Istanbul Kembali Di Guncang Bom dan Tewaskan 11 Orang

Indonesia mengecam keras serangan teror di Istanbul yang menewaskan 11 orang dan mengimbau warga negara Indonesia yang berada di kota itu untuk berhati-hati serta menjauhi pusat keramaian. Ledakan terjadi di Distrik Vezneciler yang merupakan salah satu tujuan wisata di Istanbul, Selasa (7/6) pukul 08.15 waktu setempat atau 12.15 WIB. “Pemerintah dan rakyat Indonesia menyampaikan simpati dan duka cita yang mendalam kepada rakyat dan pemerintah Turki, khususnya kepada korban dan keluarga korban”, bunyi pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Sebelumnya, dilaporkan bahwa seorang WNI berstatus mahasiswa terluka ringan akibat plafon ruang kelas yang roboh karena ledakan tersebut. Ia adalah Azwar Abadi Arsyad, mahasiswa jurusan Fisika di Universitas Istanbul. Menurut Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Istanbul, ia saat ini sudah kembali ke asrama.

“KJRI Istanbul akan terus melakukan koordinasi dengan otoritas terkait di Turki dan menghimbau WNI yang berada di Turki untuk menghindari pusat-pusat keramaian yang dapat menjadi target. Sedangkan WNI yang akan berpergian ke wilayah tersebut diharapkan dapat memperhatikan perkembangan situasi,” bunyi pernyataan Kemlu.

Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan ini.

Saat ini terdapat sekitar 700 orang WNI yang berdomisili di Istanbul, sebagian besar adalah mahasiswa atau WNI yang telah memiliki pekerjaan tetap. Sementara itu, untuk informasi lebih lanjut terkait situasi WNI di Istanbul, KJRI membuka hotline di nomor: +905319831534.

Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki mengatakan bahwa bom di Istanbul melukai seorang warga Indonesia bernama Azwar Abadi Arsyad, mahasiswa jurusan Fisika di Universitas Istanbul. Arsyad luka ringan di kepala akibat plafon ruangan kelasnya ambruk akibat getaran bom. “Saya pikir (ada) gempa. Kami semua di kelas karena ujian dimulai 10 menit lagi,” ujar mahasiswa asal Makassar itu, berdasar pernyataan dari PPI.

Pada hari ini mahasiswa di Turki mayoritas sedang menghadapi Ujian Akhir Semester, dan dimulai jam 09.00 pagi. “Kaca-kaca kampus juga pecah terkena goncangan, sepertinya ujian bakal ditunda sore hari atau mungkin minggu depan” lanjutnya. Menurut dia, ledakan bom yang dikendalikan dari jauh itu demikian kerasnya sehingga suara ledakan bisa didengar hingga radius 2 kilometer. Setidaknya 11 orang dinyatakan tewas, dan puluhan lainnya terluka, dalam serangan bom yang menargetkan satu bus polisi di distrik yang banyak dikunjungi wisatawan di Istanbul, Turki.

Ledakan terjadi di distrik Vezneciler pada Selasa (6/6) pagi saat jam sibuk, di dekat Universitas Istanbul dan kantor wali kota. Selain ledakan bom, terdengar juga suara letusan peluru di kawasan di mana mobil polisi menjadi target bom. Data PPI Turki menyebutkan sedikitnya ada tujuh mahasiswa Indonesia yang kuliah di Fakultas FEN (Sains), Istanbul University. Di komplek tersebut ada tiga fakultas, yaitu Edebiyat (Sastra), Suranleri (Perikanan), dan Fen (Sains).

Sepanjang 2016 telah terjadi empat ledakan di Turki; 12 turis Jerman tewas pada serangan bom di Januari, 28 orang meninggal di pawai militer di Ankara pada Februari. Pada Maret, 35 orang tewas dalam serangan teror oleh militan Kurdi di Ankara, dan empat orang terbunuh dalam aksi ledakan bunuh diri di Istanbul. Setidaknya 11 orang dinyatakan tewas, dan 36 lainnya terluka, dalam serangan bom yang menargetkan satu bus polisi di distrik yang banyak dikunjungi wisatawan di Istanbul, Turki.

Ledakan terjadi di distrik Vezneciler pada Selasa (6/6) pagi saat jam sibuk, di dekat Universitas Istanbul dan kantor wali kota. Ambulans langsung meluncur ke lokasi setelah mendapatkan laporan. Asal dari bom di dalam mobil yang terparkir. Ketika satu bus polisi lewat, bom itu diledakkan dengan alat picu dari kejauhan. Sahin menyebutkan bahwa ini merupakan serangan pengeboman keempat yang terjadi di kota terbesar di Turki tahun ini.

Belom ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan ini. Selama ini, militan Kurdi, ISIS, dan kelompok sayap kiri radikal telah beberapa kali melancarkan serangan di berbagai kota, seperti Diyarbakir di tenggara, Istanbul atau pun di ibu kota Ankara. “Serangan bom mobil terhadap kendaraan yang membawa polisi yang tengah melintas, menyebabkan tujuh polisi dan empat warga terluka,” kata Sahin, sembari menambahkan bahwa tiga dari 36 korban kini berada dalam kondisi kritis.

Reuters melaporkan bahwa ledakan yang terjadi tak jauh dari situs bersejarah di Istanbul ini berkekuatan besar, menyebabkan sejumlah kaca toko pecah dan berserakan ke jalan.

“Ada ledakan keras, kami pikir itu petir tetapi tepat pada saat itu jendela toko hancur. Itu sangat menakutkan,” kata Cevher, seorang penjaga toko yang menolak mengungkapkan nama panjangnya kepada Reuters. Ledakan itu cukup kuat untuk menggulingkan semua barang dari rak-rak tokonya. Kantor berita Anadolu melaporkan bahwa serentetan suara tembakan juga terdengar di sekitar lokasi kejadian setelah ledakan terjadi.

Turki dilanda serentetan serangan pengemboman tahun ini, termasuk dua serangan bunuh diri di kawasan wisata Istanbul, yang diduga dilakukan oleh ISIS. Sementara, dua serangan bom mobil di ibu kota Ankara diklaim oleh kelompok militan Kurdi. Partai Pekerja Kurdistan, PKK, yang dikategorikan kelompok teroris oleh Turki, Amerika Serikat dan Eropa, mengaku bertanggung jawab atas serangan bom mobil di Istanbul yang melukai tujuh orang pada 12 Mei lalu.

Dalam serangan itu, sebuah mobil yang diparkir juga meledak ketika sebuah bus yang membawa personel pasukan keamanan melintas. PKK mengobarkan pemberontakan bersenjata melawan Turki sejak 1984. PKK kerap menargetkan kendaraan polisi dan militer yang tengah melintas di wilayah tenggara negara itu yang sebagian besar dihuni warga Turki.

ISIS Kehilangan 14 Persen Wilayah Dalam Tahun 2015 Karena Direbut Pejuang Muslim Kurdi

ISIS kehilangan sekitar 14 persen wilayah kekuasaan mereka di Irak dan Suriah. Sebaliknya, wilayah kelompok militan Kurdi, rival ISIS, meningkat tiga kali lipat setelah kemenangan spektakuler 300 pejuang wanita kurdi memukul mundur 12.000 militan ISIS di Kobani. Hal ini diungkapkan dalam laporan kelompok thinktank IHS Jane seperti dikutip The Telegraph, Senin (21/12). Tahun ini ISIS digempur dari banyak sisi, di antaranya adalah serangan udara koalisi pimpinan Amerika Serikat.

ISIS kehilangan beberapa kota penting yang strategis, seperti Tal Abyad di perbatasan Suriah dengan Turki, Tikrit di Irak dan kilang minyak Baiji juga di Irak. ISIS juga tidak lagi menguasai jalan tol yang menghubungkan wilayah mereka di Raqqa, Suriah, dan Mosul, Irak. Kehilangan kekuasaan di jalan ini berarti mempersulit ISIS menyalurkan logistik dan persenjataan mereka.

Menurut Columb Strack, pengamat senior Timur Tengah di IHS Jane, berkurangnya luas wilayah berdampak buruk bagi ISIS, terutama dari sisi finansial. “Kita telah melihat dampak finansial yang negatif bagi ISIS akibat kehilangan wilayah perbatasan Tal Abyad karena peningkatan serangan udara terhadap kapasitas produksi minyak kelompok militan ini,” kata Strack. Lembaga think-tank asal AS ini mengatakan wilayah kekuasaan ISIS berkurang hampir 13 ribu kilometer persegi menjadi tinggal 77 ribu kilometer persegi antara awal tahun ini hingga 14 Desember.

Namun ISIS berhasil menguasai kota-kota strategis, seperti kota bersejarah Palmyra di Suriah dan pusat kota Ramadi, ibu kota provinsi terbesar di Irak, Anbar. Untuk mendapatkan dua kota itu, ISIS terpaksa kehilangan wilayah mereka di utara, yang sekarang direbut oleh pasukan Kurdi. Wilayah kekuasaan kelompok militan Kurdi meningkat hingga 186 persen di tahun ini, diungkapkan IHS. Hal ini menunjukkan bahwa Kurdi menjadi ganjalan bagi ISIS dalam melebarkan wilayah.

Tentara Kurdi terdiri dari koalisi warga Kurdi dan Arab di wilayah timurlaut Suriah. Selain perlawanan dari Kurdi, ISIS juga mulai kewalahan menghadapi serangan udara koalisi AS. Pemerintah Irak sendiri berhasil merebut enam persen wilayah mereka dari ISIS, sementara warga Kurdi Irak mendapatkan kembali dua persen tanah mereka. Pecundang terbesar dalam konflik ini adalah pemerintahan Bashar al-Assad di Suriah yang kehilangan 16 persen wilayah mereka dan kini tersisa hanya sekitar 29 ribu kilometer persegi.

Jumlah wilayah kekuasaan Assad saat ini kurang dari setengah total daerah yang dikuasai ISIS dan kelompok oposisi Suriah yang mencapai sekitar 185 ribu kilometer persegi. ISIS harus bersiap jika masih ingin mempertahankan Ramadi. Sebab, pasukan Irak sedang berupaya mengambil alih kembali kota di sisi barat itu dari kelompok militan Islam, dalam waktu dekat, diberitakan Reuters. Persiapan serangan sudah dikonfirmasi kepala pasukan Irak, Letnan Jenderal Othman al-Ghanemi kepada stasiun televisi nasional, Senin (21/12). Meski tak menyebutkan waktunya, Al-Ghanemi menegaskan pihaknya akan menyerang.

Ia mengatakan, “Ada operasi yang sedang berlangsung untuk mengontrol sektor dalam persiapan serangan di pusat kota beberapa jam ke depan.” Tak lupa ia menambahkan, “Insya Allah.” ISIS sudah tahu soal serangan itu. Sebelumnya, juru bicara Kementerian Pertahanan Irak sudah mengatakan bahwa ISIS mencegah warga sipil yang ingin meninggalkan Ramadi sehubungan dengan adanya rencana penyerangan. Rencana itu sendiri sudah ada sejak Minggu.

Pesawat militer Irak menjatuhkan selebaran di kota itu pada Minggu (20/12) dan meminta warga meninggalkan kota dalam waktu 72 jam. Dalam waktu itu, pasukan Irak akan menyerang. Selebaran itu juga berisi rute aman bagi warga yang hendak menyelamatkan diri. Namun, ISIS sedang berupaya membuat mereka tetap tinggal. Ramadi jatuh ke tangan ISIS sejak Mei lalu. Intelijen Irak memperkirakan, ada sekitar 250 sampai 300 pejuang ISIS yang bercokol di pusat Ramadi, yang merupakan ibu kota Anbar itu.

Kementerian Pertahanan Irak memaparkan bahwa kelompok militan ISIS mencegat warga Ramadi yang diimbau meninggalkan kota tersebut, menjelang operasi militer besar-besaran yang akan diluncurkan tentara Irak untuk merebut kembali kota di wilayah barat dari cengkraman militan.

“Ada keluarga yang berhasil lolos dari geng Daesh,” kata juru bicara Kementerian Pertahanan Irak, Naseer Nuri kepada Reuters pada Senin (21/12), menggunakan nama lain dari ISIS, Daesh.

(Baca juga: Militer Irak Minta Warga Ramadi Meninggalkan Kota)

Pilihan Redaksi
Perangi ISIS, Pemberontak Suriah Terima Amunisi dari AS
Taliban di Pakistan Tolak Klaim ISIS soal Kekhalifahan Muslim
Debat Demokrat, Clinton Dukung Strategi Obama Lawan ISIS
“Ada informasi intelijen dari dalam kota bahwa mereka mencegah sejumlah keluarga meninggalkan kota, mereka berencana menggunakan warga sebagai perisai manusia,” ujar Naseer menambahkan tanpa merinci jumlah warga yang berhasil melarikan diri dari cegatan ISIS.

Pesawat militer Irak pada Minggu (20/12) menjatuhkan selebaran di Ramadi yang mengimbau warga untuk meninggalkan kota tersebut dalam waktu 72 jam.

Selebaran tersebut juga dilengkapi dengan rute aman untuk keluar dari kota. Juru bicara operasi gabungan Brigadir Jenderal Yahya Rasool juga mengimbau warga membawa serta dokumen identifikasi yang diperlukan.

Pekan lalu, pasukan keamanan Irak mengklaim mereka telah membuat kemajuan pada dua front di Ramadi, dengan mengusir militan ISIS dari basis komando militer dan lingkungan di al-Taamim di tepi barat kota. ISIS merebut wilayah itu pada Mei lalu.

Intelijen Irak memperkirakan jumlah militan ISIS yang bercokol di pusat Ramadi, ibu kota provinsi Anbar, berkisar antara 250 hingga 300 orang

Apa Jadinya Bila Sahabat Karib Menikahi Pria Yang Memperkosa Anda ?

Seorang perempuan di Inggris mengaku bahwa perasaannya hancur saat mengetahui sahabat karibnya menikahi pria yang telah memerkosanya. Pelaku bernama Daniel Howard (29), pejabat Korps Medis Tentara Kerajaan Inggris. Korban mengatakan, serangan seksual itu terjadi di rumah Howard di Darlington, daerah Durham, Inggris. Pelaku yang saat itu sedang tidur bersama pacarnya, April, meninggalkan tempat tidur menuju kamar sebelah, tempat korban menginap. Di sana, korban pun diperkosa oleh Howard.

Korban yang berusia 26 tahun itu mengaku berusaha menghubungi pacarnya via telepon seluler pasca-pemerkosaan itu. Namun, telepon tidak aktif. Korban kemudian pergi sendirian ke sebuah rumah sakit, lalu memberitahukan kejadian itu kepada perawat. Lalu, perawat menghubungi kepolisian setempat.

Howard kemudian ditahan dan diadili dengan barang bukti hasil tes DNA. Namun, pelaku menyangkal telah memerkosa korban. Menurut Howard, korban menemukan alat seks milik pelaku yang pernah dipakai minggu lalu di laci tempat korban menginap. Lalu, alat seks itu dipakai korban karena cemburu atas hubungan pelaku dengan sahabat karib korban.

Namun, pengakuan pelaku ditolak juri dalam sidang. Pengakuan pelaku dianggap menunjukkan kesan “menggelikan, berdarah dingin, dan menghina”. Sementara itu, kendati calon suaminya diduga memerkosa sahabat karibnya, April tetap melangsungkan pernikahan. Dia tidak percaya atas pengakuan sahabat karibnya itu. Bahkan, dia, yang menjadi saksi atas kasus pemerkosaan itu, menyangkal bahwa pelaku berbuat asusila terhadap korban.

“April adalah teman terbaik saya sejak di universitas. Saya benar-benar tidak percaya jika dia tidak memercayai saya,” kata korban. “Seseorang yang benar-benar saya pedulikan dan juga peduli kepada saya telah berubah melawan saya,” lanjut dia. “Saya tidak percaya April adalah seorang saksi, melawan saya (di pengadilan), setelah kami selalu bersama-sama untuk berjuang.” Kini, korban mengalami trauma mendalam setelah kejadian mengerikan itu. Dia tidak berani tinggal sendirian di rumah. Bahkan, rencana membeli rumah pun dibatalkan pasca-serangan seksual pada Februari lalu itu.

Cile Diguncang Gempa 8,3 Ritcher dan Tsunami Setinggi 3 Meter

Sebuah gempa kuat yang bermagnitude 8,3 mengguncang Cile tengah, Rabu (16/9/2015) waktu setempat. Badan seismologi AS mengatakan, gempa tersebut memicu peringatan tsunami yang diberlakukan hingga ke Peru serta evakuasi di wilayah pesisir. Sejauh ini belum ada laporan tentang korban cedera atau kerusakan besar. Badan Geologi AS atau United States Geological Survey (USGS) menyebut gempa dangkal itu berkekuatan 8,3. Menurut USGS, gempat itu berpusat di sekitar 228 kilometer dari ibukota Santiago.

Pusat gempa berada di kedalaman delapan kilometer dan terjadi pada pukul 19.54 waktu setempat (atau Kami pukul 05.54 WIB). USGS juga mengatakan dua gempa susulan telah terjadi dan dilaporkan berkekuatan di atas 6,0.

Pemerintah Cile sendiri menyebut gempa itu berkekuatan 8,0. Getaran gempa terasa hingga Buenos Aires, di Argentina, sekitar 1.400 kilometer dari pusat gempa, sementara peringatan tsunami diterapkan di seluruh pesisir Cile dan pantai Pasisfik Peru. Seorang wartawan AFP melaporkan, ribuan warga yang ketakutan di Santiago, kota dengan 6,6 juta orang, tumpah ruah ke jalan-jalan.

Pada April tahun lalu, sebuah gempa mematikan yang berkekuatan 8,2 di Cile utara menewaskan enam orang dan memaksa satu juta orang meninggalkan rumah mereka di wilayah sekitar Iquique. Pada 27 Februari 2010, gempa yang melanda lepas pantai wilayah Maule, Cile, tercatat berkekuatan 8,8. Gempat tersebiut tercatat sebagai salah satu yang terbesar yang pernah terjadi. Gempat itu menewaskan lebih dari 500 orang dan menimbulkan keruskan senilai 30 miliar dollar AS.

Gempa bumi berkekuatan 8,3 SR mengguncang pantai Cile. Lima orang tewas, sementara ribuan orang lainnya mengungsi. Demikian dilaporkan The Mirror. Korban tewas di antaranya seorang perempuan berusia 26 tahun akibat tertimpa tembok runtuh. Sisanya meninggal karena serangan jantung sesaat setelah gempa. Gempa tersebut mengguncang bangunan-bangunan di ibu kota negara tersebut, Santiago, sekitar 280 km menuju selatan, dan menyebabkan banjir di sejumlah daerah pantai yang mendapatkan peringatan tsunami.

Presiden Cile, Michelle Bachelet, berencana mengunjungi daerah terparah terdampak gempa. “Sekali lagi kita harus berurusan dengan pukulan keras lain dari alam,” ucap Bachelet dalam wawancara wartawan televisi di negara tersebut. Stasiun televisi setempat menampilkan kepanikan orang-orang di jalan sesaat setelah gempa yang terbesar sejak 2010 itu terjadi. Mereka tampak berkerumun di sepanjang jalan dengan bangunan rusak di kiri dan kanan jalan.

Cile, salah satu dari sejumlah negara di dunia yang memiliki level seismik paling aktif, telah diguncang tiga gempa besar bermagnitud 8,0 atau lebih dalam lima tahun terakhir. Gempa pertama terjadi pada Februari 2010. Sebanyak 525 orang tewas, termasuk mereka yang meninggal karena tsunami yang muncul akibat gempa tersebut. Namun, dalam gempa terbaru, Rabu (16/9/2015) waktu setempat, yang bermagnitud 8,3, sejauh ini, hanya 11 yang dilaporkan tewas.

Mengapa jumlah korban tewas kali ini jauh lebih rendah?
Gempa terbaru itu tidak sekuat gempa-gempa sebelumnya. Walau tergolong cukup kuat, bermagnitud 8,3, gempa pada Rabu lalu itu hanya melepaskan sekitar sepertiga dari energi yang dilepaskan gempa bermagnitud 8,8 pada tahun 2010, salah satu gempa terkuat yang pernah tercatat pada zaman modern (magnitud gempa diukur dalam sebuah skala logaritmik).

Gempa terbaru berdampak pada daerah yang lebih terpusat
Gempa tahun 2010 terjadi di lepas pantai tengah Cile dan langsung menimpa kota-kota besar dan daerah yang padat penduduk, termasuk daerah resor yang ramai dengan turis. Setidaknya, sepertiga dari garis pantai negara itu mengalami kerusakan signifikan akibat tsunami yang dipicu oleh gempa tersebut, dan kerusakan lebih kecil dilaporkan di San Diego dan Tokyo. Hampir seluruh Cile mengalami mati listrik. Sebaliknya, gempa dan tsunami pada Rabu lalu hanya berdampak di daerah kurang padat penduduk, Coquimbo.

Warga pesisir lebih siap
Sejak gempa 2010, ada banyak latihan antisipasi gempa dan simulasi. Rute evakuasi pun telah ditandai dengan jelas. Akibatnya, meskipun tsunami dari gempa terbaru itu menyebabkan kerusakan fisik yang luas di beberapa kota pesisir dan pelabuhan, hanya sedikit orang yang berada dalam bahaya ketika gelombang itu datang. Pada tahun 2014, ketika gempa bermagnitud 8,2 terjadi di lepas di Cile utara, warga di daerah pesisir dievakuasi dengan cepat dan efisien.

Peringatan dikeluarkan segera
Tahun 2010, tidak ada peringatan tsunami yang dikeluarkan, dan sejumlah pemimpin nasional secara prematur mengatakan kepada publik bahwa mereka sudah bisa kembali ke rumah mereka. Warga di wilayah pesisir tahu harus menuju ke tempat yang lebih tinggi, tetapi banyak pengunjung atau turis yang tidak. Sejak itu, pemerintah telah mengeluarkan peringatan pencegahan tsunami segera, dan sudah jauh lebih banyak peringatan yang diberikan agar semua terdengar jelas, seperti yang terlihat pada gempa 2014 dan gempar terakhir pada Rabu lalu itu.

Aturan tentang kualitas bangunan diterapkan
Di negara yang lebih miskin dan negara-negara berkembang, seperti Haiti, Nepal, atau Indonesia, gempa besar sering amat mematikan. Ribuan orang tewas oleh karena keruntuhan bangunan, jembatan, dan bendungan. Dulu di Cile juga seperti itu. Namun, kemakmuran yang terjadi dalam beberapa dekade terakhir telah mengangkat standar konstruksi, dan negara itu telah belajar melalui pengalaman yang sulit untuk mengatur dan menegakkan aturan tentang bangunan dan keselamatan yang ketat, seperti yang diterapkan di California. Karena itu, bangunan modern di Cile cenderung lebih tahan gempa, meskipun bangunan bersejarah dan yang berada di daerah pedesaan mungkin masih rentan.

Reaksi tanggap darurat diperbaiki
Sejak tahun 2010, Pusat Seismik Nasional Cile telah beroperasi 24 jam. Sistem pemantauan permukaan laut yang lebih kuat dan prosedur yang lebih baik untuk membantu mengoordinasikan upaya lembaga publik dan swasta juga telah membuat perbedaan.

Identitas Petinju Irlandia Yang Pukul KO Puluhan Penyeroyoknya Di Istanbul Terungkap

Masih ingat dengan petinju Irlandia yang berkelahi melawan puluhan orang di salah satu sudut kota Istanbul, Turki? Sebuah stasiun televisi Turki berhasil menemukan pria tersebut dan mewawancarainya. Pria itu bernama Mohammed Fadel Dobbous, seorang warga Irlandia keturunan Kuwait. Gara-gara video yang merekam aksinya melawan belasan pengeroyok diunggah ke dunia maya, pria ini seketika menjadi “selebriti”.

Meski dalam video itu terlihat Fadel menguasai keadaan, dalam wawancara dengan stasiun televisi Show TV, dia mengaku mengalami cedera cukup serius dan kehilangan beberapa benda berharga miliknya. “Saya waktu itu hendak membeli sebotol air. Saat saya membuka pintu (kulkas), belasan botol air jatuh menimpa saya,” kata Fadel.

Fadel mengatakan, dia sudah berusaha meminta maaf kepada pemilik toko. Namun, dia terkejut ketika pemilik toko itu langsung menyerangnya. Meski demikian, sang petinju mengatakan, dia tidak gentar meski puluhan orang bermunculan menyerang dia. “Mereka seharusnya bertarung seperti laki-laki. Seharusnya, mereka tak menyerang saya dengan senjata. Bertarunglah dengan tangan kosong,” ujar Fadel.

“Saya datang tidak untuk mencari perkara. Seperti kalian (warga Turki), saya juga seorang Muslim,” kata Fadel. Akibat perkelahian itu, ujar Fadel, tulang bahunya tergeser akibat seseorang memukulnya dari belakang. Selain itu, dia kehilangan telepon genggam, rantai emas, dan jam tangannya.

Dalam video yang menjadi viral itu, terlihat Fadel memukul jatuh salah seorang penyerangnya. “Dia mungkin kehilangan beberapa giginya,” kata Fadel sambil terkekeh. Meski disebut-sebut sebagai seorang petinju profesional, Fadel mencoba merendah dengan mengatakan dia hanya sekadar berlatih tinju dan kesuksesannya menghadapi orang-orang itu karena secara fisik dia lebih bugar.

Video perkelahiannya membuat Fadel populer, bahkan seorang perempuan, lewat Twitter, mengajak pria itu untuk menikah. Sebuah video yang diunggah ke situs YouTube menampilkan seorang turis pria asal Irlandia berkelahi dengan puluhan warga di sebuah kawasan di Istanbul, Turki.

Peristiwa itu terjadi di distrik Aksaray, Istanbul, ketika turis Irlandia bertubuh besar itu tengah berjalan-jalan di kawasan tersebut. Merasa haus, pria Irlandia itu, kemudian menghampiri sebuah toko yang memajang mesin pendingin minuman di tepi jalan. Pria Irlandia itu kemudian membuka pintu lemari pendingin tersebut. Namun, entah bagaimana, saat pintu kulkas dibuka, belasan botol minuman langsung berjatuhan ke jalan.

Pemilik toko yang melihat kejadian itu tanpa banyak tanya langsung keluar dan menghampiri si turis yang kebingungan dan mencoba menjelaskan situasi yang terjadi. Namun, pemilik toko tampaknya tak menggubris si turis dan langsung menghajarnya dengan menggunakan sebuah tongkat. Setelah itu, para pemilik toko lain mengeroyok pria Irlandia tersebut. Satu hal yang tidak diketahui para pengeroyok itu adalah sang turis Irlandia itu merupakan seorang petinju profesional. Mendapatkan serangan seperti itu, pria yang tak disebutkan namanya tersebut langsung bersiap.

Dia melepas kacamata hitamnya dan menggantungnya di kepalanya. Selanjutnya, dia meladeni para pengeroyoknya satu demi satu. Dalam video berdurasi sekitar 2,16 menit itu, sempat terlihat beberapa pengeroyok dipukul KO dan saat bangkit dia terhuyung-huyung dan harus terduduk di tepi jalan.

Para pedagang akhirnya menyadari bahwa orang irlandia tersebut bukan tandingan mereka semua karena mereka sulit mengalahkan turis Irlandia itu dan mereka pun akhirnya meminta bantuan. Warga sekitar langsung bermunculan dan memenuhi ruas jalan kecil itu sambil membawa pentungan. Saat itu, si turis berlindung di dalam hotel tempatnya menginap. Setelah merasa kekuatannya pulih, dia kembali menyerbu lawan-lawannya. Para pedagang dan warga harus menggunakan tongkat, pentungan, dan benda-benda keras lain untuk melawan.

Setelah beberapa menit berkelahi, pria Irlandia itu mundur kembali ke hotelnya dan tak lama kemudian menyerang lagi. Hal itu terjadi hingga beberapa kali hingga akhirnya para pedagang dan warga memutuskan untuk menghentikan perkelahian karena sudah puluhan warga yang KO terkena pukulan si Petinju.

Dua Jurnalis Amerika Ditembak Saat Siaran Langsung Oleh Orang Negro Rasis Berorientasi Heterophobia

Dua jurnalis televisi Amerika Serikat tewas ketika seorang pria bersenjata menembaki mereka saat tengah memberikan laporan langsung di sebuah pusat perbelanjaan di Virginia. Demikian informasi yang disampaikan manajemen CBS News, Rabu (26/8/2015) pagi waktu setempat.

Dua buah video telah diunggah lewat akun Twitter milik Bryce Williams. Tayangan dalam video itu memperlihatkan seseorang berjalan menghampiri kru stasiun televisi WBDJ dan mengacungkan sebuah pistol ke arah mereka. Salah satu video itu memperlihatkan proses terjadinya penembakan. Sementara itu, kicauan lainnya hanya mengatakan, “Saya merekam penembakan.” Akun Twitter itu dibekukan tak lama sesudahnya.

Tersangka penembakan menghampiri reporter stasiun televisi WBDJ, Allison Parker (24) dan juru kamera Adam Ward (27), saat mereka tengah melakukan wawancara rutin di Moneta, Virginia. Penembakan itu terjadi pada sekitar pukul 06.45 waktu setempat. Setelah suara tembakan terdengar, Allison dan perempuan yang diwawancarainya berteriak penuh kepanikan.

Saat kamera terjatuh ke tanah, terlihat sesosok pria menodongkan pistolnya ke arah juru kamera yang sudah terjatuh. Adegan beralih ke studio. Pembawa acara Kimberly McBroom terlihat sangat terkejut. Sementara itu, Kepolisian AS kini tengah mengejar mantan reporter stasiun televisi WBDJ terkait penembakan yang menewaskan dua orang jurnalis WBDJ dan melukai satu orang lainnya, Rabu (26/8/2015).

Polisi menyebut Vester Flanagan mengemudikan mobil Mustang 2009 berwarna kelabu. Meski demikian, polisi belum menjadikan pria ini tersangka penembakan. Flanagan pernah menjadi reporter WBDJ selama setahun dengan menggunakan “nama udara”, Bryce Williams. Demikian keterangan mantan seorang staf WBDJ.

Flanagan dipecat stasiun televisi itu dengan alasan suka melontarkan pernyataan rasis kepada sesama karyawan kulit putih serta mengalami heterophobia yaitu sebagai kaum gay yang memiliki kebencian besar terhadap kaum normal (hetero seksual) . Tambah sang mantan staf WBDJ. Polisi meyakini Flanagan masih berada di wilayah Virginia dan kini polisi mengerahkan pasukannya untuk mencari keberadaan Flanagan.

Seorang jurnalis dan juru kamera stasiun televisi WDBJ, yang berafiliasi dengan CBS, tewas saat tengah melakukan wawancara di Smith Mountain Lake, Moneta, Virginia. Teriakan terdengar ketika kamera televisi terlihat jatuh ke tanah dan siaran langsung dihentikan, lalu dialihkan ke studio yang menunjukkan seorang pembawa acara perempuan hanya bisa duduk dan terdiam.

Manajemen CBS News kemudian mengabarkan bahwa kedua korban yang tewas adalah reporter Alison Parker dan juru kamera Adam Ward. Kantor Sheriff Franklin County mengatakan kepada Sky News bahwa tersangka pelaku penembakan diduga sudah mengincar para kru media itu sejak pukul 06.45 waktu setempat. Hingga kini, aparat keamanan Virginia masih mengejar pelaku yang melarikan diri setelah melakukan aksinya.

Keluarga pelaku penembakan dua jurnalis stasiun televisi WDBJ telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga korban dan mengatakan mereka juga terkejut dengan tragedi tersebut. Berbicara di luar kediaman ayah kandung Vester Flanagan alias Bryce Williams di Vallejo, California, perwakilan keluarga Flanagan, Amber Bowen, membacakan pernyataan keluarga sambil menahan air mata.

“Dengan sangat berat dan kesedihan mendalam, kami menyampaikan rasa dukacita kami kepada keluarga Allison Parker dan Adam Ward,” ujar Amber. “Kami juga mendoakan kepulihan Vicki Gardner. Doa kami selalu untuk keluarga korban dan keluarga besar stasiun televisi WDBJ,” kata dia. Vicki Gardner adalah perempuan yang diwawancarai Allison Parker saat penembakan terjadi. Vicki menderita luka di bagian punggung dan masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Amber menambahkan, penembakan kedua jurnalis televisi itu, saat tengah melakukan siaran langsung, sangat mengejutkan keluarga Flanagan. “Kejadian itu sangat mengejutkan untuk semua orang,” kata Amber yang tak mau berkomentar lebih lanjut. Kejadian ini memang mengejutkan banyak orang, termasuk kerabat dan teman-teman Vester Flanagan. Sebab, pria ini dikenal sebagai sosok pemalu dan penuh kegembiraan.

“Saya sangat terkejut karena tak menyangka hal ini bisa terjadi. Saya mengenal dia (Vester) sebagai sosok yang sangat berbeda,” ujar Lorah Joe, teman sekolah Vester Flanagan, kepada stasiun televisi ABC7. Lorah menambahkan, selama dia mengenal Vester di bangku sekolah, tak sekali pun dia mendengar mantan reporter WDBJ itu membuat masalah.

Sayangnya, pria pendiam berusia 42 tahun itu malah melakukan pembunuhan keji terhadap Amber Parker (24) dan juru kamera Adam Ward (27) saat keduanya tengah melakukan wawancara on air. Aksi Flanagan yang terjadi pada pukul 06.45 itu disaksikan pemirsa stasiun televisi itu dan kemudian ribuan orang lainnya, saat pembunuhan itu diunggah ke dunia maya.

Setelah melakukan pembunuhan itu, Flanagan mengunggah dua video ke akun Twitter-nya dan mengirimkan 23 halaman manifesto dan surat bunuh diri ke beberapa stasiun televisi nasional untuk menjelaskan motif aksinya. Lima jam setelah melakukan aksinya, Flanagan yang terpojok oleh pasukan polisi mencoba bunuh diri dengan menembak dirinya sendiri. Awalnya, Flanagan selamat dari upayanya itu, tetapi akhirnya tewas di rumah sakit.

5 Pasukan Khusus Paling Digdaya Di Dunia

Masing-masing negara, membentuk pasukan khusus untuk melakukan tugas yang berbeda-beda, termasuk sebagai kontra-terorisme dan penyelamatan sandera untuk mengintai dan melakukan penyerangan. Lalu, siapa yang menjadi pasukan khusus paling berbahaya di dunia? Untuk menilainya, hal ini bisa dilihat dari persyaratan untuk masuk ke dalam angkatan yang bersangkutan, operasi yang telah mereka lakukan serta reputasi mereka, dan hal tersebut akan dibahas berikut ini. Nama-nama yang ada di dalam daftar ini mungkin akan membuat Anda terkejut. Beberapa nama-nama berikut ini, mungkin belum pernah Anda dengar atau Anda kenali sebelumnya. Tetapi, bukan berarti pasukan yang tercantum di bawah ini tidak layak untuk masuk dalam daftar.

5. JTF2 – Kanada.
Pasukan ini didirikan pada tahun 1993 dan mulai memperluas anggotanya pada 11 September 2001. Terdiri dari personel militer dari Angkatan Bersenjata Kanada, Joint Task Force2 ditugaskan untuk melakukan berbagai operasi. Mereka bertugas untuk mengawal orang-orang penting dan menjaga keamanan untuk acara-acara seperti Olimpiade Musim Dingin. Secara terselubung, mereka banyak beroperasi di banyak tempat di seluruh dunia, termasuk menyelamatkan sandera di Irak dan memburu penembak jitu Serbia di Bosnia.

4. Alpha Group – Rusia.
Bagaimana dengan Spetsnaz? Spetsnaz merupakan nama umum yang diberikan untuk semua pasukan khusus Uni Soviet atau Rusia. Sedangkan pasukan khusus Rusia adalah Alpha Group. Alpha Group muncul di tahun 1970-an dan mulai dikenal saat invasi Afghanistan, di mana anggota Alpha menyerbu Istana Presiden di Kabul dan menewaskan semua orang di dalam gedung. Di dalam negeri, Alpha juga terlibat dalam sebagian besar operasi anti teroris dan menyelamatkan sandera utama di Rusia, seperti pengepungan teater Moskow di tahun 2002 dan pengepungan sekolah Beslan di tahun 2004. Salah satu ciri dari Alpha Group ini adalah selalu menewaskan semua musuhnya saat melakukan operasi meskipun sumber dari Alpha Group menyebutkan, selalu ada beberapa yang ditangkap hidup-hidup namun diumumkan tewas agar dapat dengan mudah diinterogasi tanpa batas waktu dan hukum. Alpha Group ini juga tidak pernah mengumumkan keberhasilan operasi anti terorismenya ataupun jumlah teroris yang tewas karena semuanya dikubur diam-diam hingga sel sel teroris tidak pernah tahu secara pasti apabila teman mereka sudah tewas atau sedang sembunyi.

3. Shayetet 13 – Israel.
Shayetet 13 sering dikait-kaitkan dengan angkatan laut Israel. Didirikan pada tahun 1948, pasukan ini ikut ambil bagian dalam setiap operasi utama Israel, berperang, penyelamatan sandera dan kontra-terorisme untuk badan pertemuan intelijen. Para calon pasukan akan menjalani pelatihan panjang selama 20 bulan dengan pengujian fisik dan psikologis yang akan membuat mereka stres, bahkan sebelum pelatihan khusus dimulai. Secara operasional, anggota Shayetet 13 terlibat dalam sejumlah operasi yang melibatkan penyitaan kapal dan senjata menuju Gaza. Operasi yang paling menonjol yang mereka lakukan adalah Olimpiade Munich di tahun 1972 saat mereka harus bertanggung jawab atas serangan terhadap para atlet Israel.

2. Navy SEAL – Amerika Serikat.
SEAL adalah pasukan khusus Amerika yang dibentuk pada tahun 1962. Salah satu misi mereka yang paling dikenal adalah membunuh Osama Bin Laden, pemimpin Al Qaeda di tahun 2011. Untuk menjadi anggota pasukan ini, mereka harus menjalani pelatihan lebih dari satu tahun, dan kebanyakan dari calonnya gagal pada saat tes kualifikasi fisik yang melibatkan banyak pelatihan, seperti renang, push-up, sit-up dan berjalan, semua itu dilakukan dalam batas waktu yang sangat ketat. Setelah pelatihan fisik, akan dilanjutkan dengan pelatihan umum. Setelah lulus, para calon akan dipindahkan ke SEAL untuk kembali menjalani pelatihan kualifikasi yang akan membuka pintu menuju pelatihan khusus. Semua ini dilakukan untuk memastikan semua anggota SEAL mempunyai fisik dan mental baja dan mampu menjalankan operasi yang paling sulit di dunia.

1. SAS – Inggris.
Apakah benar, pasukan ini lebih berbahaya dibanding SEAL? Ya, Special Air Service, Inggris dibentuk pada tahun 1941 sebagai kekuatan yang bisa beroperasi di belakang garis Jerman dan Italia. Pasukan ini terdiri dari personel militer Inggris yang berasal dari pasukan udara. Untuk bisa menjadi anggota SAS, para calon diharuskan menjalani latihan fisik yang keras. Termasuk berjalan di jalanan menanjak sejauh 40 mil dan harus selesai dalam waktu 20 jam. Calon juga harus mampu berenang sejauh 2 mil dalam waktu 1,5 jam dan berjalan 4 mil dalam 30 menit. Setelah itu, mereka akan ditempatkan di hutan untuk belajar bertahan hidup. Tes terakhir adalah menjalani sesi interogasi selama 36 jam dengan tujuan menentukan kehendak kandidat. Beberapa calon yang bisa melalui ini, akan ditugaskan dalam sebuah operasi untuk melakukan pelatihan lebih lanjut. Masih belum yakin SAS ‘lebih baik’ dibanding SEAL? Sekadar Anda tahu, SAS juga dilatih oleh badan keamanan dan intelijen MI5 dan MI6 untuk melakukan operasi kontra-spionase.