Peru. Seorang wartawan AFP melaporkan, ribuan warga yang ketakutan di Santiago, kota dengan 6,6 juta orang, tumpah ruah ke jalan-jalan.

Pada April tahun lalu, sebuah gempa mematikan yang berkekuatan 8,2 di Cile utara menewaskan enam orang dan memaksa satu juta orang meninggalkan rumah mereka di wilayah sekitar Iquique. Pada 27 Februari 2010, gempa yang melanda lepas pantai wilayah Maule, Cile, tercatat berkekuatan 8,8. Gempat tersebiut tercatat sebagai salah satu yang terbesar yang pernah terjadi. Gempat itu menewaskan lebih dari 500 orang dan menimbulkan keruskan senilai 30 miliar dollar AS.

Gempa bumi berkekuatan 8,3 SR mengguncang pantai Cile. Lima orang tewas, sementara ribuan orang lainnya mengungsi. Demikian dilaporkan The Mirror. Korban tewas di antaranya seorang perempuan berusia 26 tahun akibat tertimpa tembok runtuh. Sisanya meninggal karena serangan jantung sesaat setelah gempa. Gempa tersebut mengguncang bangunan-bangunan di ibu kota negara tersebut, Santiago, sekitar 280 km menuju selatan, dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah pantai yang mendapatkan peringatan tsunami.

Presiden Cile, Michelle Bachelet, berencana mengunjungi daerah terparah terdampak gempa. “Sekali lagi kita harus berurusan dengan pukulan keras lain dari alam,” ucap Bachelet dalam wawancara wartawan televisi di negara tersebut. Stasiun televisi setempat menampilkan kepanikan orang-orang di jalan sesaat setelah gempa yang terbesar sejak 2010 itu terjadi. Mereka tampak berkerumun di sepanjang jalan dengan bangunan rusak di kiri dan kanan jalan.

Cile, salah satu dari sejumlah negara di dunia yang memiliki level seismik paling aktif, telah diguncang tiga gempa besar bermagnitud 8,0 atau lebih dalam lima tahun terakhir. Gempa pertama terjadi pada Februari 2010. Sebanyak 525 orang tewas, termasuk mereka yang meninggal karena tsunami yang muncul akibat gempa tersebut. Namun, dalam gempa terbaru, Rabu (16/9/2015) waktu setempat, yang bermagnitud 8,3, sejauh ini, hanya 11 yang dilaporkan tewas.

Mengapa jumlah korban tewas kali ini jauh lebih rendah?
Gempa terbaru itu tidak sekuat gempa-gempa sebelumnya. Walau tergolong cukup kuat, bermagnitud 8,3, gempa pada Rabu lalu itu hanya melepaskan sekitar sepertiga dari energi yang dilepaskan gempa bermagnitud 8,8 pada tahun 2010, salah satu gempa terkuat yang pernah tercatat pada zaman modern (magnitud gempa diukur dalam sebuah skala logaritmik).

Gempa terbaru berdampak pada daerah yang lebih terpusat
Gempa tahun 2010 terjadi di lepas pantai tengah Cile dan langsung menimpa kota-kota besar dan daerah yang padat penduduk, termasuk daerah resor yang ramai dengan turis. Setidaknya, sepertiga dari garis pantai negara itu mengalami kerusakan signifikan akibat tsunami yang dipicu oleh gempa tersebut, dan kerusakan lebih kecil dilaporkan di San Diego dan Tokyo. Hampir seluruh Cile mengalami mati listrik. Sebaliknya, gempa dan tsunami pada Rabu lalu hanya berdampak di daerah kurang padat penduduk, Coquimbo.

Warga pesisir lebih siap
Sejak gempa 2010, ada banyak latihan antisipasi gempa dan simulasi. Rute evakuasi pun telah ditandai dengan jelas. Akibatnya, meskipun tsunami dari gempa terbaru itu menyebabkan kerusakan fisik yang luas di beberapa kota pesisir dan pelabuhan, hanya sedikit orang yang berada dalam bahaya ketika gelombang itu datang. Pada tahun 2014, ketika gempa bermagnitud 8,2 terjadi di lepas di Cile utara, warga di daerah pesisir dievakuasi dengan cepat dan efisien.

Peringatan dikeluarkan segera
Tahun 2010, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, dan sejumlah pemimpin nasional secara prematur mengatakan kepada publik bahwa mereka sudah bisa kembali ke rumah mereka. Warga di wilayah pesisir tahu harus menuju ke tempat yang lebih tinggi, tetapi banyak pengunjung atau turis yang tidak. Sejak itu, pemerintah telah mengeluarkan peringatan pencegahan tsunami segera, dan sudah jauh lebih banyak peringatan yang diberikan agar semua terdengar jelas, seperti yang terlihat pada gempa 2014 dan gempar terakhir pada Rabu lalu itu.

Aturan tentang kualitas bangunan diterapkan
Di negara yang lebih miskin dan negara-negara berkembang, seperti Haiti, Nepal, atau Indonesia, gempa besar sering amat mematikan. Ribuan orang tewas oleh karena keruntuhan bangunan, jembatan, dan bendungan. Dulu di Cile juga seperti itu. Namun, kemakmuran yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir telah mengangkat standar konstruksi, dan negara itu telah belajar melalui pengalaman yang sulit untuk mengatur dan menegakkan aturan tentang bangunan dan keselamatan yang ketat, seperti yang diterapkan di California. Karena itu, bangunan modern di Cile cenderung lebih tahan gempa, meskipun bangunan bersejarah dan yang berada di daerah pedesaan mungkin masih rentan.

Reaksi tanggap darurat diperbaiki
Sejak tahun 2010, Pusat Seismik Nasional Cile telah beroperasi 24 jam. Sistem pemantauan permukaan laut yang lebih kuat dan prosedur yang lebih baik untuk membantu mengoordinasikan upaya lembaga publik dan swasta juga telah membuat perbedaan.

Islam Jadi Agama Terbesar Di Dunia Tahun 2070

Hasil penelitian dari Pew Research Center, Amerika Serikat, menunjukkan pertumbuhan umat muslim akan lebih banyak dibandingkan dengan jemaat Kristen di dunia dalam kurung kurang dari 60 tahun ke depan. Umat muslim pun diprediksi menjadi pemeluk agama paling besar di dunia. Dikutip dari Dailymail, jumlah seluruh pemeluk di agama di dunia akan setara dengan jumlah jemaat Kristen atau sekitar 32,3 persen pada 2070. Sedangkan, jumlah umat muslim akan terus bertambah dan diprediksi akan meningkat menjadi 35 persen dari populasi manusia pada 2100.

Pada 2100, umat muslim akan lebih banyak daripada jemaat Kristen. Yaitu, dari seluruh populasi di dunia, 35 persen akan menjadi umat muslim, sedangkan 34 persen menjadi jemaat Kristen. Sisanya, Hindu, Buddha, agama lokal, Yahudi, dan tidak beragama. Data yang dikumpulkan Pew menunjukkan pertumbuhan jumlah umat Islam terbesar datang dari India dan Benua Afrika. Negara-negara sub-Sahara juga akan menyumbangkan populasi muslim baru terbesar selama tiga dekade mendatang. “Jumlah negara dengan mayoritas Kristen pun akan turun, dari 159 menjadi 151,” kata laporan Pew Research Center yang dikutip Dailymail, Ahad, 5 April 2015.

Di beberapa negara, seperti Inggris, Australia, Benin, Bosnia-Herzegovina, Prancis, Belanda, Selandia Baru, dan Republik Makedonia, tingkat populasi jemaat Kristen akan kurang dari 50 persen. Tetapi, pertumbuhan umat Islam di Eropa akan berkembang. “Di Eropa muslim akan mencapai 10 persen dari total populasi pada 2050,” tulis laporan Pew. Sebagai gantinya, Islam akan menjadi agama mayoritas di 51 negara.

Selain itu, data ini dipengaruhi situasi Cina sebagai negara dengan penduduk terbesar sejagat. Saat ini, mayoritas warga Negeri Tirai Bambu tidak memeluk agama apa pun. Pew meramalkan akan ada peningkatan 5 persen untuk pemeluk Kristen di Cina, tapi itu tidak mengubah prediksi awal soal pertumbuhan umat muslim yang pesat lima dekade lagi.

Penelitian Pew ini berdasarkan data yang dimiliki oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan jumlah penduduk pada 2010 dengan total 6,9 miliar jiwa. Pada tahun itu, agama Kristen menjadi mayoritas dengan total 31,4 persen atau sekitar 2,2 miliar jiwa. Sedangkan, agama Islam, sekitar 23,2 persen atau sekitar 1,6 miliar jiwa. Tidak beragama 16,4 persen atau sekitar 1,1 miliar orang. Agama Hindu di angka 15 persen atau sekitar 1 miliar jiwa.

Sedangkan agama Buddha mencapai 7,1 persen atau sekitar 487,8 juta jiwa. Agama lokal di angka 5,9 persen atau sekitar 404,6 juta jiwa. Yahudi 0,2 persen atau sekitar 13,8 juta jiwa. Dan agama lainnya mencapai 0,8 persen atau sekitar 58,1 juta jiwa.

Pada 2050 dengan total populasi manusia yang diprediksi mencapai 9,3 miliar. Populasi jemaat Kristen pun nyaris diimbangi umat Islam. Yaitu, agama Kristen di angka 31,4 persen dengan total 2,9 miliar jiwa. Agama Islam dengan angka 29,7 persen atau sekitar 2,8 miliar jiwa. Tidak beragama 13,2 persen atau sekitar 1,2 miliar jiwa. Agama Hindu 14,9 persen atau sekitar 1,4 miliar jiwa.

Pertumbuhan umat muslim di dunia diprediksi lebih banyak dibandingkan dengan jemaat Kristen. Pernyataan itu hasil penelitian Pew Research Center, Amerika Serikat. Bahkan, Pew menyebutkan jumlah umat muslim diprediksi menjadi pemeluk agama paling besar di dunia pada 2070. Hasil riset Pew menjelaskan, pertumbuhan umat muslim di dunia terjadi karena beberapa hal. Pertama, perkembangan umat Islam terbesar datang dari India dan Benua Afrika. Seperti di India, walau mayoritas penduduknya beragama Hindu, jumlah pemeluk Islam pada 2050 atau 2070 akan menjadi paling besar di dunia.

“Jumlah penganut Islam di India melebihi umat muslim di Indonesia,” kata laporan Pew Research Center, seperti yang dikutip dari laman resmi lembaga riset itu, awal April 2015. Negara-negara sub-Sahara juga akan menyumbangkan populasi muslim baru terbesar selama tiga dekade mendatang. Kedua, beberapa negara seperti Inggris, Australia, Benin, Bosnia-Herzegovina, Prancis, Belanda, Selandia Baru, dan Republik Makedonia, tingkat populasi umat Kristen berkurang dari 50 persen. Namun, pertumbuhan umat Islam di Eropa akan berkembang. Di Eropa, jumlah muslim mencapai 10 persen dari total populasi pada 2050. Islam pun menjadi agama mayoritas di 51 negara.

Ketiga, pertumbuhan agama Kristen di Amerika Serikat turun lebih dari tiga perempat dari populasi pada 2010 dan menjadi dua pertiga pada 2050. Agama Yahudi pun tidak akan menjadi terbesar setelah Kristen. “Umat muslim lebih banyak di Amerika dibandingkan orang yang mengaku Yahudi sebagai dasar agama,” ujar laporan Pew.

Keempat, secara global, umat Islam di dunia memiliki tingkat kesuburan tinggi. Rata-rata, 3,1 anak per perempuan. Sedangkan, jemaat Kristen memiliki rata-rata 2,7 anak per perempuan dan Yahudi rata-rata 2,3 anak per perempuan. Jika hal tersebut tidak banyak berubah, jumlah seluruh pemeluk di agama di dunia akan setara dengan jumlah jemaat Kristen atau sekitar 32,3 persen pada 2070. Sedangkan, jumlah umat muslim akan terus bertambah dan diprediksi meningkat menjadi 35 persen dari populasi manusia pada 2100.

Pada 2100, umat muslim akan lebih banyak daripada jemaat Kristen. Yaitu, dari seluruh populasi di dunia, 35 persen akan memeluk agama Islam, sedangkan 34 persen menjadi jemaat Kristen. Sisanya, adalah pemeluk Hindu, Buddha, agama kepercayaan, Yahudi, dan warga tidak beragama.

Penelitian Pew ini berdasarkan data yang dimiliki oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan jumlah penduduk pada 2010 dengan total 6,9 miliar jiwa. Pada tahun itu, agama Kristen menjadi mayoritas dengan total 31,4 persen atau sekitar 2,2 miliar jiwa. Sedangkan, agama Islam, sekitar 23,2 persen atau sekitar 1,6 miliar jiwa. Tidak beragama 16,4 persen atau sekitar 1,1 miliar orang. Agama Hindu di angka 15 persen atau sekitar 1 miliar jiwa.

Sedangkan agama Buddha mencapai 7,1 persen atau sekitar 487,8 juta jiwa. Agama lokal di angka 5,9 persen atau sekitar 404,6 juta jiwa. Yahudi 0,2 persen atau sekitar 13,8 juta jiwa. Dan agama lainnya mencapai 0,8 persen atau sekitar 58,1 juta jiwa. Agama Buddha 5,2 persen atau sekitar 487 juta jiwa. Agama lokal sekitar 4,8 persen atau 450 juta jiwa. Yahudi 0,2 persen atau sekitar 16 juta jiwa. Dan agama lainnya 0,8 persen atau sekitar 61,4 juta jiwa.

Pada 2050 dengan total populasi manusia yang diprediksi mencapai 9,3 miliar. Populasi jemaat Kristen pun nyaris diimbangi umat Islam. Yaitu, agama Kristen di angka 31,4 persen dengan total 2,9 miliar jiwa. Agama Islam dengan angka 29,7 persen atau sekitar 2,8 miliar jiwa. Tidak beragama 13,2 persen atau sekitar 1,2 miliar jiwa. Agama Hindu 14,9 persen atau sekitar 1,4 miliar jiwa.

Tempat Persembunyian Nazi Dihutan Argentina Ditemukan

Para peneliti di Argentina menemukan tempat yang mereka yakini sebagai persembunyian Nazi ketika kalah dalam Perang Dunia II. Peneliti dari Universitas Buenos Aires itu menemukan koin Nazi dan swastika diukir di dinding tempat tersebut.

Tempat persembunyian penuh semak belukar itu terletak di dalam hutan dekat Kota San Ignacio. Mereka menyebutnya “jalur tikus”. Sejumlah pentolan Nazi memang diketahui kabur ke Argentina ketika kalah Perang Dunia II.

Argentina memang sempat berada di bawah pemerintahan simpatisan Nazi, Juan Dominingo Peron. Ia membawa ratusan bahkan ribuan Nazi. “Ketika itu Argentina semacam surga bagi kami,” ujar Erich Priebke, seorang Nazi, dalam buku The Real Odessa: Smuggling the Nazis to Peron’s Argentina, seperti dikutip Washington Post, Senin, 23 maret 2015.

Menurut ketua peneliti Daniel Schavelzon, ada tiga bangunan di hutan itu yang didirikan Nazi. Schavelzon dan timnya menemukan koin Jerman dari tahun 1938 sampai 1944. Adapula porselen Jerman berukiran “Made in Germany”. Paling meyakinkan adalah simbol swastika tergores di dinding.

Satu dari tiga bangunan digunakan untuk rumah, lainnya untuk gudang, dan satu lagi untuk tempat mengawasi. Ia memperkirakan tempat itu dibangun untuk pimpinan Third Reich. “Kami tidak bisa menemukan penjelasan lain kenapa ada orang mendirikan struktur bangunan ini dengan usaha dan biaya besar di tempat yang dulu sangat tidak terjangkau, jauh dari masyarakat, dengan material yang tidak biasa untuk arsitektur di kawasan ini,” kata Schavelzon.

Lokasi persembunyian pun hanya 10 menit dari perbatasan Paraguay dengan jalur melarikan diri. “Kelihatannya pada pertengahan PD II Nazi punya proyek rahasia membangun tempat perlindungan pemimpin utama mereka jika kalah. Tempatnya di tengah gurun, gunung, gua, dan tengah hutan seperti ini.”

Namun tempat persembunyian itu tidak pernah digunakan. Ribuan Nazi dan fasis Kroasia serta Italia tiba di Argentina dengan restu dari Presiden Juan PerĂ³n, yang memimpin pada 1946-1955 dan tahun 1970-an, menurut pengamat Nazi Simon Wiesenthal Center di California.

Pada 1960 Adolf Eichmann, seorang pelaku utama Holocaust, ditangkap di Buenos Aires oleh tim komando Israel dan dibawa untuk diadili di Israel. Ia dieksekusi di Israel. Di antara Nazi senior lainnya yang mengungsi di Argentina adalah Joseph Mengele, Martin Bormann, Walter Kutschmann, Josef Schwammberger, Eduard Roschmann, Wilfred Von Oven dan Alois Brunner.

George W. Bush Dicekal Venezuela

Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengeluarkan peraturan yang melarang masuk Presiden Amerika Serikat ke-43 George W. Bush ke Venezuela. Selain Bush, mantan wakil presiden Dick Cheney, mantan Direktur Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA) George Tenet, dan sejumlah anggota kongres AS juga dilarang masuk ke negara itu.

Larangan ini diberlakukan setelah Maduro menuduh Amerika Serikat bekerja sama dengan beberapa kelompok oposisi untuk melakukan kudeta terhadap pemerintahannya. Seperti dikutip dari News.com.au, 1 Maret 2015, Maduro juga mengatakan telah menahan seorang pilot tempur Amerika Serikat di barat daya Venezuela atas tuduhan melakukan aktivitas rahasia. Namun dia tidak menjelaskan detail aktivitas rahasia itu.

Maduro juga meminta pengurangan jumlah staf di Kedutaan Besar AS di Venezuela, yang berjumlah seratus orang. Sedangkan jumlah diplomat Venezuela di Washington hanya 17 orang. Warga AS yang ingin berkunjung untuk wisata maupun bisnis diwajibkan mengajukan permohonan visa dengan membayar sejumlah uang, sama seperti yang diberlakukan AS terhadap warga Venezuela.

Pada awal Februari lalu, AS tidak memberikan visa masuk kepada sejumlah pejabat Venezuela karena dituding terlibat kasus pelanggaran hak asasi manusia dan korupsi di negaranya. Hubungan AS dan Venezuela renggang sejak 2010, yang ditandai dengan tidak ada penempatan duta besar oleh kedua negara. Meski demikian, AS dan Venezuela tetap melakukan pertukaran staf diplomatik. Peraturan baru Maduro ini dikhawatirkan berdampak pada bisnis perusahaan-perusahaan minyak AS di negara itu.

Venezuela menahan tokoh oposisi yang juga Wali Kota Karakas, Antonio Ledezma, karena diduga merencanakan kudeta dengan dukungan Amerika Serikat. Dari informasi yang diperoleh Al Jazeera, Ledezma, 59 tahun, dibawa pergi ke sebuah lokasi yang dirahasiakan oleh sejumlah pria berseragam yang sebelumnya memaksa masuk ke kantor Ledezma.

“Beberapa pria tersebut mengenakan seragam polisi dinas rahasia nasional,” kata salah seorang pembantu Ledezma, Kamis, 19 Februari 2015. Tak lama kemudian, Presiden Venezuela Nicolas Maduro mengumumkan bahwa Ledezma bakal dihukum berat lantaran telah membuat keonaran. Dalam pidatonya pada Kamis malam, 19 Februari 2015, waktu setempat, Maduro mengatakan Ledezma telah ditangkap dan akan segera diseret ke meja hijau.

“Dia akan dimintai pertanggungjawaban atas seluruh tindak kejahatannya,” ucap Maduro di layar kaca dan stasiun radio yang disiarkan secara nasional. Pekan lalu, Maduro menyebutkan nama Ledezma masuk dalam daftar orang yang kerap mengiritik pemerintah dan mendapatkan dukungan Barat untuk merencanakan kudeta terhadap pemerintahan komunis yang dia pimpin.

Langkah Maduro menahan Ledezma tak pelak mendapatkan kecaman dari para pemimpin oposisi. Adapun warga Karakas memprotes penahanan ini dengan memukul-mukul pot bunga di jalanan dan membunyikan klakson mobil di perempatan jalan. Ratusan pendukung Ledezma berkumpul di depan markas kantor dinas intelijen setempat untuk melampiaskan kemarahan.

Proses penangkapan Ledezma oleh pasukan keamanan tampak dalam rekaman video yang beredar luas. Dalam rekaman video itu, sejumlah pria berpakaian hitam dan abu-abu membawa paksa Ledezma. Salah seorang pengawal Ledezma yang tak bersedia disebutkan namanya berkata, “Sepuluh pria yang mengenakan seragam anggota dinas intelijen nasional Venezuela memasuki gedung dengan membawa senjata dan kapak.”

Menurut dia, mereka menggunakan senjata tersebut untuk merusak pintu kantor Ledezma. “Pria-pria bersenjata itu mengenakan topeng dan memasuki ruang Ledezma untuk membawanya pergi.” Hector Urgelles, juru bicara partai pimpinan Ledezma, Aliansi Rakyat Pemberani, mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa sejumlah orang berseragam tidak menunjukkan identitas ataupun menjelaskan penahanan itu ketika membawa Ledezma. “Kami yakin Ledezma ditahan oleh polisi rahasia di Karakas,” ucapnya.

Wanita Meksiko Lakukan Mastrubasi Saat Menonton 50 Shades of Grey

Seorang perempuan yang sedang menonton film 50 Shades of Grey di Meksiko ditarik keluar dari bioskop dengan tangan diborgol. Sejumlah penonton di sebuah gedung bioskop di Sinaloa, Meksiko, itu menelepon polisi setelah melihat perempuan itu melakukan masturbasi selama pemutaran film.

Perempuan 33 tahun yang belum menikah itu mendapatkan kursi yang nyaman bagi dirinya di barisan kedua belas untuk menonton film itu. Dia menonton film tersebut setelah dua hari dirilis pada Hari Valentine, 14 Februari 2015.

Polisi tiba di gedung bioskop dan langsung menangkap perempuan itu terkait perilaku tidak senonoh di depan publik. Borgol dipasang di pergelangan tangannya, dan dia dibawa pergi dari tempat itu.

Adapun film 50 Shades of Grey telah mendapat tinjauan yang beragam dari para kritikus. Film yang berdasarkan novel laris karya EL James itu dibintangi Dakota Johnson dan Jamie Dornan. Film itu mengisahkan kehidupan mahasiswi Anastasia Steele (Johnson) yang berubah ketika dia bertemu miliarder tampan Christian Grey (Dornan), dan mereka mulai menjalin hubungan.

Menurut laporan USA Today, film yang mendominasi box office pada akhir pekan lalu dengan penjualan 81,7 juta dollar AS tersebut meraup pendapat kotor 23,2 juta dollar AS pada akhir pekan ini.

Indonesia Tarik Duta Besar Dari Brazil Karena Kasus Narkoba

Pemerintah Indonesia protes keras atas tindakan pemerintah Brasil yang tiba-tiba menunda pemberian mandat kepada Duta Besar Indonesia untuk Brasil. Tak terima dengan tindakan pemerintah Brasil, pemerintah menarik pulang Dubes Indonesia untuk Brasil.

“Kemlu sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan Pemerintah Brasil, terkait dengan penundaan secara mendadak penyerahan credentials Duta Besar designate RI untuk Brasillia, Bapak Toto Riyanto, setelah diundang secara resmi untuk menyampaikan credentials pada upacara di Istana Presiden Brasil pada pukul 9.00 pagi (waktu Brasillia) tanggal 20 Februari 2015,” kata pihak Kemenlu melalui rilis yang diterima, Sabtu (21/2/2015).

Dubes Toto Riyanto sebenarnya saat itu sudah berada di Istana Presiden Brasil untuk menerima mandat seperti undangan yang telah dilayangkan pihak pemerintah Brasil. Namun, tanpa diduga, pemerintah Brasil secara sepihak membatalkan tanpa alasan yang jelas.

“Cara penundaan penyerahan credentials yang dilakukan oleh Menlu Brasil secara tiba-tiba pada saat Dubes designate RI untuk Brasillia telah berada di Istana Presiden Brasil merupakan suatu tindakan yang tidak dapat diterima oleh Indonesia,” jelas pihak Kemenlu.

Tak terima dengan sikap sepihak pemerintah Brasil, Indonesia menarik pulang Dubesnya. Selain itu, Indonesia juga mengirimkan nota protes atas tindakan pemerintah Brasil yang melanggar etika berhubungan antar pemerintahan.

“Kemlu telah memanggil Duta Besar Brasil untuk Indonesia pada 20 Februari 2015, pukul 22.00 WIB untuk menyampaikan protes keras terhadap tindakan tidak bersahabat tersebut sekaligus menyampaikan nota protes,” ungkap Kemenlu.

“Pemerintah Indonesia juga telah memanggil pulang ke Jakarta Dubes RI designate untuk Brasil sampai jadwal baru penyerahan credentials dipastikan oleh Pemerintah Brasil,” tegasnya.

Pemerintah menduga, tindakan sepihak pemerintah Brasil masih ada hubungannya dengan eksekusi mati seorang warga Brasil terpidana kasus Narkotika beberapa waktu lalu. Seperti diketahui, saat Indonesia memutuskan untuk mengeksekusi mati warga negara Brasil terpidana kasus narkotika, Marco Archer Cardoso Moreira (53) pemerintah Brasil memprotes keras bahkan langsung memanggil pulang Dubesnya.

“Sebagai negara demokratis yang berdaulat dan memiliki sistem hukum yang mandiri serta tidak memihak, maka tidak ada negara asing atau pihak manapun dapat mencampuri penegakan hukum di Indonesia, termasuk terkait dengan penegakan hukum untuk pemberantasan peredaran narkoba,” ujar pihak Kemenlu.

Polisi Temukan Rekaman Pembunuhan Gang Yang Direkam Melalui Handphone

Pembantaian sadis oleh sebuah geng di Brasil terungkap secara tak sengaja oleh kepolisian setempat. Peristiwa itu bermula saat polisi menahan seorang remaja, Levon Valencia Puga, 16 tahun, akibat memacu mobilnya dengan kecepatan tinggi di jalan raya. Lantaran belum memiliki surat izin mengemudi, pemuda itu pun ditahan oleh polisi.

Saat Puga ditahan, polisi memeriksa telepon genggamnya. Ketika itulah polisi menemukan video mengerikan yang direkam oleh Pugo. Video itu berisi pembantaian seorang pemuda bernama Marcos Vinicur Caixeta Monteiro, 18 tahun, oleh tiga remaja pria. Monteiro dihabisi karena dituduh telah mengadu ke polisi.

Dalam video itu, Monteiro dipaksa duduk di bangku belakang. Pugo merekam kejadian tersebut. Korban dibawa dengan mobil miliknya ke luar Kota Goinia. Dalam rekaman itu, Monteiro tampak sangat ketakutan. Saat mobil berhenti, ia berusaha kabur dari ketiga eksekutornya itu.

Terdengar suara letusan senjata sebanyak tiga kali. Adegan selanjutnya, Monteiro sudah tergeletak tak bernyawa. Setelah Monteiro tewas, ketiga pria itu terlihat tak merasa bersalah. Mereka masih sempat mengobrol mengenai berbagai hal, seperti tak ada peristiwa penting yang baru saja terjadi. Terdengar suara Puga, “Pergilah bersama Tuhan.”

Seperti dikutip dari Dailymail, juru bicara kepolisian membenarkan peristiwa itu. Selain Puga, polisi masih memburu dua pelaku lainnya. “Satu hal yang juga mengejutkan adalah Puga sangat tenang dan menggambarkan semua informasi dengan detail tanpa emosi,” kata Kleyton Manoel Dias, kepala kepolisian setempat.

Adapun keluarga korban mengaku sangat terpukul dengan peristiwa tersebut. Mereka menuntut polisi mengusut kasus itu hingga tuntas. “Dia tak layak mati dengan cara seperti itu.”