Meja Tua dan Buku Harian Milik Hitler Ditemukan


Sebuah meja yang digunakan pemimpin Nazi Adolf Hitler ditemukan kembali setelah lama tersimpan di gudang Jerman. Meja buatan tahun 1973 ini digunakan Hitler di bunkernya di Reichschancellery, Berlin, semasa Perang Dunia II. Dikutip dari Daily Mail, Ahad, 1 Juni 2014, setelah perang berakhir, meja ini menjadi milik Amerika Serikat dan digunakan sebagai furnitur di sebuah rumah istirahat bagi tentara AS di Berlin antara tahun 1957 sampai 1996.

Dalam pemakaian oleh tentara AS, meja ini pun dimodifikasi sehingga dapat dipasangkan sambungan telepon dan mesin faks di sisinya. Kemudian, pada 1996 meja tersebut dikembalikan ke Jerman dan empat tahun setelahnya diberikan kepada pemerintah Jerman. Namun sayang, sejak tahun 2000, meja tersebut hanya mendekam di gudang bersama barang-barang lainnya hingga baru-baru ini ditemukan. Saat ini meja berlaci empat itu berada di Weissensee di dekat Berlin. Meskipun banyak yang tertarik membeli meja tersebut, pemerintah Jerman menyatakan tidak akan pernah menjualnya.

Buku harian setebal 400 halaman milik Alfred Rosenberg, orang kepercayaan Adolf Hitler, ditemukan. Menurut Reuters dalam laporan eksklusifnya, buku harian ini menawarkan wawasan baru tentang persinggungan Rosenberg dengan Hitler dan pemimpin Nazi lainnya, termasuk Heinrich Himmler dan Herman Goering.

Dalam buku harian itu juga tercakup rincian tentang pendudukan Jerman di Uni Soviet dan Eropa Timur lainnya, termasuk rencana pembunuhan massal orang Yahudi. “Dokumentasi ini menjadi sangat penting untuk studi era Nazi, termasuk sejarah Holocaust,” kata pernyataan Holocaust Memorial Museum di Washington.

Sebuah analisis konten sepintas menunjukkan bahwa materi menyoroti sejumlah isu penting yang berkaitan dengan kebijakan Third Reich. Diari ini akan menjadi sumber informasi penting bagi para sejarawan, yang mungkin akan bertentangan dengan catatan sebelumnya. Rosenberg, seorang menteri Nazi, dihukum di Nuremberg dan digantung pada tahun 1946. Namun, pejabat AS menyatakan rincian lebih lanjut tentang isi buku harian memerlukan analisis yang sahih.

Akan tetapi, bagaimana pun, tak semua fakta yang terjadi di era Hitler berkuasa menarik perhatiannya untuk dituangkan dalam buku harian. Rincian tentang ketegangan di Jerman, khususnya krisis yang disebabkan oleh penerbangan Rudolf Hess ke Inggris pada tahun 1941, dan penjarahan seni di seluruh Eropa tak disebutkan.

Tafsir buku harian itu akan diumumkan minggu ini pada konferensi pers di Delaware diselenggarakan bersama oleh pejabat dari Departemen Imigrasi, Departemen Kehakiman, dan Museum Holocaust. Diari itu mengumpulkan ingatan Rosenberg dari musim semi tahun 1936 sampai musim dingin 1944, menurut analisis museum. Kebanyakan entri ditulis Rosenberg sebagai perulangan kursif, beberapa kertas robek dari buku, kata analisis.

Rosenberg adalah seorang ideolog Nazi awal dan kuat, terutama pada isu-isu rasial. Beberapa memo kepada Hitler dikutip sebagai bukti selama pengadilannya. Rosenberg juga mengarahkan penjarahan sistematis atas seni, budaya, dan properti Yahudi di seluruh Eropa. Unit Nazi yang diciptakan untuk merebut artefak tersebut disebut Gugus Tugas Reichsleiter Rosenberg.

Dia kemudian dihukum atas kejahatan terhadap kemanusiaan dan merupakan salah satu dari selusin pejabat senior yang dieksekusi pada bulan Oktober 1946. Buku hariannya, yang disimpan jaksa Nuremberg sebagai bukti, menghilang setelah sidang. Robert Kempner, seorang jaksa, sudah lama dicurigai oleh para pejabat AS menyelundupkan buku harian itu ke Amerika Serikat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s