Pilot Pesawat Germanwings Tidak Ada Di Kokpit Ketika Pesawat Jatuh

Fakta mengejutkan ditemukan dalam penyelidikan sebab jatuhnya pesawat Germanwings di Pegunungan Alpen, Paris. Menurut laporan New York Times, berdasarkan rekaman suara diketahui salah satu pilot pesawat itu terkunci di luar kokpit sebelum kecelakaan itu.

“Anda dapat mendengar ia sedang mencoba untuk menghancurkan pintu,” kata seorang pejabat senior militer yang terlibat dalam penyelidikan pada koran itu, menggambarkan temuan audio dari perekam suara kokpit dalam kotak hitam pesawat. “Kami belum tahu alasan mengapa dia keluar,” kata pejabat itu, menurut laporan NYT. “Tapi yang pasti adalah bahwa di akhir penerbangan, pilot lain sendirian dan tidak membuka pintu.”

Juru bicara Lufthansa Klaus Gorny mengatakan perusahaan tidak memiliki informasi tentang laporan itu, tapi tengah menyelidikinya. Laporan NYT ini, menurut analis penerbangan Peter Goelz, sangat mengejutkan. Namun dia dan para ahli lainnya memperingatkan bahwa masih belum jelas apa yang bisa saja terjadi di dalam kokpit.

Sebelumnya, pemerintah Prancis mengungkapkan mereka berhasil mengakses audio dari perekam, meskipun bagian luar kotak hitam itu rusak. Kotak hitam akan sangat penting untuk membantu memahami misteri tentang apa yang terjadi di dalam pesawat itu menit-menit sebelum jatuh.

Perekam data penerbangan sejauh ini belum ditemukan, tapi CEO Lufthansa–perusahaan induk Germanwings–Carsten Spohr mengatakan Rabu bahwa ada kemungkinan besar akan segera ditemukan. Daerah pegunungan di mana pesawat Germanwings jatuh dikenal merupakan medan yang sulit.

Spohr mengatakan pada Selasa kecelakaan pesawat itu “merupakan jam paling gelap” dalam sejarah perusahaannya. “Kami berjuang untuk memahami bagaimana sebuah pesawat yang berada dalam kondisi teknis yang sempurna dengan dua pilot yang berpengalaman terlibat dalam suatu kecelakaan yang mengerikan,” katanya.

Namun yang lebih buruk, kata dia, adalah melihat kesedihan dari kerabat dan teman-teman korban yang tewas dalam kecelakaan itu. Lufthansa berencana membawa kerabat dan keluarga korban ke Perancis selatan, Kamis, agar mereka bisa dekat ke lokasi pencarian.

Pesawat Germanwings jatuh saat mengarungi penerbangan dari Barcelona, ​​Spanyol, menuju Dusseldorf, Jerman, Selasa. Pesawat mencapai ketinggian jelajah 38.000 kaki, tapi secara tiba-tiba turun selama sekitar delapan menit. Pesawat kehilangan kontak dengan radar Perancis pada ketinggian sekitar 6.000 kaki sebelum jatuh. Sebanyak 150 penumpang dari 18 negara dinyatakan tewas.

Juru bicara otoritas Penerbangan Sipil Prancis Eric Heraud mengatakan pesawat Germanwings tidak pernah mengirim sinyal darurat. Pesawat tersebut kehilangan kontak pada pukul 10.30 waktu setempat.

Pesawat Germanwings Airbus 320 rute Barcelona, Spanyol, ke Duesseldorf, Jerman, jatuh di pegunungan Alpen pada Selasa pagi. Bos Germanwings mengatakan pesawat jatuh sebelum akhirnya menabrak pegunungan Alpen dan diperkirakan menewaskan 144 orang di dalam pesawat.

CEO Germanwings Thomas Winkelmann mengatakan pesawat mulai turun tak lama setelah mencapai jalur penerbangan seusai lepas landas dari Bandara Barcelona. Pesawat itu turun dalam waktu delapan menit.Pesawat Germanwings Airbus A320 jatuh di Pegunungan Alpen, Prancis, Selasa, 24 Maret 2015. Germanwings sempat mencapai ketinggian 11.500 meter sebelum akhirnya menukik dan mengalami kecelakaan.

Pesawat tersebut mencapai ketinggian 11.500 meter pada pukul 10.45. Tapi semenit kemudian, Germanwings A320 tersebut menukik. Pesawat menukik selama delapan menit. Pengawas lalu lintas udara Prancis mulai kehilangan kontak pukul 10.53 saat pesawat berada di ketinggian sekitar 1.828 meter. Setelah itu, Germanwings mengalami kecelakaan.

Pesawat tersebut dicek secara rutin pada Senin di Duesseldorf. Sementara pengecekan meneluruh dilakukan pada musim panas 2013. Winkelmann mengatakan pilot pesawat tersebut memiliki 10 tahun pengalaman di Lufthansa dan Germanwings. Dia pun pengalaman 6.000 jam memiloti pesawat Airbus.

Manga Al-Quran Diterbitkan Di Jepang

Penerbit Jepang, East Press, baru saja merilis manga adaptasi dari Al-Quran. Judulnya adalah Manga de Dokuha: Koran (Membaca Melalui Manga: Al-Quran). Demikian disiarkan oleh Comic Book Resources pada Senin, 16 Februari 2015.

Buku komik Jepang ini mulai didistribusikan pada Ahad, 15 Februari 2015. Buku ini merupakan bagian dari seri Manga de Dokuha, yang menyajikan isi buku-buku terkenal dunia melalui manga.

“Al-Quran adalah dasar kehidupan sehari-hari dan ideologi orang-orang yang percaya pada ajaran Islam. Nama Islam sering terdengar di berita-berita, tetapi karena kita, orang Jepang, tidak terbiasa dengan hal itu, gambaran (muslim) sebagai orang yang berpantang makanan tertentu atau terkait dengan terorisme terus berlanjut,” East Press menulis di situsnya. “Untuk memahami masyarakat internasional modern dan Islam, mari kita coba untuk mendalami kitab sucinya.”

Seri Manga de Dokuha mulai diluncurkan pada 2007 dan menyajikan versi manga dari 133 buku terkenal karya pengarang Jepang dan dunia. Buku-buku populer dari seri ini termasuk versi manga dari Mein Kampf karya diktator Adolf Hitler dan adaptasi Das Kapital karya Karl Marx.

Penerbit ini juga meluncurkan versi manga dari Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru, dua bible Kristen, pada 2010.

Tempat Persembunyian Nazi Dihutan Argentina Ditemukan

Para peneliti di Argentina menemukan tempat yang mereka yakini sebagai persembunyian Nazi ketika kalah dalam Perang Dunia II. Peneliti dari Universitas Buenos Aires itu menemukan koin Nazi dan swastika diukir di dinding tempat tersebut.

Tempat persembunyian penuh semak belukar itu terletak di dalam hutan dekat Kota San Ignacio. Mereka menyebutnya “jalur tikus”. Sejumlah pentolan Nazi memang diketahui kabur ke Argentina ketika kalah Perang Dunia II.

Argentina memang sempat berada di bawah pemerintahan simpatisan Nazi, Juan Dominingo Peron. Ia membawa ratusan bahkan ribuan Nazi. “Ketika itu Argentina semacam surga bagi kami,” ujar Erich Priebke, seorang Nazi, dalam buku The Real Odessa: Smuggling the Nazis to Peron’s Argentina, seperti dikutip Washington Post, Senin, 23 maret 2015.

Menurut ketua peneliti Daniel Schavelzon, ada tiga bangunan di hutan itu yang didirikan Nazi. Schavelzon dan timnya menemukan koin Jerman dari tahun 1938 sampai 1944. Adapula porselen Jerman berukiran “Made in Germany”. Paling meyakinkan adalah simbol swastika tergores di dinding.

Satu dari tiga bangunan digunakan untuk rumah, lainnya untuk gudang, dan satu lagi untuk tempat mengawasi. Ia memperkirakan tempat itu dibangun untuk pimpinan Third Reich. “Kami tidak bisa menemukan penjelasan lain kenapa ada orang mendirikan struktur bangunan ini dengan usaha dan biaya besar di tempat yang dulu sangat tidak terjangkau, jauh dari masyarakat, dengan material yang tidak biasa untuk arsitektur di kawasan ini,” kata Schavelzon.

Lokasi persembunyian pun hanya 10 menit dari perbatasan Paraguay dengan jalur melarikan diri. “Kelihatannya pada pertengahan PD II Nazi punya proyek rahasia membangun tempat perlindungan pemimpin utama mereka jika kalah. Tempatnya di tengah gurun, gunung, gua, dan tengah hutan seperti ini.”

Namun tempat persembunyian itu tidak pernah digunakan. Ribuan Nazi dan fasis Kroasia serta Italia tiba di Argentina dengan restu dari Presiden Juan Perón, yang memimpin pada 1946-1955 dan tahun 1970-an, menurut pengamat Nazi Simon Wiesenthal Center di California.

Pada 1960 Adolf Eichmann, seorang pelaku utama Holocaust, ditangkap di Buenos Aires oleh tim komando Israel dan dibawa untuk diadili di Israel. Ia dieksekusi di Israel. Di antara Nazi senior lainnya yang mengungsi di Argentina adalah Joseph Mengele, Martin Bormann, Walter Kutschmann, Josef Schwammberger, Eduard Roschmann, Wilfred Von Oven dan Alois Brunner.

Pesawat Germanwings Airbus A320 Jatuh Di Pegunungan Alpen

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve mengatakan kotak hitam pesawat Germanwings yang ditemukan di lokasi kecelakaan telah rusak tapi diyakini masih bisa digunakan. Rekaman suara kokpit dalam kotak hitam itu masih dapat didengarkan. Cazeneuve juga menyatakan penyebab jatuhnya pesawat itu bukan karena aksi terorisme, meskipun pihak perusahaan penerbangan menyatakan belum mendapatkan sebab utama kecelakaan tersebut. Hal yang sama juga disampaikan Gedung Putih dan kepala maskapai. Sedangkan Angela Merkel, Kanselir Jerman, memperingatkan untuk tidak berspekulasi tentang penyebab kecelakaan Germanwings.

“Saat ini peneliti sedang mencari petunjuk melalui puing-puing pesawat 9525 pada lereng yang curam dan terpencil,” ucap Cazeneuve. Menteri Luar Negeri Jerman Frank-Walter Steinmeier yang sempat terbang dan mengamati lokasi kejadian menyatakan perasaan sedih dan dukanya pada keluarga dan sahabat korban. “Ini adalah kejadian yang mengerikan. Kesedihan keluarga dan teman-teman tidak dapat digambarkan. Kita sekarang harus berdiri bersama-sama. Kita bersatu dalam kesedihan besar kita,” ujarnya.

Pierre-Henry Brandet, juru bicara Kementerian Dalam Negeri Prancis, menuturkan penyidik ​​sedang bekerja untuk menemukan informasi dari kotak hitam yang telah diambil dari lokasi kecelakaan. Brandet, kepada jaringan iTele, mengatakan kru pencari fakta diharapkan mencapai lokasi jatuhnya Germanwings.

Berdasarkan laporan sebelumnya, pesawat Airbus A320 yang dioperasikan Germanwings jatuh setelah sempat meluncur dengan cepat, kurang dari satu jam sebelum mendarat di Dusseldorf dalam penerbangan dari Barcelona pada Selasa, 24 Maret 2015. Pilot tidak mengirimkan panggilan darurat dan telah kehilangan kontak radio dengan pusat kendali mereka.

Pihak Germanwings menyatakan 144 penumpang dan enam awak berada dalam pesawat nahas itu. Pihak berwenang mengatakan 67 warga Jerman diyakini ada di antara para korban, termasuk 16 siswa SMA dan dua penyanyi opera. Selain itu, ada beberapa orang Spanyol, dua warga Australia, serta masing-masing satu orang dari Belanda, Turki, dan Denmark. Adapun pemerintah Jepang mengatakan dua warganya diyakini berada dalam pesawat itu.

Sebuah tim sepak bola divisi tiga Liga Swedia selamat dari kecelakaan pesawat Germanwings A320. Tim yang beruntung tersebut adalah Dalkurd FF dari kawasan Borläge, pusat kota Swedia. Awalnya, tim Dalkurd FF berencana terbang pulang ke Swedia dari Catalonia, Spanyol, dengan menumpang pesawat nahas tersebut. Namun tim memutuskan untuk membatalkan penerbangan karena terbang melalui Düsseldorf akan memakan waktu lebih lama.

Sebagai gantinya, mereka kemudian memesan penerbangan lain yang terbang melalui Zurich dan Munich. Direktur olahraga tim, Adil Kizil, juga membenarkan laporan tersebut kepada tabloid Swedia Aftonbladet. “Kami seharusnya berada di pesawat itu.” Menurut dia, ada empat pesawat yang berangkat pada waktu bersamaan dan terbang ke utara, di atas pegunungan Alpen. “Empat pesawat dan tim kami ada di tiga dari mereka. Anda bisa mengatakan kami sangat, sangat beruntung,” katanya seperti dilansir The Local pada 24 Maret 2015.

“Untuk semua orang yang telah mencoba untuk menghubungi kami dalam beberapa jam terakhir, kami di rumah dan kami baik-baik saja. Itu pesawat lain. Semoga mereka beristirahat dalam damai,” kiper tim, Frank Pettersson, menulis di Twitter. Airbus A320 yang membawa 144 penumpang dan 6 awak dari Barcelona ke Düsseldorf itu jatuh di daerah pegunungan di tenggara Prancis. Kecelakaan itu menewaskan 150 penumpang.

Pettersson menyatakan lega lolos dari maut. “Kami bahkan tidak bisa membayangkan apa yang keluarga, kerabat, dan teman-teman korban lewati. Sekarang yang bisa kita lakukan adalah mengirim semua pikiran dan kekuatan kita untuk mereka,” ujarnya. Dalkurd FF adalah klub sepak bola yang mewakili masyarakat Kurdi di Swedia. Klub ini digemari pendukung dari diaspora Kurdi di seluruh dunia.

Maskapai Germanwings pernah diingatkan menyusul nyaris celakanya pesawat milik maspakai induk mereka, Lufthansa, jenis Airbus A321 empat bulan lalu. Saat itu, pesawat tiba-tiba kehilangan tenaga di ketinggian dan menukik ke bawah. Pilot yang sigap berhasil menangani pesawat. Pesawat versi lama dari Airbus A320 itu tiba-tiba turun 3.000 kaki saat terbang di atas Pamplona, ​​Spanyol, November lalu. Jet, dengan 109 penumpang dan awak, tengah berada di ketinggian 31.000 kaki ketika mulai kehilangan ketinggian. Awak pesawat berhasil mengontrol laju pesawat pada ketinggian 28.000 kaki.

Menurut Badan Keselamatan Udara Eropa (EASA/European Aviation Safety Agency) sistem keamanan yang dirancang untuk melindungi jet bereaksi terhadap data yang salah karena sensor rusak. Peringatan keamanan telah dilayangkan pada semua operator yang mengoperasikan Airbus A318, A319, A320, dan A321 – termasuk Germanwings yang mengalami celaka kemarin.

Merespon peringatan EASA, Airbus membuat ‘revisi sementara’ atas semua manual penerbangan pesawat. EASA yang melakukan penyelidikan atas penerbangan Luthfansa dari Bliblao ke Munich September lalu itu memperingatkan bahwa “dalam situasi pesawat kehilangan kotrol ketinggian, dalam skenario terburuk, tidak bisa dihentikan dengan input sidestick mundur, bahkan dalam posisi mundur penuh sekalipun.”

Badan ini menambahkan, “Kondisi ini, jika tidak diperbaiki, bisa mengakibatkan hilangnya kontrol dari pesawat.” Germanwings hari ini menegaskan bahwa pesawat yang jatuh menjalani pemeriksaan utama di Lufthansa pada musim panas 2013 dan terakhir diperiksa secara rutin kemarin. Pesawat yang jatuh itu disebut ‘Mannheim’ dan membuat uji terbang pertama pada bulan November 1990. Pesawat melakukan penerbangan komersial pertama pada Februari 1991.

Para ahli mengatakan pesawat akan telah mendekati akhir kehidupan komersial setelah lebih dari 24 tahun memberikan pelayanan. Sejak versi pertama dari Airbus A320 dirilis pada tahun 1987, sekitar 4.000 pesawat telah dibuat dan lepas landas atau mendarat di suatu tempat di dunia setiap 2,5 detik. Di seluruh dunia, ada sebanyak 3.606 pesawat A320 yang beroperasi, menurut Airbus.

Keluarga A320 memiliki catatan keamanan yang baik, dengan hanya 0,14 kecelakaan fatal per sejuta take-off, menurut analisis keselamatan Boeing. Germanwings, jatuh di Prancis dalam penerbangan dari Barcelona menuju Dusseldorf. Le Figaro melaporkan, Germanwings jatuh di dekat Desa Barcelonette di pegunungan Alpina. “Burung besi ini hilang kontak dengan radar pada pukul 10.47 pagi waktu setempat. Selanjutnya jatuh pada pukul 11.20 pagi,” tulis Le Figaro.

Mengenai jumlah penumpang di dalam kabin masih simpang siur. Televisi Prancis, iTele, Le Monde, dan sejumlah koran di Prancis, mengatakan, dalam kabin pesawat tersebut terdapat sedikitnya 142 penumpang dan enam awak kabin. Namun ada sebagian meyakini di dalam kabin pesawat terdapat 174 orang. Presiden Prancis Francois Hollande membenarkan telah terjadi kecelakaan pesawat di dekat Kota Digne. Dia mengatakan, bangkai pesawat sulit dijangkau karena medannya parah. Tim SAR Prancis dilaporkan telah menemukan perekam penerbangan atau kotak hitam dari pesawat jet A320 Germanwings yang jatuh di Pegunungan Alpen, Prancis, pada Selasa, 24 Maret 2015.

Menteri Dalam Negeri Prancis Bernard Cazeneuve telah mengkonfirmasi temuan kotak hitam dari pesawat Germanwings yang jatuh, seperti dilansir RT News pada 24 Maret 2015. “Kotak hitam yang kami temukan beberapa jam setelah kecelakaan akan segera diperiksa untuk membantu perkembangan penyelidikan dengan cepat,” katanya. Sebelumnya, anggota parlemen Christophe Castaner—yang tiba di lokasi kecelakaan—mengatakan, dari dua kotak hitam itu, belum diketahui mana yang menyimpan negosiasi kru atau orang yang mencatat teknis parameter penerbangan. A320 Airbus dengan 144 penumpang dan 6 awak jatuh di wilayah pegunungan Digne di bagian selatan Prancis. Pesawat Germanwings, termasuk maskapai penerbangan murah, sedang dalam perjalanan dari Barcelona di Spanyol ke Kota Dusseldorf di Jerman.

Pesawat jatuh di daerah terpencil dekat Kota Barcelonnette, sekitar 100 kilometer sebelah utara Kota Riviera, Nice, Prancis. Pesawat kehilangan kontak dengan pengendali lalu lintas udara Prancis pada pukul 10.53 pada ketinggian 6.000 kaki. Ada warga Jerman, Spanyol, Belgia, dan Turki di dalam pesawat nahas itu. Tak seorang pun dari penumpang dan awak yang selamat dari kecelakaan di Pegunungan Alpen, Prancis, tersebut. Indonesia menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para penumpang dan awak pesawat Germanwings 4U 9525 yang jatuh pada 24 Maret 2015 di wilayah Prancis dalam perjalanan dari Barcelona menuju Dusseldorf. Demikian siaran pers Kementerian Luar Negeri Indonesia yang diterima, Rabu, 25 Maret 2015.

“Pemerintah Indonesia mendukung upaya bersama pemerintah Jerman, Prancis, dan Spanyol untuk melakukan pencarian pesawat tersebut, yang membawa 150 orang,” kata Kementerian Luar Negeri. Pemerintah Indonesia juga mendukung kerja sama internasional untuk mempercepat proses pencarian dan evakuasi pesawat tersebut. Dari koordinasi Kementerian dengan kantor perwakilan Indonesia di Paris, Berlin, Madrid, dan Marseille, belum diketahui adanya warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

“Kementerian Luar Negeri terus memantau dengan saksama perkembangan proses pencarian dan evakuasi pesawat Germanwings dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Prancis, Jerman dan Spanyol.” Paris- Pesawat milik maskapai asal Jerman Germanwings tipe Airbus A320 yang jatuh di Pegunungan Alpen Prancis kemarin masih dalam penyelidikan pihak terkait. Pesawat yang sedang dalam perjalanan dari Barcelona menuju Dusseldorf itu dilaporkan hilang kontak pukul 10.47 pagi waktu setempat.

Sudah lebih dari 12 jam berlalu setelah bencana naas tersebut terjadi. Pihak berwajib di Prancis belum bisa menyatakan penyebab jatuhnya pesawat. “Hingga saat ini, segala kemungkinan jatuhnya pesawat tak boleh diabaikan,” ujar Perdana Menteri Prancis Manuel Valls seperti yang dilansir Le Figaro Selasa, 24 Maret waktu setempat

Pesawat tersebut jatuh pada pukul 11.20 pagi. Jumlah penumpang beserta awak kabin masih simpang-siur. Namun media lokal Prancis menyebutkan sedikitnya 142 penumpang dan enam awak kabin. Berikut beberapa hipotesa yang menjadi spekulasi jatuhnya pesawat menurut Pemerintah Prancis:

Faktor Cuaca
Daerah pegunungan seperti lokasi jatuhnya pesawat cukup berbahaya untuk dilintasi pesawat jika tak berhati-hati. Banyaknya gunung dengan ketinggian yang berbeda-beda dapat menyebabkan turbulensi. Tingkat bahaya akan semakin tinggi jika wilayah tersebut sedang dilanda cuaca buruk yang mengurangi jarak pandang pilot.

Depresurisasi
Definisi depresurisasi sendiri adalah situasi di mana tekanan udara berkurang yang biasa terjadi di dalam kabin pesawat. Ketika terjadi depresurisasi, pilot harus menurunkan ketinggian pesawat untuk mengembalikan tekanan udara seperti sedia kala. Namun, dalam situasi tersebut, rata-rata manusia dapat bertahan 25 detik sebelum pingsan.

Menghantam Burung
Burung selalu menjadi momok dan menjadi salah satu objek yang paling dihindari oleh pilot pesawat terbang. Bukan masalah ukuran burung yang ditakuti oleh pilot, tapi dampak kerusakan alat-alat elektronik pesawat yang disebabkan oleh darah burung.

Masalah Teknis
Di antara banyaknya asumsi, masalah teknis menjadi sorotan pertama menjadi penyebab jatuhnya pesawat ini. Keyakinan semakin menyeruak jika melihat rekam jejak pesawat yang turun dari ketinggian sembilan ribu meter ke dua ribu meter hanya dalam waktu delapan menit. Berbagai spekulasi mulai dari rusaknya mesin hingga pecahnya salah satu bagian pesawat menyeruak.

Dibajak
Meskipun kecil, kemungkinan pesawat dibajak menjadi kekhawatiran tersendiri bagi semua pihak. Apalagi jika berkaca pada kasus pesawat Maskapai Malaysia Airlines MH 17 yang jatuh ditembak misil di Ukraina. Seorang saksi yang tak disembutkan namanya mengaku melihat sebuah pesawat terbang cukup rendah tak jauh dari lokasi jatuhnya pesawat Germanwings tersebut.

Biograpi Lee Kuan Yew Sang Legenda Singapura

Lee Kuan Yew merupakan Perdana Menteri Singapura pertama. Lee menjabat dari tahun 1959 hingga mengundurkan diri pada tahun 1990. Meskipun telah mengundurkan diri, Lee tetap menjadi tokoh politik yang berpengaruh di Singapura. Semasa pemerintahan mantan perdana menteri Goh Chok Tong, Lee menjabat sebagai Menteri Senior.

Saat ini jabatan dia ialah Menteri Penasihat, sebuah jabatan baru yang dibentuk di bawah kepemimpinan anaknya, Lee Hsien Loong, yang menjadi PM ketiga pada 12 Agustus 2004. Lahir pada 16 September 1923, Lee sempat menjadi penjual Stikfas, sejenis lem yang dibuat dari tapioka, di pasar gelap, karena kuliahnya tertunda akibat Perang Dunia II dan pendudukan Jepang di Singapura pada 1942–1945.

Lee, mengambil mata pelajaran bahasa Mandarin dan bahasa Jepang sejak 1942, bekerja sebagai penulis laporan kilat bagi Jepang serta menjadi editor bahasa Inggris untuk koran propaganda Jepang, Hobudu dari 1943 hingga 1944. Setelah perang berakhir, Lee mengambil jurusan hukum di Fitzwilliam College, Inggris. Ia kembali ke Singapura pada 1949 untuk bekerja sebagai pengacara di biro Laycock & Ong.

Bersama dengan rekan sekolahnya di Inggris, Lee membentuk Partai Aksi Rakyat (PAP) untuk mendorong berdirinya pemerintahan Singapura yang berdaulat sehingga kolonialisme Britania Raya dapat berakhir pada 1954. Lima tahun kemudian, Lee terpilih sebagai Perdana Menteri pertama Singapura, menggantikan mantan Kepala Menteri Singapura, David Saul Marshall.

Selama masa kepemimpinan Lee, Singapura berkembang dari negara golongan Dunia Ketiga menjadi salah satu negara maju di dunia, meskipun hanya mempunyai sedikit penduduk dan sumber daya alam. Dari berbagai pemberitaan, Lee kerap berkata bahwa satu-satunya sumber daya alam Singapura adalah rakyatnya dan ketekadan dalam bekerja.

Namun, pemerintahan Lee bukan tanpa kontroversi. Lee dianggap sebagai seorang otoriter yang condong kepada kaum elit. Lee melaksanakan beberapa peraturan keras guna menekan kaum oposisi dan kebebasan berpendapat, misalnya penuntutan perkara pemfitnahan hingga membangkrutkan musuh-musuh politiknya.

Lee juga pernah memenjarakan Chia Thye Poh, mantan anggota Parlemen partai oposisi Barisan Sosialis, selama 22 tahun, dengan berdasar pada UU Keamanan Dalam Negeri. Untuk memberikan wewenang penuh kepada para hakim dalam keputusan mereka, Lee menghapuskan sistem juri dalam pengadilan Singapura. Lee sendiri pernah dikutip mengatakan bahwa ia lebih suka ditakuti daripada disayangi rakyatnya.

Lee kemudian menjadi perdana menteri untuk tiga dasawarsa atau tujuh masa jabatan berturut-turut hingga tahun 1990, ketika akhirnya dia mengundurkan diri dan digantikan dengan Goh Chok Tong. Namun, Lee tetap menjabat dalam pemerintahan Singapura dengan menjadi menteri senior dalam kabinet yang dibentuk Goh. Ketika Goh mengundurkan diri pada Agustus 2004, anak Lee, Lee Hsien Loong menjabat sebagai Perdana Menteri Singapura hingga saat ini. Lee Kuan Yew menjabat posisi yang baru dibentuk, yakni Menteri Penasihat dalam pemerintahan Singapura.

Lee kemudian mengundurkan diri dari kehidupan publik pada 2011 setelah mundur dari jabatan kabinet, dan setelah Partai Aksi Rakyat yang berkuasa mencatat perolehan suara terburuk dalam pemilu sejak Singapura Merdeka. Selama menjabat, Lee menerima berbagai tanda penghargaan, termasuk “Order of the Companions of Honour” pada 1970, “Knight Grand Cross of the Order of St Michael and St George” pada 1972, “Freedom of the City” di London pada 1982, “Order of the Crown of Johore First Class” pada 1984 dan “Order of the Rising Sun” pada 1967.

Lee juga sempat menulis dua buku memoar. Buku Lee berjudul “The Singapore Story” berisikan pandangannya mengenai sejarah Singapura hingga negara itu keluar dari Federasi Malaysia pada 1965. Buku lainnya, “From Third World to First: The Singapore Story” Lee menuangkan pandangannya mengenai perubahan Singapura menjadi negara maju.

Awal Februari lalu, Lee dilaporkan menderita penyakit pneumonia parah dan dirawat di rumah sakit. Lee Kuan Yew menghembuskan nafasnya yang terakhir pada Senin (23/4) dini hari. Untuk Singapura, dia meninggalkan warisan yang luar biasa. Lahir 91 tahun lalu, Lee adalah salah satu tokoh pemimpin di Asia dengan kepribadian yang luar biasa. Ketegasan dan ketajamannya dalam membuat kebijakan menjadikan Singapura salah satu negara dengan pendapatan per kapita terbesar di dunia.

Berkat Lee, warga Singapura bisa merasakan pendidikan, kesehatan dan pelayanan publik berkualitas tinggi. Negara Singa ini juga menjadi magnet bagi para pekerja asing, yang menempati porsi seperlima dari 5 juta warga Singapura. Lee menjabat perdana menteri pertama Singapura usai kemerdekaan pasca Perang Dunia II tahun 1946 dan pada perpisahan dengan Malaysia 1965. Saat itu, siapa mengira salah satu negara terkecil dunia ini bisa bertahan dengan sumber daya alamnya yang minim.

Usai pisah dari Malaysia, Lee menghadapi berbagai masalah serius, seperti angka pengangguran yang tinggi, kurangnya permukiman warga dan korupsi yang meluas. Seluruh permasalahan ini rampung di tangan pemerintahan Lee. Pendapatan Nasional Per Kapita, GNP, Singapura meningkat 15 kali lipat dari US$443 tahun 1960 menjadi US$6.634 di pertengahan 1980-an. Bahkan kini, GNP Singapura telah mencapai lebih dari US$60 ribu.

Beberapa tahun Lee menjabat PM, pengangguran bukan lagi menjadi masalah dengan terciptanya banyak lapangan pekerjaan. Penempatan populasi di perumahan publik juga meningkat sembilan kali lipat dari 9 persen ke 81 persen. Sebagai catatan, Indonesia kini ada di posisi 107 di indeks korupsi dunia. Lee percaya pemerintahan yang bersih akan menciptakan kepercayaan dari dunia, sehingga menarik investasi asing ke Singapura. Menurut laporan Business Environment Risk Intelligence (BERI) tahun 2014, Singapura adalah negara nomor satu dengan potensi investasi terbaik dunia dan negara dengan kemudahan berbisnis terbaik dunia.

“Tidak ada sistem yang bersih, kami menjalankan sistem yang bersih. Kami menjadi bisa diandalkan dan kredibel bagi investor,” kata Lee dalam sebuah wawancara. Meningkatkan perekonomian, Lee fokus pada pembenahan sumber daya manusia. Menurut dia, kualitas sumber daya manusia adalah faktor paling penting dalam menentukan kompetisi nasional.

Karena itulah dia menggenjot kualitas pendidikan Singapura. Lee menjadikan pendidikan Singapora berorientasi inovasi dan mencetak para wirausahawan. Menurut dia, seorang terpelajar harus bisa menciptakan lapangan pekerjaan.”Mereka yang punya otak cerdas untuk menjadi terpelajar juga harus bisa menjadi investor, inovator, pemodal dan wirausahawan, mereka harus membawa produk baru dan layanan ke pasar untuk memperkaya kehidupan orang di manapun,” kata Lee.

Pendidikan yang menekankan kewirausahaan, inovasi, dan manajemen menjadikan sistem pendidikan di Singapura salah satu yang terbaik di dunia. Dua Anak Cukup Akhir tahun 1960an, Lee khawatir pertumbuhan populasi yang pesat akan membuat perekonomian Singapura terganggu. Oleh karena itu dia menerapkan kebijakan “dua anak cukup” dan menyerukan pasangan suami istri melakukan sterilisasi setelah anak kedua.

Kebijakan ini dihentikan di masa Perdana Menteri Goh Chok Tong karena dinilai “terlalu berhasil” dan membuat angka kelahiran menurun drastis. Demi meningkatkan sumber daya manusia, tahun 1983 Lee mengeluarkan kebijakan yang kontrovesial. Saat itu, dia menyerukan pria Singapura untuk menikahi wanita terpelajar. Menurut dia, para wanita lulusan universitas banyak yang urung menikah, sebuah pendapat yang banyak ditolak oleh kaum Hawa.

Pemerintah Lee akhirnya membentuk Unit Pengembangan Sosial, berupa lembaga mak comblang untuk menjodohkan sarjana pria dan wanita. Lee berhenti dari posisi perdana menteri pada tahun 1990 dan memberikan kesempatan pada kaum muda untuk memimpin Singapura. Saat ini, Singapura dipimpin oleh putra sulungnya, Lee Hsien Loong, sebagai perdana menteri ketiga negara itu.

Pada wawancara tahun 1996 pada Singapore Press Club dan Foreign Correspondents Association, Lee percaya bahwa dia telah meninggalkan negara itu pada orang-orang yang bisa diandalkan. “Singapura harus punya dua syarat untuk sukses: pemimpin yang tegar, berdedikasi, tegas, mampu dan jujur, dan orang-orang yang sadar soal kelemahan dasar negara, yang siap untuk turun dan bekerja sama menghadapi tantangan,” ujar Lee. Perdana Menteri pertama Singapura Lee Kuan Yew telah lama dikabarkan sakit dan dirawat karena penyakit pneumonia. Namun warga seperti belum menerima bahwa pendiri dan pembangun Singapura itu suatu saat akan tiada.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong, anak sulung Lee Kuan Yew pada awal Maret lalu menyatakan ayahnya gering dan harus menggunakan seperangkat alat pendukung kehidupan. Sesuatu yang sebenarnya tidak diinginkan oleh Lee Kuan Yew.Dalam buku terakhirnya, One Man’s View of the World, Lee Kuan Yew menegaskan bahwa dirinya menginginkan kematian yang cepat. “Ada akhir bagi segalanya, dan saya ingin bagian saya secepat mungkin, dan tanpa rasa sakit. Bukan lumpuh, separuh koma di tempat tidur, dengan selang di hidung hingga perut saya,” tulis pria yang memimpin Singapura selama 31 tahun.

Lee Kuan Yew lahir dari orang tua keturunan Cina tajir yang telah menetap di Singapura sejak abad ke-19. Mantan politikus kelahiran Singapura, kelahiran 16 September 1923, itu sempat tertunda kuliahnya akibat Perang Dunia II dan penjajahan Jepang di Singapura pada 1942-1945. Pada masa sulit itu, Lee Kuan Yew sempat menjual stikfas, sejenis lem dari tapioka di pasar gelap. Ia yang mempelajari bahasa Mandarin dan Jepang, juga bekerja sebagai penulis laporan sekutu bagi Jepang dan editor bahasa Inggris media propaganda Jepang Hobudu sejak 1943-1944. Setelah perang, dia belajar ke Inggris dan pulang membawa gelar ahli hukum dari Universitas Cambridge.

Saat itu, Singapura adalah koloni Inggris dan memiliki pangkalan angkatan laut utama Inggris di Timur Jauh. Negeri itu dipimpin seorang gubernur dan dewan legislatif, sebagian besar terdiri atas pengusaha Cina kaya yang ditunjuk dan bukan dipilih. Pada awal 1950-an, wacana reformasi dan kemerdekaan sudah mulai muncul. Lee Kuan Yew lalu membentuk partai dan menjadi Sekjen Partai Aksi Rakyat (PAP) yang dibentuknya pada 1954. artai Kuan Yew memenangi pemilihan pada Juni 1959 dengan kampanye antikolonialisme, antikomunisme, dan menjanjikan reformasi sosial.

Lee Kuan Yew disumpah menjadi Perdana Menteri Singapura pada 5 Juni 1959, perdana menteri pertama yang terpilih secara independen. Kala itu, usianya masih 36 tahun. Singapura kemudian bergabung dengan Federasi Malaysia pada 1963. Namun, dia akhirnya berjuang agar Singapura memisahkan diri lantaran khawatir akan paska huru-hara etnis di Malaysia. Saat berusia 42 tahun, Lee Kuan Yew berhasil membawa Singapura kepada kemerdekaannya, pada 9 Agustus 1965. Setelah itu, ia membuat kebijakan utama untuk membangun ekonomi Singapura hanya bermodalkan kepercayaan rakyat.

Negeri tanpa sumber daya alam dan sering kekurangan air sempat membuat Lee Kuan Yew pusing kepala dan sulit tidur. Dia meminta nasihat Dr Albert Winsemius, ekonom Belanda yang pernah memimpin tim United Nations Development Programme (UNDP) mengenai industrialisasi Singapura pada 1960. Saran Winsemius adalah membuat kesepakatan pasar dengan Malaysia, sekaligus menawarkan kerja sama perdagangan dengan Indonesia. Dia juga diminta membuka peluang pasar di Amerika Serikat, Inggris, Australia, dan Selandia Baru. Semua saran itu ua turuti.

Di tengah pencarian jenis industri, Lee Kuan Yew membentuk Singapore Tourist Promotion Board. Saat industri mulai bergerak, ia memberi insentif bagi pengusaha lokal di berbagai usaha, seperti kosmetik, minyak goreng, krim rambut, bahkan kapur barus. Lee Kuan Yew juga sukses membujuk produsen Hong Kong dan Taiwan memindahkan industri mainan, tekstil, dan garmennya ke Singapura.

Lee Kuan Yew memanfaatkan properti yang ditinggalkan Inggris, seperti dok perkapalan di Sembawang, yang kemudian disewakan ke Amerika Serikat. Bandara Internasional Changi juga dibuat dari bekas pangkalan udara Inggris. Tangsi militer Inggris di Pasir Panjang pun disulap menjadi Universitas Nasional Singapura.

Nukilan perjuangannya itu dituangkan dalam dua bukunya, The Singapore Story yang diterbitkan pada 1998 dan dilanjutkan dengan From Third World to First, The Singapore Story: 1965-2000. Dua-duanya menjadi buku terlaris di seluruh dunia. Ketika lengser pada 28 November 1990, Lee Kuan Yew telah mewariskan kemakmuran bagi Singapura. Penggantinya, Goh Chok Tong, memperkuat pertumbuhan ekonomi yang lalu diteruskan oleh putra sulung Lee Kuan Yew, Lee Hsien Loong. Dalam buku terakhir, dia mengaku puas telah membuat Singapura menjadi negeri meritokrasi, bebas korupsi, dan setara bagi semua ras.

“Singapura adalah satu-satunya zona bebas korupsi di kawasan di mana korupsi menjadi endemis,” tutur Lee Kuan Yew. Dia tidak mengkhawatirkan Singapura di tangan putranya yang dikenal sebagai BG Lee, meski sempat diprotes ketika mengangkatnya menjadi Menteri Industri pada 1985.Kematian Lee Kuan Yew, 91 tahun, meninggalkan duka tak hanya bagi sanak keluarga, tapi bagi seluruh rakyat Singapura. Musababnya sosok Lee, adalah tokoh yang berperan besar terhadap kemajuan Singapura hingga kini.

Untuk menghormati kepergian Lee Kuan Yew, Pemerintah Singapura resmi mengumumkan Singapura berduka selama tujuh hari hingga 29 Maret 2015. Gedung-gedung pemerintahan akan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai simbol penghormatan terhadap Bapak Singapura itu. Pemerintah Singapura memberikan waktu lima hari bagi warga yang ingin memberikan penghormatan terakhir untuk Lee. Jenazah Lee akan diletakkan di Gedung Parlemen Singapura dari hari Rabu hingga Sabtu mendatang. Jam besuk diberlakukan dari pukul 10.00-20.00 waktu setempat.

Pemerintah Singapura juga memberikan kesempatan bagi warganya untuk menyampaikan dukanya melalui kartu ucapan selamat tinggal yang digelar di gerbang istana presiden. Selain itu, ucapan duka juga bisa diutarakan melalui situs http://www.rememberingleekwanyew.sg. Jenazah Lee Kwan Yew akan dimakamkan secara resmi pada Minggu, 29 Maret mendatang di University Cultural Center. Pemakaman akan mengundang tak hanya kerabat, pejabat negara, dan undangan tapi terbuka bagi siapa saja yang ingin menghadiri. Mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono mengaku pernah terkejut oleh ucapan menteri mentor sekaligus mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew.

Di awal masa jabatan pertamanya sebagai Presiden , SBY diberitahu Lee Kuan Yew bahwa masalah Indonesia begitu kompleks sehingga SBY dia perkirakan hanya akan mampu menyelesaikan sepertiga dari target yang ditetapkannya selama lima tahun masa pemerintahan. “Saat saya mendengar hal ini, saya terkejut. Sejenak saya berpikir, mengapa teman Indonesia ini cenderung memandang rendah kemampuan saya dan pemerintahan yang saya pimpin,” tulis SBY dalam bukunya, “Selalu Ada Pilihan”, yang diluncurkan awal 2014 lalu, seperti dilansir The Strait Times, edisi 19 Januari 2014.

Teman yang dia maksud adalah mantan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew, yang dia temui dalam lawatan ke negeri pulau itu awal tahun 2005. SBY sendiri menggambarkan Lee Kuan Yew sebagai orang yang sangat dihormati dan perdana menteri yang sukses. SBY menulis bahwa Lee mengatakan padanya demikian, “Saya yakin Anda dapat memimpin Indonesia. Anda memahami masalah-masalah yang harus diatasi dan pada saat yang sama, memahami langkah apa yang perlu diambil Indonesia ke depannya.”

“Tapi ingat, masalah-masalah yang perlu diatasi sangat kompleks. Bahkan jika Anda berusaha sebaik mungkin, dalam lima tahun ini, Anda mungkin hanya akan dapat menyelesaikan sekitar 30 hingga 40 persen saja.” SBY juga menulis dalam bukunya setebal 824 halaman tersebut, bahwa sisa pertemuannya dengan Lee Kuan Yew sangat menggembirakan. Lee Kuan Yew meyakinkan dan memotivasi SBY untuk teguh dan tekun bertahan dalam tugasnya sebagai pemimpin Indonesia.

Lebih lanjut, SBY mengenang ucapan Lee Kuan Yew yang menyatakan. “Tapi, jika Presiden saat ini bukan Anda, mungkin pencapaian dia lebih rendah. Di masa jabatan kedua, atau lima tahun berikutnya, Anda bisa meningkatkan pencapaian. Menurut saya, Anda bisa menyelesaikan 70 persen dari sasaran yang akan Anda capai.”

Lee Kuan Yew, pendiri sekaligus mantan perdana menteri dan ayah PM Singapura saat ini Lee Hsien Loong, wafat dalam usia 91 tahun, setelah dirawat selama 47 hari di Rumah Sakit Umum Singapura akibat penyakit pneumonia, Senin, 23 Maret 2015.Presiden Amerika Serikat Barack Obama turut berduka atas kematian mantan Perdana Menteri Singapura Lee Kuan Yew pada usia 91 tahun. Menurut dia, Lee adalah “raksasa” yang sebenarnya bagi sejarah yang akan diingat selama beberapa generasi mendatang.

“Mewakili rakyat Amerika Serikat, saya bersama Michelle (istrinya) menyatakan duka sedalam-dalamnya untuk keluarga Lee dan rakyat Singapura,” ujar Obama dalam pernyataan resminya, Senin, 23 Maret 2015. Pernyataan resmi dari Gedung Putih tersebut dilayangkan hanya beberapa jam setelah berita kematian Lee menyeruak dinihari tadi. Secara pribadi, Obama menyatakan kekagumannya pada sosok Lee. Kekaguman Obama terhadap kebijaksanaan Lee bermula pada diskusi keduanya di Singapura pada 2009. Obama mengaku mendapat nasihat dan solusi dari Lee dalam memformulasikan kebijakan Amerika Serikat terhadap Asia-Pasifik.

Obama juga menjuluki Lee Kuan Yew sebagai Pemantik Keajaiban Ekonomi Asia. Lee, ujar Obama, dengan ajaibnya berhasil membuat Singapura menjadi salah satu negeri dengan perekonomian yang paling maju di dunia. Bapak bangsa Singapura itu meninggal dinihari tadi. Lee meninggal di Singapore General Hospital pada Senin dinihari, 23 Maret 2015, pukul 03.18 waktu setempat. Lee meninggal setelah dirawat sejak 5 Februari lalu karena menderita pneumonia. Dalam pernyataan tertulisnya, Perdana Menteri Lee Hsien Loong, putra Lee, menuturkan Singapura mengumumkan tujuh hari berduka atas kepergian Lee.

Lee Kuan Yew, pendiri Singapura modern, yang memimpin bangsa itu menjadi negara yang stabil dan modern serta salah satu terkaya di dunia, meninggal.Lee, 91 tahun, dirawat di rumah sakit karena pneumonia sejak 5 Februari dan masih bertahan hidup dengan alat bantu. Ia “meninggal dengan tenang” kata pernyataan dari kantor Perdana Menteri Singapura, Senin pagi 23 Maret 2015.

Lee memimpin Singapore tahun 1959-1990 dan tetap menjadi anggota parlemen setelah meninggalkan kantor perdana menteri. Putra Lee, Lee Hsien Loong, adalah perdana menteri Singapura saat ini. Di bawah Lee, bekas koloni Inggris itu menjadi pemain utama dalam sektor pengiriman global dengan lokasi yang trategis di Selat Singapura dan Pelabuhan Singapura. Di bawah Lee, Singapura dikenal sebagai pemerintahan otorite, keras dalam penegakan hukum dan melakukan pembatasan ketat pada protes publik. Pemerintah membenarkan taktik itu dan menyebutnya diperlukan untuk menjaga stabilitas mengingat lokasinya yang dikelilingi oleh negara-negara Islam besar, yaitu Malaysia dan Indonesia.

Aturan yang ketat tercermin dalam kotanya yang bersih, modern, dan makmur seperti saat ini. Dengan pajak rendah, sekolah yang baik, kejahatan yang rendah dan undang-undang yang ramah investasi, Singapura menjadi tempat yang populer bagi perusahaan Barat. Pemerintahan yang otoriter, yang juga mengundang kecaman dan kritik, bagaimanapun memungkinkan Lee untuk mengerahkan pemantauan yang kuat di seluruh negeri. Beberapa saingan politiknya dipenjara, dan Singapura juga agresif menggunakan pengadilan untuk membungkam wartawan dan pemimpin oposisi.

Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-Moon menyampaikan belasungkawa yang disampaikan dalam sebuah pernyataan oleh juru bicaranya. Ban menyebut Lee “sebagai salah satu pemimpin Asia paling inspiratif. ”

Profile Abu Azrael Dari Brigade Imam Ali Yang Mampu Buat Anggota ISIS Ketakutan Bagai Anak Kecil

Dengan janggut lebat dan memegang kampak, Abu Azrael adalah salah satu pejuang yang paling mudah dikenal di pasukan Irak yang berperang melawan kelompok radikal Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Azrael telah dijadikan simbol dari brigade Imam Ali, kelompok militant Syiah di Irak yang disponsori oleh Iran. Azrael juga mendapat julukan ‘Malaikat Pencabut Nyawa.’

Sosok Azrael yang sangar sudah cukup untuk membuat anggota ISIS lari ketakutan. Sebelum bergabung dengan brigade Imam Ali, Azrael yang diyakini berusia 40-an tahun pernah menjadi dosen di salah satu Universitas di Irak. Dia meninggalkan pekerjaan itu dan bergabung dengan brigade Imam Ali untuk melawan ISIS pada Juni 2014.

Azrael bukan hanya terkenal di dunia nyata tetapi juga di dunia maya. Fan page nya di media sosial mempunyai pengikut 250 ribu orang. Dalam salah satu foto yang diunggah ke dunia maya, Azrael terlihat memegang kampak dan senjata mesin serta menggunakan seragam militer.

Selain kerap memajang fotonya dengan senjata, Azreal juga kerap melakukan selfie bersama teman-temannya. Dia dikenal sebagai sosok yang humoris. Azrael diduga pernah menjadi atlet Taekwondo dan menjadi juara nasional di Irak.

Salah satu motivasi Azrael untuk bergabung dengan pasukan yang melawan ISIS adalah pidato Ayatollah Ali al-Sistani saat salat Jumat pertengahan Juni 2014 yang mengajak perang melawan ISIS.

Brigade Imam Ali ikut bergabung dengan pasukan Irak lainnya dalam merebut kembali kota Tikrit. Dengan kehadiran Azrael yang juga dipanggil Rambo dari Irak memberikan kepercayaan diri yang lebih terhadap anggota brigade Imam Ali untuk memenangkan pertarungan melawan ISIS.

Amerika Kecam Pemblokiran Gmail Karena Sebabkan Kesulitan Memata Matai Cina

Pemerintah Amerika Serikat menyampaikan kekhawatiran terkait pemblokiran akses layanan surat elektronik populer Google, Gmail oleh Tiongkok.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Jeffrey Rathke mengatakan penyensoran media tidak sesuai dengan aspirasi Tiongkok untuk membangun ekonomi dan masyarakat berbasis informasi.

“Jadi kami mendorong Tiongkok untuk transparan dalam memperlakukan perusahaan-perusahaan internasional dan mempertimbangkan sinyal yang dikirim ke pasar dengan tindakan-tindakan seperti itu,” kata Jeffrey Rathke.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok membantah pihaknya mengetahui layanan e-mail Google diblokir. Melalui seorang juru bicara, Tiongkok mengatakan negara itu menyambut investor asing yang melakukan bisnis sesuai dengan aturan yang berlaku.

Data dari perusahaan raksasa internet itu menunjukkan lalu lintas online dari Tiongkok ke Gmail turun drastis pada Jumat dan belum pulih. Wartawan BBC di Beijing Martin Patience melaporkan Google telah memeriksa layanan e-mailnya dan tidak mengalami masalah teknis.

Layanan Google, lanjut Patience, banyak digunakan oleh aktivis dan pembangkang yang berusaha agar komunikasi mereka tidak disadap oleh pihak berwenang.