Cile Dilanda Gempa 8.2 Ritcher dan Tsunaminya Sampai Ke Indonesia


Tak hanya berdampak pada Cile, gempa di perairan selatan Cile juga berdampak pada negara tetangga mereka, Peru. Menurut laporan Mirror, pihak berwenang Peru sudah mulai mengevakuasi warga di wilayah pesisir selatan Kota Ica. Sementara warga mulai dievakuasi dari wilayah pesisir, peringatan tsunami akibat gempa ini juga belum dicabut di Peru, negara yang berada tepat di sebelah utara Cile tersebut. Selain dua negara tersebut, siaga tsunami juga dinyatakan di Nikaragua, El Savador, Kosta Rika, Panama, dan Kolombia.

Akibat getaran gempa, sejumlah kota di Peru, seperti Tacna, Moquegua, dan Arequipa mengalami pemadaman listrik. Namun, hingga saat ini, tidak ada laporan korban tewas atau kerusakan serius terjadi di negara ini. Gempa berkekuatan 8,2 skala richter yang berpusat di 99 kilometer barat laut Kota Iquique itu terjadi pada Selasa, 1 April 2014 pukul 20.46 waktu setempat atau Rabu pagi waktu Indonesia. Peringatan tsunami langsung dikeluarkan beberapa saat setelah terjadinya gempa.

Gelombang besar pertama menghantam pantai dalam waktu sekitar 45 menit setelah gempa terjadi. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mencatat, gelombang terbesar akibat gempa mencapai ketinggian 2,3 meter. Gelombang tsunami yang terjadi akibat gempa di Cile diperkirakan sampai perairan Papua pada Kamis, 3 April 2014, pukul 06.30-07.30. “Diperkirakan ketinggiannya di bawah 1 meter,” kata Koordinator Tsunami Research Group-Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi Widjo Kongko.

Pusat Seismologi Nasional Cile mengabarkan pusat gempa berada di 99 kilometer barat laut Kota Iquique. Lindu yang terjadi Selasa, 1 April, pukul 08.46 malam waktu setempat itu berkekuatan 8,2 skala Richter. Segera setelah gempa, keluar peringatan tsunami. Kabarnya gelombang tsunami telah menghantam pesisir Cile dan sejumlah daratan Amerika Latin yang berada di tepi Samudra Pasifik. Menurut Widjo Kongko, wilayah di mana terjadi gempa di Cile saat ini memang langganan lindu. Jarak antara pusat gempa dan Papua sekitar 16 ribu kilometer. Dengan demikian, ujar dia, diperkirakan 22 jam kemudian sampai ke Indonesia.

Widjo menyarankan kepada warga yang akan melihat dampak tsunami itu agar menunggu di daerah dekat tower TV di Kota Jayapura. Lokasinya di ketinggian sehingga dapat mengamati perairan di teluk dengan lebih leluasa. Gempa 8,2 Skala Ritcher yang menghantam Cile pada Selasa, 1 April 2014 malam waktu setempat atau sekitar Rabu, 2 April pukul 07.00 WIB, merupakan puncak dari rangkaian sekitar 300 gempa besar kecil yang terjadi di wilayah itu dua minggu terakhir.

Sebelumnya, gempa berkekuatan 6,7 Skala Ritcher mengguncang negara itu pada 16 Maret lalu, menyebabkan sekitar 100 ribu warga mengungsi ke tempat yang lebih tinggi karena khawatir akan tsunami. Tsunami tidak terjadi, tapi sejak itu gempa besar-kecil terus terjadi, terutama di sekitar Kota Iquique. “Ini bukan situasi biasa. Ada gabungan antara rangkaian guncangan dan pasca-guncangan yang sulit dievaluasi,” kata Mario Pardo, Wakil Pimpinan Pusat Seismologi Universidad de Chile, seperti dikutip koran lokal La Tercera.

Cile merupakan salah satu negara yang paling rentan gempa. Terakhir, sebuah gempa berkekuatan 8,8 Skala Ritcher dan tsunami di wilayah Cile tengah pada 2010 menyebabkan lebih dari 500 meninggal dan sekitar 220 ribu rumah rusak. Gempa paling besar yang pernah terjadi di bumi, yaitu 9,5 skala Ritcher, mengguncang Cile pada 1960 dan menyebabkan lebih dari 5.000 orang meninggal.

Gempa berkekuatan 8,2 magnitude yang terjadi di kawasan bagian utara Cile memicu dikeluarkannya peringatan tsunami di sepanjang garis pantai Pasifik di Amerika Latin. Menurut lembaga US Geological Survey, gempa ini terjadi pada kedalaman dangkal, yaitu 9,6 kilometer. Dikabarkan gempa ini menimbulkan gelombang setinggi 2 meter di sepanjang pantai Cile. Pemerintah setempat telah mengeluarkan perintah evakuasi untuk kawasan itu. Cile merupakan negara yang terletak di kawasan seismis sehingga kerap mengalami gempa bumi. Pada 2010, misalnya, gempa yang terjadi di kawasan tengah dan selatan negara itu mengakibatkan terjadinya tsunami.

Pada 1960, daerah Concepcion di selatan Cile mengalami gempa 9,5 magnitude dan mengakibatkan warga meninggal sebanyak 1.655 orang. Dampaknya terasa hingga Hawaii dan Jepang. Pada 2011, Jepang mengalami gempa bumi berkekuatan 9 magnitude yang mengakibatkan tsunami. Ini mengakibatkan 1.500 orang meninggal dan 3.200 lainnya hilang. Hingga kini belum ada kabar mengenai dampak gempa tersebut ke kawasan lainnya seperti Jepang. Menurut kesaksian seorang ekspatriat Inggris, Patrick Moore, gempa mengakibatkan terjadinya sejumlah guncangan susulan.

“Saya rasa lama guncangannya, sampai sekitar 40 detik,” katanya sambil menjelaskan dirinya sedang di kamar saat itu terjadi. Gempa di pesisir Cile telah mengakibatkan tsunami yang menghantam pesisir utara Cile. Bila kekuatan tsunami itu besar, gelombangnya diperkirakan akan sampai ke Indonesia dalam sehari-semalam, berdasarkan peta perjalanan gelombang tsunami yang dilansir National Tsunami Warning Center, AS. Namun, sejauh ini laporan ketinggian gelombang tsunami masih simpang-siur, antara 2-5 meter.

Belum dilaporkan soal korban jiwa atau harta benda akibat tsunami itu. Namun, pemerintah Cile masih meminta warganya waspada. Menurut juru bicara pemerintah Cile, Mahmud Aleuy, tsunami kedua dikhawatirkan bakal datang setelah air laut pesisir di dekat pusat gempa menyurut. Gempa berkekuatan 8,2 Skala Richter mengguncang pesisir Cile pada Selasa malam (Rabu pagi waktu Indonesia). Pusat gempa 80 kilometer barat laut Iquique, pada kedalaman 10 kilometer.

Sejumlah negara mengeluarkan peringatan tsunami, di antaranya Peru dan Ekuador. Namun, Pacific Tsunami Warning Center menyatakan tsunami diperkirakan akan menyapu beberapa wilayah di Kolombia, Panama, dan Costa Rica. Gempa berkekuatan 8,2 Skala Ritcher yang menghantam pantai utara Cile diperkirakan akan memicu terjadinya gelombang tsunami.

Menurut Pusat Seismologi Nasional Cile, gempa yang berpusat di 99 kilometer barat laut Kota Iquique itu terjadi pada Selasa pukul 08.46 malam waktu setempat. Saat ini kota-kota di pantai utara Cile telah mulai mengalami gelombang air pasang dan sebagian sudah mencapai 2 meter. Diperkirakan beberapa jam lagi tsunami akan tiba di kota-kota tersebut. Selain di pantai utara Cile, siaga tsunami juga dinyatakan di Nikaragua, El Savador, Kosta Rika, Panama, dan Kolombia.

Gempa besar yang melanda Cile telah menimbulkan tsunami dan menyapu wilayah pesisir Iquique. Gelombang kuat dilaporkan telah merenggut sejumlah korban jiwa. Dikutip dari Mirror, hingga menjelang pukul 01.00 waktu setempat atau sekitar pukul 11.20 WIB, pemerintah Cile mengonfirmasi lima orang korban tewas. Belum diketahui berapa jumlah korban luka. Selain itu, sebuah kebakaran besar juga terjadi di pusat kota pelabuhan Iquique. Jaringan listrik dan telepon juga mati.

Gempa berkekuatan 8,2 skala Richter yang berpusat di 99 kilometer barat laut kota Iquique itu terjadi pada Selasa pukul 20.46 waktu setempat. Peringatan tsunami langsung dikeluarkan beberapa saat setelah terjadinya gempa. Gelombang besar pertama mengantam pantai dalam waktu sekitar 45 menit setelah gempa terjadi. Pusat Peringatan Tsunami Pasifik mencatat, gelombang terbesar akibat gempa tersebut mencapai ketinggian 2,3 meter.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s