Kronologi Serangan Bom Di Rumah Ibadah Di Bangkok Thailand


Sebuah ledakan besar terjadi di pusat kota Bangkok, Thailand, sekitar 15 menit yang lalu. Dilansir Reuters beberapa menit lalu dilaporkan banyak korban terluka dan meninggal di tempat yang menimbulkan kekacauan besar di pusat kota. Kerusakan yang terjadi cukup besar, dan adanya kawah bisa mengindikasikan ledakan itu berasal dari bom. Jika hal itu benar ledakan bom, hal ini menjadi sebuah serangan yang sangat jarang terjadi di ibu kota.

Kepolisian setempat mengatakan ada lima korban jiwa dan sekitar 20 orang terluka parah. Ledakan terjadi dekat sebuah kuil besar di Bangkok kata Kepala Kepolisian Thailand Prawut Thawornsiri. Sebuah bom meledak di pusat Kota Bangkok, Senin (17/8) malam. Otoritas keamanan setempat mengatakan bom tersebut merupakan bom yang dipasang di sepeda motor di luar kuil Hindu di ibu kota Thailand, setidaknya sampai saat ini 12 orang tewas seketika.

“Yang bisa saya katakan sekarang adalah adanya pemboman yang menggunakan motor, atau bom motor,” kata Kepala Deputi Kepolisian Thailand Aek Angsananond, kepada Reuters. Ia mengatakan kerusakan sangat parah, namun belum memastikan detail kerusakan juga korban jiwa seluruhnya. Saksi mata di tempat kejadian mengatakan ada potongan daging manusia yang hancur dekat ledakan, dan sesaat kemudian petugas meminta semua orang untuk menjauh dari tempat kejadian perkara.

Thailand sendiri telah dirundung perseteruan faksi politik dalam satu dekade terakhir, baik faksi Bangkok atau wilayah lainnya. Militer telah menguasai Thailand sejak Mei 2014, saat penggulingan pemerintahan beberapa bulan setelah pemilu yang mengundang protes anti pemerintah. Kuil Erawan adalah salah satu sudut tersibuk di sudut Thailand dan terdapat pusat perbelanjaan juga pusat kantor, termasuk menjadi salah satu kunjungan wisatawan dari Asia Timur.

Ledakan dahsyat di sebuah kuil Hindu di ibu kota Thailand, Bangkok, pada Senin (17/8) malam, berasal dari sebuah bom sepeda motor. Dilaporkan sedikitnya 12 orang tewas, sementara puluhan lain terluka. Ledakan terjadi tepatnya di dekat kuil Erawan di persimpangan Ratchaprasong, pusat Bangkok. “Yang bisa saya katakan sekarang adalah telah terjadi ledakan di pusat kota Bangkok yang melibatkan bom sepeda motor,” kata wakil kepala polisi nasional Aek Angsananond kepada Reuters. Dia mengatakan ada korban jiwa, namun tidak bisa mengkonfirmasi rincian.

Seorang polisi di tempat kejadian dan seorang pekerja penyelamat mengatakan 12 orang telah tewas. Media menyebutkan jumlah yang terluka setidaknya 20 orang. Seorang saksi Reuters di tempat kejadian mengaku melihat potongan-potongan tubuh manusia di dekat lokasi ledakan. Aparat memerintahkan orang-orang yang berkerumun di lokasi kejadian untuk kembali, karena mereka harus memeriksa kemungkinan bom kedua.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan bom ini. Namun wilayah selatan Thailand telah lama bergolak oleh pemberontakan kaum Muslim Melayu. Selain itu, Thailand selama satu dekade terakhir selalu diwarnai oleh kudeta sebagai ujung dari persaingan faksi politik. Pemerintahan junta militar memerintah Thailand telah merebut kekuasaan sejak Mei 2014 dari Yingluck Shinawatra.

Kuil Erawan berlokasi di daerah ramai dekat dengan hotel, pusat perbelanjaan dan kantor, dan merupakan daya tarik wisata, terutama untuk pengunjung dari Asia Timur. Banyak warga Thailand yang biasa juga mengunjungi kuil untuk beribadah. Pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Bangkok, Thailand menyatakan belum ada korban warga negara Indonesia (WNI) dalam ledakan dari bom jenis Trinitrotoluena (TNT) di negeri Gajah Putih tersebut. Adapun 15 orang dinyatakan meninggal sementara 80 orang terluka akibat ledakan.

Wakil Duta Besar RI untuk Thailand, Bebeb Djundjunan mengungkapkan, bom tersebut meledak di distrik Rachaprasong. Sementara ini, lanjutnya, pihak KBRI masih mencoba mencari informasi lebih lengkap. “Daerah tersebut sudah disterilkan aparat keamanan. Tepatnya di perempatan sekitar Gaysorn dan Central World Plaza,” jelasnya . Lebih lanjut, terkait dengan kemungkinan korban WNI, ia menyatakan hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut dari aparat keamanan. Pihaknya, lanjut Bebeb, terus berkoordinasi dengan aparat keamanan dan polisi.

“Belum ada (korban WNI). Tempat Kejadian Perkara (TKP) sudah di-seal. Kita masih koordinasi dengan pihak aparat keamanan dan polisi,” jelas Bebeb. Sementara itu, terkait jenis bom, Bebeb menyatakan bahwa pihak aparat keamanan Thailand sudah mengkonfirmasi ledakan tersebut berasa dari TNT. Hingga kini, lanjutnya, 15 orang dinyatakan meninggal sementara 80 orang luka parah akibat ledakan. “Firm it’s a bomb, jenisnya TNT,” ungkap Bebeb.

Bebeb menambahkan, saat ini pemerintah Thailand sudah menanggapi adanya serangan bom tersebut. Ia mengaku pihak pemerintah bakal segera mengusut siapa dalang dibalik peledakan bom TNT tersebut. “Perdana Menteri sudah instruksikan Menteri Pertahanan untuk mengusut segera kasusnya,” jelas Bebeb. Seperti diketahui, sebuah bom meledak di pusat Kota Bangkok, Senin (17/8) malam. Otoritas keamanan setempat mengatakan bom tersebut merupakan bom yang dipasang di sepeda motor di luar kuil Hindu di ibu kota Thailand, setidaknya sampai saat ini 12 orang tewas seketika.

“Yang bisa saya katakan sekarang adalah adanya pemboman yang menggunakan motor, atau bom motor,” kata Kepala Deputi Kepolisian Thailand Aek Angsananond, kepada Reuters. Saksi mata di tempat kejadian mengatakan ada potongan daging manusia yang hancur dekat ledakan, dan sesaat kemudian petugas meminta semua orang untuk menjauh dari tempat kejadian perkara.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s