Manuel Noriega Menuntut Pembuat Game “Call of Duty”


Manuel Noriega, mantan diktator Panama, mengajukan tuntutan terhadap Activision, penerbit game video “Call of Duty.” Bekas penguasa militer itu berusaha mendapatkan penggantian atas hilangnya keuntungan dan juga kerugian setelah adanya tokoh game yang didasarkan pada diri Noriega dalam “Call of Duty Black Ops II.”

Noriega yang kini berusia 80 tahun sedang menjalani hukuman penjara di Panama karena kejahatan yang dilakukannya pada saat dia berkuasa, termasuk pembunuhan terhadap para pengkritiknya. Seorang pengacara mengatakan ini merupakan salah satu kasus dalam kecenderungan yang makin meningkat untuk melakukan penuntutan.

“Di Amerika Serikat, para individu memiliki apa yang disebut hak terhadap publisitas, yang memberikan kendali bagaimana mereka digambarkan dalam iklan termasuk dalam game video,” kata Jas Purewal, seorang pengacara di bidang hiburan interaktif.

Ia mengatakan penuntutan semacam ini bisa diajukan di Amerika. “Namun Noriega bukanlah warga AS dan juga bukan penduduk AS. Ini artinya, tuntutan hukumnya dapat dipertanyakan, sebab tidak jelas dengan dasar hukum apa dia melakukan tuntutan terhadap Activision,” kata Purewal.

Dalam game video yang diterbitkan Activision, Noriega digambarkan mula-mula membantu CIA menangkap teroris Nikaragua, tetapi kemudian melawan Amerika dan dia sendiri kemudian diburu

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s