Wabah Penyakit Virus Chikungunya Landa Amerika Serikat


Virus chikungunya menyebar luas di Amerika Serikat dan Kuba. Memang, sebelumnya, pada Desember lalu, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) kasus chikungunya telah lebih dulu mewabah di Karibia. Dikutip dari CNN, pada Kamis, 19 Juni 2014, Departemen Kesehatan Georgia telah mengkonfirmasi kasus chikungunya pertama di AS. Menurut pejabat kesehatan, pasien ini terinfeksi setelah melakukan perjalanan ke Karibia.

Kasus-kasus baru juga telah dilaporkan di North Carolina dan Tennessee. Menurut data dari Pusat Pengontrolan dan Pencegahan Penyakit (CDC), sudah ada 57 infeksi chikungunya pada tahun ini. Sementara itu, enam kasus chikungunya juga telah dikonfimasi di Kuba. Para pasien yang terinfeksi diketahui sering bepergian ke Republik Dominika dan Haiti.

Chikungunya telah menginfeksi hampir 5.000 orang di Karibia pada tahun ini. Menurut data dari Organisasi Kesehatan Pan Amerika (PDF), lebih dari 160 ribu kasus dicurigai chikungunya. Virus ini juga menyerang Puerto Riko dan Pulau Virgin milik AS. Para ahli mengatakan turis Amerika telah membawa chikungunya kembali ke rumah mereka. Hanya tinggal menunggu waktu hingga virus ini menyebar di Amerika Serikat.

Chikungunya bisa membuat penderitanya mengalami demam dan nyeri sendi, bahkan menjadi kritis. Tidak ada obat atau vaksin untuk penyakit ini. Mencegah gigitan adalah kunci utama untuk menghindari infeksi.Tujuan wisata ternama, Kepulauan Karibia, tengah menghadapi wabah Chikungunya yang diduga dibawa oleh wisatawan ke kepulauan ini pada Desember tahun lalu. Ribuan orang terpapar penyakit ini.

Dikutip dari Live Science, Kamis, 22 Mei 2014, sejak Desember, telah lebih dari 51 ribu orang dicurigai terkena Chikungunya dan hampir 5.000 orang telah dikonfirmasi mengidap penyakit yang ditularkan lewat gigitan nyamuk ini. Menurut data dari The Pan American Health Organization, infeksi ini terjadi di sepanjang Kepulauan Karibia. Diduga, virus yang umum mewabah di Asia dan Afrika ini dibawa oleh turis ke Karibia.

Pejabat kesehatan masyarakat Amerika Serikat menyatakan kekhawatirannya bahwa virus mungkin akan tiba di Negara Abang Sam itu pada musim panas ini, mengingat jumlah kunjungan wisatawan AS ke Karibia cukup tinggi. Chikungunya merupakan penyakit sejenis demam berdarah yang ditularkan melalui gigitan nyamuk. Penderita akan merasakan nyeri otot, sakit kepala, mual, kelelahan, dan ruam pada kulit. Penyakit ini tidak terlalu berbahaya dan pasien bisa lekas sembuh. Namun, dalam beberapa kasus, nyeri sendi bisa bertahan lebih lama, bahkan bisa bertahun-tahun.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s