Monthly Archives: December 2008

50 Wanita India Dipukuli dan Ditelanjangi Karena Isu Dukun Santet

Polisi India pada hari Senin memulai penyelidikan atas laporan bahwa warga di kampung-kampung masyarakat adat memukuli 50 perempuan dengan tongkat yang diduga dukun santet.

Sebagaimana dilaporkan Reuters, warga desa juga mencukur rambut perempuan-perempuan itu.

Penduduk desa melakukan aksi itu karena seorang tokoh setempat mengatakan mereka akan terlindung dari santet jika melakukan penganiayaan itu.

Polisi mengatakan peristiwa itu terjadi di rimba daerah distrik miskin di negara bagian Chhattisgarh, 400km km dari Raipur, ibukota negara bagian tersebut.

Puluhan perempuan dibunuh setiap tahun karena dicurigai sebagai dukun santet atau tukang sihir di India. Rasa curiga tersebut umumnya terjadi di wilayah pedesaan yang kekurangan sekolah.

Di Chhattisgarh, setiap tahun lebih dari 100 perempuan disiksa, diarak telanjang atau dilecehkan bahkan beberapa dibunuh, kata petugas setempat.

“Polisi telah memulai penyelidikan dan menginterogasi puluhan warga yang menyelenggarakan sembilan hari ritual pemurnian. Saat itu mereka memotong paksa rambut sekitar 50 perempuan yang dicap penyihir. Perempuan-perempuan itu juga dipukuli dengan disaksikan orang banyak,” kata “Radheshyam Nayak, pejabat polisi setempat kepada Reuters.

Negara bagian tersebut telah memberlakukan  Undang-Undang (pencegahan) Tukang Tenung pada tahun 2005 untuk menanggulangi aksi massa terhadap orang yang dianggap dukun santet.

Undang-undang itu berisi ancaman hukuman maksimal lima tahun penjara untuk para pelanggar, namun hingga kini aksi massa terhadap dukun santet masih terus terjadi.

Pemimpin pemerintahan Chhattisgarh, Raman Singh, menyatakan aksi penganiayaan terhadap 50 perempuan itu”kejam, memprihatinkan dan memalukan”. Dia minta polisi menyelidiki kasus tersebut.

Malaikat Maut Dari Tajikistan dan Paling Kaya Karena Perang Terhadap Teror

Nama Viktor Bout sebagai pedagang gelap berbagai jenis senjata semula hanya dikenal kalangan sangat terbatas. Namun, sejak ditangkap di Bangkok, Thailand, kemudian disidangkan di negara itu untuk kemungkinan diekstradisi ke Amerika Serikat, orang yang diberi sebutan ”Pedagang Kematian” atau ”Penguasa Perang” itu menjadi terkenal di seluruh dunia.

Tak banyak yang tahu, film Lord of War yang dibintangi Nicolas Cage adalah ”saduran lepas” dari kisah hidup Bout.

Untuk sementara, Bout yang menolak keras diekstradisi ke AS masih akan berada di Thailand setelah, Selasa (23/12), pengadilan Thailand menunda sidang ekstradisi atas pebisnis asal Rusia itu, setelah dua saksi pembelanya gagal muncul di pengadilan. Sidang atas Bout dijadwalkan baru akan dilaksanakan lagi pada 6 Maret 2009.

Tidak banyak yang tahu kehidupan pribadi Bout. Lima paspor yang dimilikinya, seperti ditulis harian Inggris, Guardian, menunjukkan dia lahir di Dushanbe, Tajikistan sebuha negara dengan penduduk mayoritas muslim sunni, pada 1967. Dia putra seorang akuntan dan mekanik mobil. Dia lulus dari Institut Militer Uni Soviet untuk bahasa-bahasa asing, yang menyuplai banyak lulusannya ke badan intelijen militer Soviet.

Bout yang ditangkap pada Maret 2008 pernah mencapai pangkat letnan atau mayor ketika Uni Soviet runtuh. Dia lalu melihat ada peluang bisnis yang besar di balik runtuhnya Uni Soviet. Ratusan pesawat militer dibiarkan parkir di landasan-landasan pacu lapangan udara karena ketiadaan suku cadang dan bahan bakar pesawat. Begitu juga jutaan persenjataan, peluru, granat, dan roket dibiarkan begitu saja tanpa penjagaan yang ketat. Dia tahu, ada banyak sekali konsumen yang membutuhkan barang-barang itu di tengah dunia yang terpecah belah dan tanpa hukum.

Jaksa penuntut AS mengatakan, Bout yang ditangkap melalui operasi rahasia AS telah melakukan penyelundupan senjata sejak 1990. Dengan menggunakan armada pesawat barang, dia telah mengirimkan persenjataan ke Afrika, Amerika Selatan, dan Timur Tengah.

Menurut PBB dan Departemen Keuangan AS, Bout telah menjual atau memperantarai penjualan senjata yang membantu pecahnya perang di Afganistan, Angola, Rwanda, Sierra Leone, dan Sudan.

Bukan satu-satunya

Guardian mengungkapkan, Bout bukanlah satu-satunya bekas perwira Tentara Merah yang berupaya menjual persenjataan kepada para pembeli eks Soviet. Bout hanya melakukannya lebih baik sehingga dia menjadi seorang pedagang yang sukses.

Dia memiliki sebuah pesawat pengangkut militer kecil yang membuatnya bisa mengirimkan dagangannya dengan cepat kepada pembeli tanpa melalui perantara. Dia juga berhasil menguasai jalur ke persenjataan yang lebih canggih, seperti senapan dan teropong untuk penembakan jitu serta peluru kendali.

Bout juga tidak pilih-pilih pembeli. Di suatu negara yang tengah terjadi konflik, dia bisa menjual persenjataan kepada kedua pihak yang tengah berkonflik tersebut.

Setelah terjadinya serangan 11 September 2001, Bout berpindah haluan dengan mengirimkan persenjataan untuk Pentagon di Afganistan dan Irak meskipun Presiden George W Bush telah menandatangani sebuah surat perintah khusus yang melarang berbisnis dengannya.

Wilayah abu-abu terkait hubungan bisnisnya dengan unsur-unsur dalam pemerintahan AS itu akan membuat proses hukum AS terhadapnya akan sangat menarik

Industri Alat Berat Memasuki Masa Suram Mulai Dari PHK, Penurunan Gaji Hingga Gaji Tidak Dibayar

Industri alat berat dunia kini menghadapi masa suram. Setidaknya, akan terjadi pengurangan 25 juta pekerja akibat kurangnya permintaan. Perusahaan Amerika Serikat pembuat alat-alat berat, seperti Caterpillar, mengakui sedang memasuki masa sulit.

Pihak Caterpillar mengatakan sedang melakukan perampingan karyawan, mengurangi kegiatan, serta menurunkan gaji karyawan.

Berita ini muncul setelah industri raksasa otomotif Jepang, Toyota, juga memberikan proyeksi terburuk selama 70 tahun terakhir.

Toyota, perusahaan otomotif raksasa Jepang, memperkirakan akan mengalami kerugian operasional untuk pertama kalinya dalam 70 tahun. Kerugian ini karena penjualan mobil anjlok di seluruh dunia.

Manajemen Toyota menyatakan akan mengalami kerugian sebesar 150 miliar yen atau 1,66 miliar dollar AS untuk tahun fiskal yang berakhir pada Maret 2009.

Penurunan penjualan mobil yang terjadi pada Toyota di pasar utama Toyota, yaitu AS, menimbulkan pertanyaan apakah Toyota akan menyentuh titik nadir.

”Kesulitan ini menyeret kita lebih cepat, lebih luas, dan lebih dalam daripada perkiraan semula. Ini adalah krisis yang tidak dapat dihindari dan memerlukan tindakan segera,” ujar Presiden Toyota Katsuaki Watanabe.

Toyota juga dikabarkan akan mengangkat Akio Toyoda, anak mantan Presiden Toyota Shoichiro Toyoda dan cucu pendiri Toyota, untuk menggantikan Watanabe. Selama bertahun-tahun, Toyoda telah menjadi kandidat posisi itu. Akan tetapi, Watanabe mengatakan, saat ini bukanlah waktu yang tepat untuk melakukan pergantian kepemimpinan di Toyota.

Tak bisa bayar gaji

Ini adalah berita suram di samping kesulitan yang sudah melanda perusahaan otomotif AS, General Motors, Chrysler, dan Ford.

Industri otomotif Perancis juga menghadapi masalah serupa. Presiden Perancis Nicolas Sarkozy, Selasa, saat berada di Rio de Janeiro, Brasil, mengatakan terpaksa mengulurkan tangan untuk menolong industri otomotif yang sedang kesulitan. Tidak disebutkan bentuk pertolongan yang dimaksudkan.

Akan tetapi, dari Seoul, Korea Selatan, diberitakan, raksasa otomotif Perancis, Renault, cabang Korea Selatan untuk sementara menutup unit-unit bisnisnya. Renault Samsung mengatakan, semua aktivitas perakitan di pabrik mereka yang ada di kota pelabuhan Busan akan dihentikan setidaknya untuk delapan hari.

Raksasa-raksasa otomotif Korea Selatan lainnya, termasuk Hyundai Motor, juga mulai mengurangi kegiatan pembuatan mobil karena turunnya permintaan dari dalam dan luar negeri.

Ssangyong Motor, perusahaan otomotif Korea Selatan, Senin, menyatakan sudah tidak bisa membayarkan gaji karyawan tepat waktu pada Desember ini. Perusahaan kekurangan uang tunai karena seretnya penjualan mobil

Kartel Obat Bius Meksiko Memenggal Kepala 8 Tentara Meksiko

Presiden Meksiko Felipe Caldero, Senin (22/12), menyatakan tidak akan mundur dari perjuangan melawan kartel-kartel obat bius yang memenggal kepala delapan tentara. Kematian kedelapan tentara itu tidak akan sia-sia.

Warga Chilpancingo, sekitar satu jam perjalanan di sebelah utara Acapulco, menemukan kepala-kepala tentara di sebuah jalan ramai kota itu sebelum fajar hari Minggu dan beberapa jam kemudian menemukan jenazah- jenazah tanpa kepala beberapa kilometer dari lokasi tersebut.

Jenazah seorang mantan komandan polisi, juga tanpa kepala, ditemukan bersama para tentara itu. Serangan mengerikan tersebut merupakan yang terburuk terhadap militer sejak Calderon mengerahkan sekitar 45.000 anggota pasukan untuk memberantas kartel-kartel obat bius sejak dia dilantik tahun 2006.

Pemerintah memberikan penghormatan kepada mereka yang tewas hari Senin dalam sebuah upacara. Hal ini bertujuan meyakinkan bangsa bahwa pemerintah tidak akan mengalah walau kekerasan, yang telah menewaskan 5.300 orang tahun ini, meningkat. Hal itu terjadi juga karena pengkhianatan belasan pejabat tinggi penegak hukum yang dituduh menerima uang untuk melindungi para kartel.

Berbicara di Mexico City, Calderon mengatakan, serangan itu memperlihatkan tindakan tegas pemerintahannya memberikan tekanan kepada kartel-kartel itu. Dia menjanjikan ”tindakan tegas” kepada mereka yang bertanggung jawab atas tindakan pengecut itu.

”Kami sangat menyadari, para pembunuh pengecut itu mencoba meneror negara dan masyarakat,” kata Calderon. ”Kami tidak akan mundur satu langkah pun dalam perjuangan ini, juga tidak akan ada kesepakatan atau belas kasihan bagi musuh-musuh negara ini.”

Calderon tidak menghadiri upacara penghormatan itu. Namun, beberapa menteri hadir berdiri di hadapan peti-peti jenazah yang berbalut bendera di pangkalan Angkatan Darat di Chilpancingo.

Komandan militer regional, Jenderal Enrique Alonso Garrido, mengatakan, pemenggalan itu merupakan sebuah ”serangan pada lembaga-lembaga Meksiko, terutama terhadap mereka yang mengenakan seragam militer”.

12 jenazah

Pihak berwenang menemukan 12 jenazah tentara yang dipenggal hari Senin di sekitar Chilpancingo, ibu kota Negara Bagian Guerrero. Sejauh ini, para pejabat telah mengidentifikasi tujuh jenazah sebagai tentara, tetapi tidak memberikan informasi mengenai jenazah seorang tentara lainnya. Satu jenazah tentara yang juga dipenggal ditemukan pada 9 Desember.

Departemen Pertahanan Meksiko menolak mengeluarkan rincian mengenai bagaimana para tentara itu diserang atau kartel mana yang diduga melakukan pembunuhan tersebut. Diperkirakan, para tentara itu diculik pada Sabtu malam saat meninggalkan pangkalan mereka di Chilpancingo.

Pemenggalan tersebut tampaknya merupakan jawaban dari kartel obat bius atas tewasnya tiga anggota kartel hari Jumat dalam sebuah bentrokan dengan tentara di kota Teloloapan, juga di Negara Bagian Guerrero, menurut harian La Jornada, mengutip sumber-sumber keamanan.

Kartel-kartel yang bermusuhan juga saling bertempur untuk menguasai Negara Bagian Guerrero

Kecewa Pada Eropa Karena Ditinggalkan Setelah Memberontak Pada Rusia Kini Georgia Kembali Lagi Mendekati Rusia

Rusia diam-diam telah melakukan pembicaraan-pembicaraan rahasia dengan Georgia melalui penghubung untuk memulihkan kembali penerbangan langsung di antara kedua negara dan hubungan diplomatik. Ini adalah langkah baru setelah terjadi perang di antara kedua pihak, Agustus lalu.

Harian Rusia, Kommersant, Selasa (23/12), memberitakan, tokoh kunci yang menengahi hubungan Rusia dan Georgia itu adalah Mikhail Khubutia, Ketua Persatuan Rakyat Georgia di Rusia. Ia telah bertemu dengan Presiden Georgia Mikhail Saakashvili pada 21 November di Muenchen, Jerman.

”Saya berbicara belum lama ini dengan Saakashvili. Kami mendiskusikan soal pemulihan penerbangan antara Georgia dan Rusia serta hubungan diplomatik,” ungkap Khubutia. Ia tidak mau mengonfirmasikan tanggal pertemuan dengan Saakashvili itu. Juga tidak disebutkan apakah ada pejabat Rusia yang ikut pada pertemuan tersebut.

Kecewa kepada Eropa

Khubutia melanjutkan, ”Dia tampak kecewa karena Georgia tidak diberi sebuah rencana aksi bagi keanggotaannya di NATO dan tidak menerima dukungan yang dibutuhkan dari Eropa.”

Khubutia menguraikan, Presiden Georgia memahami bahwa dialog diperlukan dengan Rusia. Rusia juga harus menunjukkan dirinya bijak dan mau membantu dia. ”Pekerjaan masih terus dilakukan. Mari kita lihat apa yang terjadi,” katanya.

Meski demikian, pembicaraan mengenai perbaikan kembali hubungan akan menjadi titik balik terbesar di tengah perang kata- kata antara Moskwa dan Tbilisi pascakonflik pada Agustus lalu terkait warga di wilayah Georgia yang ingin memisahkan diri, yaitu Ossetia Selatan dan Abkhazia.

Pihak kepresidenan Georgia menolak berkomentar atas laporan itu. Akan tetapi, anggota parlemen berpengaruh dari Partai Gerakan Persatuan Nasional yang berkuasa, Giorgi Kandelaki, mengatakan hal itu sebagai ”desas- desus tak berdasar”.

”Adalah tidak mungkin mengembalikan hubungan diplomatik dengan Rusia saat mereka menduduki wilayah Georgia yang bersejarah, melakukan pembersihan etnis di sana terhadap warga Georgia, dan berusaha menggulingkan Pemerintah Georgia yang sah melalui intervensi militer,” ungkapnya

China Kirim Kapal Perang Ke Somalia Setelah Awak Kapal Dagang China Terlibat Baku Tembak Dengan Perompak

China bersiap mengirimkan kapal perangnya untuk memerangi maraknya aksi perompakan di lepas pantai Somalia, yang telah meminta korban beberapa kapal China beserta awaknya. Langkah China mengirimkan kapal perang ke wilayah yang jauh dari negaranya itu merupakan hal yang langka sekaligus menggambarkan kepercayaan diri militer China yang semakin tinggi.

”Kami bersiap dan melakukan persiapan untuk mengirimkan kapal-kapal Angkatan Laut ke Teluk Aden untuk melindungi alur laut di sana. Kami akan membuat pengumuman resmi ketika saatnya tiba,” ungkap juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Liu Jianchao, Kamis (18/12).

Surat kabar pemerintah, Global Times, mengutip sumber AL, melaporkan, China akan mengirimkan dua kapal perusak dan satu kapal logistik ke Teluk Aden untuk membantu armada internasional memerangi perompakan di wilayah tersebut.

Armada China itu akan berangkat dari pangkalan AL wilayah selatan di Pulau Hainan, setelah tanggal 25 Desember, untuk misi selama tiga sampai empat bulan di perairan Somalia.

Pertama kali

Keputusan China mengirimkan kapal perang itu terdorong dengan peristiwa terbaru di mana awak sebuah kapal China terpaksa bertarung dengan para perompak yang berusaha naik ke kapal mereka di Teluk Aden, Rabu. Mereka mendapat bantuan pasukan koalisi internasional yang diberi informasi oleh Biro Maritim Internasional.

Liu Jianchao mengatakan, tujuh kapal, baik yang dimiliki oleh perusahaan pelayaran China, membawa para awak warga China, maupun membawa barang dari China, telah diserang oleh para perompak di Teluk Aden dalam 11 bulan pertama tahun ini.

Menurut Shen Shishun, pakar di Chinese Institute of International Studies, sebuah kelompok pemikir pemerintah, keikutsertaan China akan merupakan yang pertama kalinya dalam sejarah modern, dengan AL negara itu melakukan sebuah misi jauh di luar perairan China.

Rusia Menjual Sistem Rudal Canggih Ke Iran Dan Menghadiahi Lebanon Dengan 10 Pesawat Tempur MiG-29

Pemerintah Rusia semakin serius membangun kembali citra kekuatan militernya dengan membantu mempersenjatai dua negara di Timur Tengah. Rusia memenuhi kontrak untuk mengirimkan sistem pertahanan udara S-300 ke Iran dan memberikan 10 pesawat bekas MiG-29 secara cuma-cuma ke Lebanon.

Kantor berita RIA Novosti, mengutip sumber-sumber yang dirahasiakan, Kamis (18/12), menyebutkan, Moskwa sebelumnya telah memenuhi kewajibannya untuk menyuplai sistem Tor-M1 ke Iran dan saat ini telah melaksanakan ketentuan kontrak untuk mengirim sistem S-300.

Tor-M1 adalah sistem peluru kendali jarak pendek darat ke udara. S-300 merupakan senjata paling mutakhir yang bisa melacak target-target dan menembak pesawat yang berjarak 120 kilometer. Sistem senjata ini dikenal Barat dengan nama SA-20.

Pada Oktober, Kementerian Luar Negeri Rusia membantah spekulasi bahwa Moskwa akan menjual sistem S-300 yang bisa membantu Iran mematahkan serangan udara musuh bebuyutannya, Israel dan Amerika Serikat, terhadap fasilitas-fasilitas nuklirnya. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia ketika itu mengatakan tidak berniat menjual persenjataan ke ”wilayah yang bermasalah”.

Israel, AS, dan beberapa negara lain mencurigai Iran berusaha mengembangkan senjata nuklir, dengan bersembunyi di balik program nuklir sipilnya. Akan tetapi, tuduhan-tuduhan itu terus dibantah Iran.

”Kerja sama teknik dan militer Rusia dengan Iran memberikan sebuah dampak positif terhadap stabilitas di kawasan,” RIA mengutip Alexander Fromin, Wakil Ketua Kerja Sama Teknik Militer Rusia.

Kendaraan lapis baja

Rusia memberikan pesawat- pesawat tempur MiG-29 ke Lebanon, diikuti dengan perundingan di Beirut untuk menjual kendaraan-kendaraan lapis baja Rusia guna memperkuat Angkatan Darat Lebanon.

Kepala Badan Kerja Sama Teknik dan Militer Pemerintah Federal Rusia Mikhail Dmitriyev, Rabu, menjelaskan, pengiriman persenjataan Rusia ke Lebanon sekarang ini memungkinkan karena situasi di sana sudah stabil.

Meski demikian, penyerahan pesawat-pesawat tempur Rusia ke Lebanon kemungkinan akan memicu ketidaksenangan Israel walaupun beberapa pengamat meragukan hal itu.

”Dengan beberapa pengecualian yang sudah diketahui bersama, Lebanon selalu dan tetap menjadi negara di kawasan ini yang condong ke Barat. Jadi, saya tidak melihat (penyerahan pesawat tempur itu) sebagai tantangan langsung (terhadap Israel atau AS),” ujar analis Stanislav Belkovsky.

MiG-29, yang diberi kode Fulcrum oleh Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO), merupakan pesawat tempur paling canggih Rusia yang dirancang untuk peran penguasaan udara. Sepuluh pesawat itu tidak akan langsung menantang keunggulan Israel di udara, tetapi bisa mengancam penerbangan lintas batas oleh Israel di atas Lebanon dan Suriah.

Dmitriyev menjelaskan, pesawat-pesawat MiG-29 itu bukan baru, setiap pesawat berbeda-beda masa pakainya. Meski demikian, Rusia akan memperbaiki pesawat-pesawat tempur itu sehingga memenuhi standar normal sebelum dikirim.