Pemberontak Syiah Rebut Kendaraan Kedutaan AS di Yaman


Pemberontak Houthi di ibukota Yaman telah merebut kendaraan kedutaan Amerika setelah para diplomat meninggalkan negara itu menyusul penutupan kedutaan itu. CNN melaporkan kendaraan-kendaraan itu direbut dari bandara Sanaa.Amerika, Inggris dan Perancis mengumumkan penutupan kedutaan mereka di Yaman karena semakin memburuknya situasi keamanan di negara itu.

Departemen Luar negeri Amerika, Selasa (11/2/2015) malam, mengatakan staf kedutaannya telah meninggalkan ibukota Yaman, Sanaa, sementara Inggris Rabu pagi mengumumkan penarikan staffnya. Perancis akan menutup kedutaannya hari Jumat.Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jen Psaki, mengatakan dalam sebuah pernyataan “tindakan unilateral baru-baru ini mengganggu proses transisi di Yaman, menciptakan resiko kekerasan baru yang mengancam warga Yaman dan komunitas diplomatik di Sanaa”.

Pemberontak Syiah, Selasa (20/1/2015), dikabarkan telah menguasai istana kepresidenan Yaman dan menyerang kediaman resmi Presiden Abdurabuh Mansur Hadi. Menteri Informasi Yaman, Nadia Sakkaf mengatakan pemberontak menyerang kediaman resmi Mansur Hadi di wilayah barat Sanaa, setelah sejumlah saksi mata melaporkan terjadinya baku tembak di kawasan itu.

Sebelumnya, Presiden Mansur Hadi dikabarkan berada di dalam kediamannya dan tengah menggelar pertemuan dengan para penasihat dan pejabat keamanan negeri itu. “Presiden Yaman sedang diserang milisi Syiah yang ingin menggulingkan pemerintah,” kata Sakkaf lewat akun Twitter-nya. Seorang sumber militer mengatakan anggota milisi Syiah sudah menduduki istana presiden di wilayah selatan Sanaa dan mulai menjarah gudang-gudang senjata.

Pemimpin pemberontak Abdul Malik al-Huthi memperingatkan bahwa pihaknya memiliki banyak pilihan untuk melawan Presiden Mansur Hadi yang dianggap sebagai pendukung pemecahbelahan negeri itu.

Al-Huthi menambahkan, pasukannya siap untuk menghadapi langkah apapun yang akan diambil Dewan Keamanan PBB. Di New York, Dewan Keamanan sudah menggelar rapat darurat untuk memutuskan langkah terbaik dalam menyikapi perkembangan di Yaman.

Dalam beberapa waktu belakangan, kekerasan terus meningkat di ibu kota Sanaa, sehingga menambah kekhawatiran Mansur Hari, salah seorang sekutu utama AS dalam memerangi Al-Qaeda, akan jatuh dan menyeret negeri itu ke dalam kekacauan yang lebih parah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s