Monthly Archives: March 2012

Ketika Kartel Penjahat Obat Bius Meksiko Berjanji Tak Ganggu Kunjungan Paus Benediktus XVI Di Meksiko Maka Hacker Anonymous Bertindak

Kelompok peretas terkenal Anonymous tidak senang dengan kedatangan Paus Benediktus XVI di Meksiko pada hari Jumat. Mereka mengaku ada di balik tak berfungsinya dua situs populer Meksiko menjelang kunjungan Paus. Anonymous mengklaim, kunjungan Paus adalah bentuk dukungan bagi partai konservatif National Action.

Samuel Najera, juru bicara Konferensi para Uskup Meksiko menyatakan halaman web tentang kunjungan Paus diblokir oleh apa yang disebutnya “serangkaian serangan cyber.” “Kami telah menyadari ancaman semacam ini sebelumnya akan terjadi hari ini,” kata Najera. Ia menyebut hal itu sebagai buah dari tindakan intoleransi oleh kelompok-kelompok tertentu.

Situs ini berisi informasi tentang kegiatan yang direncanakan selama Paus berada di negara itu. Aktivitas pemimpin tertinggi umat Katolik di dunia itu yang dimulai dari Guanajuato, menunjukkan Paus mau diatur oleh Presiden Felipe Calderon, dari partai konservatif.

Website lain dengan informasi acara Paus di Guanajuato juga tak bisa diakses.

Situs Anonymous IberoAmerica yang telah menjadi saluran komunikasi untuk para peretas di masa lalu, mengatakan tak berfungsinya situs adalah hasil dari operasi Anonymous. Operasi ini mereka sebut dengan sandi “Pharisee” and “freeloader.”

Anonymous Meksiko mengatakan dalam sebuah video yang di-posting di situs media sosial bahwa kunjungan Paus hanya menghambur-hamburkan uang dan dimaksudkan untuk mendukung partai konservatif dalam pemilihan presiden tanggal 1 Juli. Musim kampanye resmi dimulai pada akhir bulan ini.

Beberapa orang juga mempertanyakan keputusan Paus untuk tidak datang ke Meksiko City, di mana anggota legislatif telah mensahkan aborsi dan pernikahan sejenis. Namun Vatikan menjawab dengan menyatakan Paus tidak dapat berada di ketinggian. Mexico City berada pada 2.225 meter di atas permukaan laut.

Kartel narkoba di Meksiko dikabarkan telah meneken janji untuk menghentikan setiap tindak kekerasan selama kunjungan Paus Benediktus XVI akhir pekan medatang. Sedikitnya 11 spanduk ditandatangani oleh geng The Knights Templar ditemukan di lima kota, termasuk kota Leon, di mana Paus mulai perjalanannya Jumat ini.

Seorang pejabat di Kantor Jaksa Agung meksiko mengatakan, spanduk yang ditemukan Sabtu tergantung di jembatan penyeberangan. Tulisan dalam spanduk itu disebutnya sebagai “semacam gencatan senjata untuk perdamaian dan mengatakan mereka akan menjaga perdamaian selama kunjungan Paus.”

Pejabat itu tidak mengungkapkan kata-kata yang tepat dari pesan itu, tetapi surat kabar Reforma mengutip salah satu spanduk berbunyi ‘The Knights Templar meniadakan tindakan militer, kami bukan pembunuh, selamat datang kepada Paus’.

The Knights Templar menyebut diri mereka pembela rakyat di kawasan itu. Kelompok ini merupakan pecahan dari kartel La Familia. Pada bulan Februari, The Knights Templar memasang spanduk memperingatkan geng saingan untuk menjauh dan tidak menciptakan kesulitan selama kunjungan Paus.

Paus Benediktus dijadwalkan mengunjungi Guanajuato dari Jumat sampai Senin, sebelum terbang ke Kuba. Presiden Meksiko, Felipe Calderon, merencanakan untuk menyambut paus di bandara Leon.

Minggu kemarin, pihak berwenang Meksiko mengumumkan mereka telah menemukan 10 kepala terpenggal dan dibuang di luar rumah jagal di sebuah kota di negara bagian Guerrero utara. Mereka mengatakan polisi masih mencari bagian tubuh lainnya.

Sebuah pernyataan dari polisi Teloloapan menyatakan kepala tujuh pria dan tiga wanita itu merupakan ‘pesan’ bagi kartel La Familia. Peringatan itu mengatakan, “Ini yang akan terjadi kepada semua pihak yang mendukung FM.”

La Familia berbasis di negara bagian Michoacan, yang terletak di sebelah timur Guerrero. Meksiko menderita dalam beberapa tahun terakhir akibat pertempuran antar a geng narkoba. Pihak berwenang mengatakan La Familia telah sangat terpukul dalam pertempuran itu.

Advertisements

Fidel Castro Bertemu Paus Benediktus XVI Di Kuba

Paus Benediktus XVI dan pemimpin revolusioner Kuba, Fidel Castro, akhirnya bersua. Dalam pertemuan yang sebelumnya tak direncanakan itu, keduanya bercanda tentang usia mereka

Tanpa diduga, Castro melontarkan pertanyaan, “Jadi, apa sebetulnya pekerjaan Paus?”

Menjawab pertanyaan itu, Paus menceritakan pelayanannya, perjalanan luar negeri, dan pelayanan kepada Gereja. Ia juga mengatakan senang berada di Kuba dan dengan sambutan yang diterimanya.

Keduanya membahas situasi dunia yang sulit dan masalah-masalah umat manusia dari sudut pandang agama dan budaya ilmiah. Paus juga berbicara dengan Castro tentang masalah ketiadaan Tuhan di sebagian besar masyarakat saat ini dan hubungan antara iman dan akal.

Kedua tokoh dunia mengobrol selama sekitar 30 menit di kedutaan Vatikan di Havana menjelang akhir kunjungan tiga hari Paus di Kuba. Dalam kunjungan itu, ia menyerukan kebebasan yang lebih luas dan peran yang juga lebih besar bagi Gereja Katolik di negara komunis itu.

Juru bicara Vatikan, Federico Lombardi mengatakan pertemuan antara Paus Benediktus, 84 tahun, dan Castro, 85 tahun, sebagai sebuah “pertukaran gagasan dalam suasana yang sangat ramah”.

Castro memimpin revolusi tahun 1959 dan mengubah negara di Kepulauan Karibia itu menjadi negara komunis. Ia berkuasa selama 49 tahun sebelum mengundurkan diri karena sakit pada tahun 2008. Di bawah pemerintahannya, Kuba selama bertahun-tahun menyebut dirinya sebuah negara ateis, meskipun hubungan dengan Gereja telah meningkat selama dua dekade terakhir.

Castro tiba untuk pertemuannya dengan Paus menggunakan Mercedes SUV di tengah penjagaan keamanan yang ketat. Dia didampingi oleh dua asisten, yang mendukung dia saat berjalan perlahan-lahan menaiki tangga ke gedung bercat putih dimana Paus Benediktus sudah menunggunya. Di gedung ini pula Paus Yohanes Paulus II menginap selama kunjungannya pada tahun 1998.

Wanita Pengendara Mobil Dengan Sengaja Menabrak Pengedara Motor Berkali Kali

Di jalanan di kota mana pun, sering ditemui aksi ugal-ugalan atau serempetan yang akhirnya memicu adu mulut atau bahkan saling berantem. Sebuah video di YouTube berdurasi 1 menit 37 detik ini menyuguhkan video tak biasa di jalanan.

Memang tidak bisa dipastikan apa penyebab utama perkelahian. Namun pertikaian diawali dari rasa kesal sang pengendara motor yang tidak diberi jalan oleh sebuah mobil dengan menendang bemper sebuah mobil.

Merasa tak senang, pengendara mobil yang seorang wanita ini langsung menabrak si pemotor.

Setelah terjatuh pengendara motor pun menghampiri pengendara mobil dengan marah. Namun amarah pengendara roda dua disambut kembali dengan rasa amarah sang wanita dengan menabrakan kembali mobilnya ke pengendara roda dua.

Dan pengendara Ninja itu langsung melompat ke kap mesin mobil Fiat, tanpa ampun sang pengendara wanita ini menancap gas hingga menabrak pembatas jalan dan mobil yang tengah diparkir.

Beruntung pengendara roda dua ini masih selamat dari aksi diluar batas sang wanita kaya tersebut. Namun tidak berhenti sampai disitu, rasa amarah pengendara roda dua yang telah ditabrak beberapa kali dengan sengaja oleh wanita tersebut semakin menjadi-jadi dan berusaha melakukan pembalasan terhadap pengendara wanita.

Beruntung banyaknya massa yang berdatangan membuat pengendara wanita ini selamat dan tidak jadi mendapat balasan yang setimpal dengan perbuatan kasarnya. Nah siapa yang bilang bahwa wanita itu lebih lembut dari pria?

Sehabis Diperkosa Anak Jutawan Inggris Merampok dan Kemudian Bunuh Diri

Seorang putri jutawan Inggris, Laura Johnson, menjalani persidangan terkait kasus kerusuhan dan penjarahan besar-besaran di London, Inggris tahun 2011 lalu. Wanita berumur 20 tahun itu mengklaim terpaksa terlibat dalam penjarahan karena depresi usai peristiwa pemerkosaan yang dialaminya sebelum kerusuhan London itu.

Di persidangan, Laura Johnson mengaku dirinya sangat depresi akibat cobaan yang dialaminya tersebut. Gadis itu juga mengaku sering menyiksa diri sendiri sejak usia 14 tahun dan bahkan telah enam kali mencoba bunuh diri sejak kekasihnya memutuskan hubungan dengannya tahun 2011 lalu.

Laura mengakui dirinya sempat menjadi pasien di rumah sakit jiwa. Hingga pada 14 Juli 2011 lalu, dia diperkosa oleh 2 pria.

“Saya diperkosa oleh 2 pria. Saya tidak bicara dengan siapapun saat itu. Kesehatan mentalku dalam kondisi terburuk. Saya sangat membenci hidup saya dan diri saya,” tutur Laura dalam persidangan seperti dilansir oleh Daily Mail, Selasa (27/3/2012).

Rasa depresinya yang berakumulasi ini akhirnya menggiringnya untuk dekat dengan seorang pengedar narkoba dan perampok bernama Emmanuel Okubote alias T-Man. Pria inilah yang kemudian memaksa Laura untuk mengantarkan pria tersebut bersama teman-temannya ke lokasi kerusuhan dan melakukan penjarahan. Laura mengaku terpaksa menuruti T-Man karena saat itu dirinya diancam dengan senjata serta dicekik.

Namun Pengadilan Tinggi London tidak langsung mempercayai alasan-alasan Laura ini, terlebih soal alasan pemerkosaan. Sebabnya, Laura sama sekali tidak pernah melaporkan pemerkosaan yang dialaminya kepada polisi. Dicurigai bahwa itu hanya alasan-alasan belaka yang sengaja diucapkannya.

Di persidangan terungkap, Laura yang merupakan mahasiswi Universitas Exeter ini menjadi kian akrab dan mengagumi T-Man karena pria tersebut mampu memberinya dukungan dan kasih sayang. Laura menceritakan seluruh masalahnya, baik soal mantan kekasih hingga soal pemerkosaannya kepada T-Man.

“Dia mendorong saya untuk kembali ke kampus, pergi ke perpustakaan dan mengerjakan tugas-tugas saya. Dia berusaha untuk memberikan pengaruh positif,” tutur Laura soal T-Man.

Namun pada malam kerusuhan, Laura mengaku kaget dengan perangai T-Man yang menjadi kasar. Laura dipaksa untuk mengemudikan mobilnya yang juga ditumpangi oleh 3 teman T-Man menuju lokasi kerusuhan dan penjarahan. Laura mengaku tidak bisa melawan karena dirinya diancam dengan pisau dan juga dicekik.

Laura membantah dirinya ikut melakukan penjarahan maupun pencurian sejumlah barang saat itu. Dia mengaku dirinya hanya mengemudikan mobil yang membawa para penjarah dan saat itu dirinya di bawah tekanan. Persidangan pun berlanjut.

Kronologis Kisah Dahlan Iskan Yang Gagal Nyabhu Di China

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan gagal menyantap shabu-shabu di sebuah restoran di China beberapa hari lalu. Penyebabnya cuma karena deringan telepon genggam yang berbunyi saat ia baru akan melahap.

Deringan telepon itu ternyata dari orang nomor satu di Indonesia, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono(SBY). Kisah ini dituturkan oleh Direktur PT SMS Indoputra, Amal Ghozali yang ikut dalam rombongan ke China bersama Dahlan.

Ia menceritakan pada Kamis 22 Maret 2012 lalu, ia janjian makan bareng di restoran tradisional China bersama Dahlan di Beijing, China.

Sesuai jam yang disepakati, yakni pukul 20.30 ia meluncur ke pusat jajan makanan tradisional itu, dan langsung pesan shabu-shabu, daging kambing Mongolia, dan aneka makanan khas China.

Sebagai pusat jajanan, suasana di restoran itu sangat meriah. Maklum di kawasan ini ribuan orang makan, menurut Amal, selalu harus antre karena tempat terbatas

Setelah beberapa menit mengantre, rombongannya mendapatkan tempat makan shabu. Kemudian Dahlan langsung memesan berbagai jenis makanan yang ia pun tidak tahu apa yang dipesan. Saat itu Dahlan menggunakan bahasa mandarin yang sangat fasih.

“Saya hanya mengerti ketika sang pelayan menjawab ‘hao de (baik),’ Setelah Pak Dahlan selesai memesan menu makanan,” katanya meniru Dahlan kepada detikFinance, Senin (26/3/2012).

Tak lama kemudian datanglah semua menu yang dipesan Dahlan. Ia pun dan Dahlan asyik memasukkan sayuran dan berbagai daging ke koali yang sudah mendidih. Saat itu, Dahlan kelihatan sangat semangat memegang sumpit memasukkan dan mengaduk sayuran. Hingga akhirnya keadaan pun berubah ketika sekretaris mantan Dirut PLN ini menghampirinya.

“Abah, harus kembali ke hotel dipanggil bapak Presiden,” kata Amal menirukan Azis sang sekretaris Dahlan.

Amal menuturkan, yang ia tahu selama ini orang-orang dekat Dahlan Iskan memang memanggil Dahlan Iskan dengan sebutan Abah, bukan pak menteri.

Mendengar Azis, saat itu juga Dahlan Iskan bergegas berdiri dan mengatakan, “Tugas saya mengajak kalian makan sudah selesai. Silakan dilanjutkan, saya harus menghadap bapak presiden. Gak apa-apa, nggak usah diantar. Teruskan dan nikmati makannya,” kata Dahlan iskan sambil bergegas mencari taksi menuju hotel St Regis tempat Presiden SBY menginap.

Taiwan Akan Memperketat Izin Import Istri

Meningkatnya jumlah istri asing alias impor di Taiwan membuat gerah anggota parlemen Chang Show-foong. Dalam pidato di hadapan anggota parlemen lain, Kamis, 22 Maret 2012, Show-foong menuduh banyaknya istri yang diimpor dari luar Taiwan membuat ratusan ribu wanita Taiwan kehilangan kesempatan untuk menikah.

“Seharusnya pria Taiwan menikah dengan wanita Taiwan juga,” kata anggota Partai Rakyat Pertama itu.

Tudingan itu jelas membuat berang para istri asal luar negeri. Kemarin, puluhan istri serta pegiat hak perempuan Taiwan berunjuk rasa di depan gedung parlemen. Mereka menuntut Show-foong meminta maaf atas ucapannya yang dinilai rasis.

“Tak ada penghormatan terhadap perempuan, terutama para imigran baru,” ujar Chiu Ya-ching, pemimpin Asosiasi Trans-Asia Sisters.

Liu Chuan, pria Taiwan yang menikah dengan wanita Kamboja, menegaskan bahwa pernikahan adalah hak asasi. “Asal bangsa tidak berkaitan dengan menjadi istri yang baik,” katanya di sela demonstrasi.

Setidaknya terdapat 450 ribu keluarga di Taiwan yang berasal dari pernikahan antarbangsa. Sang suami asli keturunan Taiwan, sedangkan sang istri berasal dari luar negeri, sebagian besar berasal dari Cina daratan.

Namun pemerintah Taiwan mulai memperketat pernikahan antarbangsa dalam beberapa tahun terakhir. Sebab, banyak terjadi kasus pembunuhan dan penyiksaan yang menyebabkan istri asing menjadi korban. Waduh!

Ternyata Tidak Ada Negara Yang Mau Mencalonkan Sri Mulyani Sebagai Presiden Bank Dunia

Bank Dunia pada Jumat mengumumkan tiga calon untuk menggantikan presidennya yang keluar, Robert Zoellick. Seperti dilansir AFP, ketiga calon adalah Jim Yong Kim, warga negara AS, dan presiden dari Dartmouth College, Jose Antonio Ocampo, warga negara Kolombia dan profesor di Columbia University, serta Ngozi Okonjo-Iweala, seorang warga negara Nigeria dan Menteri Keuangan Nigeria.

Dewan direksi eksekutif Bank Dunia mengatakan “Tiga nomine akan dipertimbangkan untuk posisi itu.” Pengumuman itu dikeluarkan tak lama setelah penutupan masa pencalonan pada pukul 06.00 sore (22.00 GMT). Dalam proses seleksi yang diumumkan sebelumnya direktur eksekutif akan melakukan wawancara formal dengan ketiga kandidat di Washington selama minggu-minggu berikutnya. Bank Dunia mengatakan pihaknya akan memilih presiden baru “dengan konsensus” pada Pertemuan Musim Semi 2012 dengan Dana Moneter Internasional yang dimulai pada 20 April.

Kandidat calon Presiden Bank Dunia mulai bermunculan. Untuk menantang dominasi Amerika Serikat, perwakilan negara berkembang mengajukan dua calon, yakni Menteri Keuangan Nigeria Ngozi Okonjo-Iweala serta mantan Menteri Keuangan Kolombia Jose Antonio Ocampo. Seorang sumber mengatakan perwakilan negara berkembang di Bank Dunia sepakat mengajukan Iweal dan Ocampo sebagai kandidat pengganti Robert Zoellick, kemarin. Keduanya dicalonkan lantaran memiliki latar belakang yang kuat sebagai ekonom sekaligus diplomat. “Keduanya disiapkan untuk menantang calon dari Amerika yang selama ini menguasai bursa kepemimpinan Bank Dunia,” katanya seperti dikutip Reuters, Rabu, 21 Maret 2012.

Sebelum menjadi Menteri Keuangan di Nigeria tahun lalu, Iweala menduduki posisi managing director di Bank Dunia. Sedangkan Ocampo pernah menjabat sekretaris urusan ekonomi dan sosial di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Iweala dipromosikan menjadi pemimpin World Bank oleh Presiden Nigeria Goodluck Jonathan. Meski berasal dari kawasan negara berkembang, Jonathan selama ini dikenal memiliki lobi yang kuat di forum internasional. Sedangkan Ocampo mengantongi dukungan dari beberapa negara kecil di kawasan Amerika Latin.

Sebelumnya, mantan Menteri Keuangan Indonesia Sri Mulyani dikabarkan bakal menjadi salah satu kandidat dari negara berkembang. Situs polling http://www.worldbankpresident.org bahkan menempatkan wanita kelahiran Bandar Lampung, 26 Agustus 1962, itu sebagai calon terkuat dengan dukungan 72 persen. Tapi, hingga kini, Ani, panggilan Sri Mulyani, belum mendaftarkan diri secara resmi sebagai salah satu kandidat.

Amerika Serikat hingga saat ini belum memutuskan siapa kandidat yang akan diusung dalam bursa suksesi pemimpin Bank Dunia. Namun ekonom Jeffrey Sachs disebut-sebut menjadi calon kuat dari negeri adidaya ini. Para pemangku kebijakan negeri Abang Sam itu pun mendesak Presiden Barack Obama untuk segera menyatakan dukungannya bagi Sachs.

Sesuai jadwal yang ditetapkan, pendaftaran kandidat akan berakhir pada 23 Maret 2012. Pemilihan presiden akan ditentukan Dewan Direksi Eksekutif Bank Dunia melalui wawancara hingga akhirnya terpilih tiga calon terkuat. Satu dari tiga calon itu akan dipilih sebagai presiden pada pertemuan musim semi Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF) di Washington, Amerika Serikat, 20 April 2012. Sebanyak 187 negara anggota Bank Dunia telah menyatakan komitmennya untuk menjalankan proses pemilihan ini dengan adil.