Petinggi Hamas Akui Dalangi Penculikan Dan Pembunuhan 3 Remaja Israel Agar Dapat Memulai Perang Dengan Israel


Seorang petinggi veteran Hamas mengatakan, kelompok itu mendalangi penculikan tiga remaja Israel di Tepi Barat, sebuah insiden yang kemudian memicu perang brutal di Jalur Gaza. Saleh al-Arouri, salah seorang pendiri sayap militer Hamas, membuat pernyataan ini dalam sebuah konferensi di Istanbul, Turki, tempat pengasingannya. Rekaman pernyataannya diunggah ke internet oleh panitia konferensi.

“Terdapat banyak spekulasi terkait operasi ini. Beberapa orang mengatakan operasi ini adalah sebuah konspirasi,” kata Al-Arouri dalam pertemuan Serikat Ulama Internasional pada Rabu (19/8/2014) itu. “Keinginan rakyat yang di seluruh daerah pendudukan terkulminasi dalam sebuah operasi heroik oleh (sayap militer Hamas) Brigade al-Qassam yang menculik tiga pemukim Yahudi di Hebron,” ujar Al-Arouri.

Sejauh ini, klaim Saleh al-Arouri belum mendapat respons dari anggota atau petinggi Hamas lainnya. Ini adalah kali pertama seorang sosok senior Hamas mengaitkan kelompok itu dengan penculikan dan pembunuhan Eyal Yifrah (19), Gilad Shaar (16), dan Naftali Frenkel (16) di Tepi Barat.

Kematian ketiga remaja itu kemudian memicu lingkaran kekerasan yang mencengkeram Israel dan Tepi Barat yang kemudian memuncak dalam perang di Jalur Gaza yang sudah memasuki hari ke-45.

Akibat aksi dari pemimpin Hamas ini perang yang pecah sejak 8 Juli lalu itu sejauh ini telah menewaskan lebih dari 2.000 warga palestina dan 64 warga sipil Israel dan seorang pekerja asal Thailand juga tewas.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s