Profil Penerima Warisan Nelson Mandela Senilai 50 Milyar


– Nelson Mandela meninggalkan warisan senilai kurang-lebih US4 4,1 juta atau sekitar Rp 50 miliar. Seluruh kekayaan itu akan dibagikan untuk istrinya, Graca Machel; anggota keluarga; staf; sekolah; dan Kongres Nasional Afrika. Dua bulan setelah kematian negarawan Afrika Selatan berusia 95 tahun itu, menurut keterangan pengacaranya, Senin, 3 Februari 2014, sang istri, Garca Machel, melepaskan separuh haknya sebagai ahli waris, meskipun dia memiliki hak terhadap empat properti di Mozambique dan aset lainnya. (Baca: Ini Para Penerima Warisan Mandela)

Kantor berita AFP, seperti ditulis Al Jazeera, Senin, 3 Februari 2014, melaporkan kekayaan Mandela diperoleh dari royalti bukunya dan proyek-proyek lain, serta berupa rumah di Johannesburg, Cape Town, Qunu, dan Mthatha yang ditinggali keluarganya. Rumah di Houghton, Johannesburg, tempat Mandela meninggal pada 5 Desember 2013, akan digunakan oleh keluarga putra mendiang Makgatho.

“Ini adalah keinginan saya. Hal itu juga harus digunakan sebagai tempat berkumpulnya keluarga Mandela dan Machel demi mempertahankan kesatuan setelah kematian,” demikian bunyi wasiat Mandela yang disampaikan secara tertulis.

Anak-anak Mandela akan mendapatkan pinjaman sebesar US$ 300 ribu (Rp 3,7 miliar) selama masa hidupnya dan utang tersebut bakal dihapus jika mereka tak sanggup bayar. Wasiat itu ditulis pada 2004 dan diperbarui pada 2008.

Surat wasiat mantan Presiden Afrika Selatan Nelson Mandela dijadwalkan dibacakan Senin, 3 Februari 2014, waktu setempat. Associated Press menyebut hal ini berpotensi memanaskan pertengkaran dan perpecahan dalam keluarga besarnya.

Mandela, yang meninggal pada Desember lalu dalam usia 95 tahun, meninggalkan warisan yang mencakup sebuah rumah di kawasan kelas atas di Johannesburg, tempat tinggal sederhana di pedesaan Eastern Cape, dan royalti dari penjualan buku, termasuk otobiografinya, Long Walk to Freedom. Ia meninggalkan ahli waris lebih dari 30 anak-anak, cucu, dan cicit. Nama besarnya digunakan keturunannya untuk pemasaran, mulai dari merek pakaian hingga program reality show di televisi.

Beberapa cucunya, misalnya, memulai bisnis kaus dan topi dengan memajang foto Mandela dan tulisan “Long Walk to Freedom” di bawahnya. Sedangkan dua cucunya yang tinggal di Amerika Serikat membintangi sebuah reality show televisi bertajuk Being Mandela. Pembacaan warisan akan dilakukan di Johannesburg, tepatnya di Nelson Mandela Foundation. Acara yang awalnya dijadwalkan dimulai pukul 05.30 itu pun ditunda.

Situs BBC menyebutkan Nelson Mandela meninggalkan warisan lebih dari 46 juta rand atau setara US$ 4,13 juta. Dalam 40 halaman surat warisannya disebutkan seluruh staf pribadinya memperoleh masing-masing 50 ribu rand dan sekolah tempatnya menuntut ilmu akan mendapatkan 100 ribu rand.

Tokoh anti-Apartheid Nelson Mandela, yang meninggal pada Desember lalu dalam usia 95 tahun, meninggalkan warisan yang mencakup sebuah rumah di kawasan kelas atas di Johannesburg, tempat tinggal sederhana di pedesaan Eastern Cape, dan royalti dari penjualan buku, termasuk otobiografinya, Long Walk to Freedom. Ia meninggalkan ahli waris lebih dari 30 anak, cucu, dan cicit. Nama besarnya digunakan keturunannya untuk mendulang uang.

Beberapa cucunya, misalnya, memulai bisnis kaus dan topi dengan memajang foto Mandela dan tulisan “Long Walk to Freedom” di bawahnya. Sedangkan dua cucunya yang tinggal di Amerika Serikat membintangi sebuah reality show televisi bertajuk Being Mandela. Di antara penerima warisan yang disebut dalam surat wasiat Mandela, nama mantan istrinya, Winnie Mandela, sama sekali tak disebut.

Berikut penerima utama warisan Mandela:
1. Graca Machel, istri terakhir Mandela, berhak atas 50 persen dari kekayaannya, bernilai setidaknya US$ 4,1 juta. Dia kemungkinan akan melepaskannya dan menerima empat properti di Mozambik, mobil, karya seni, perhiasan, dan aset lainnya.

2. Anak-anak Mandela masing-masing mendapatkan sekitar US$ 300 ribu, atau jika mereka meminjam uang sejumlah itu selama hidupnya, maka utang mereka akan dihapuskan.

3. Anak-anak Machel, yaitu Josina Machel dan Malengane Machel, masing-masing mendapatkan sekitar US$ 270 ribu.

4. Empat cucu Mandela dari Makgatho masing-masing akan menerima US$ 300 ribu dan berhak untuk menggunakan rumahnya di Houghton, Johannesburg.

5. Kongres Nasional Afrika akan mendapat antara 10 hingga 30 persen royalti dari berbagai proyeknya.

6. Rumah Mandela di desa masa kecilnya dari Qunu tak akan dibagi, tapi keluarga Mandela, termasuk Machel dan anak-anaknya, berhak untuk datang dan menginap di sana.

7. Cucu-cucu dari pernikahan pertamanya dengan Evelyn Mase dan pernikahan keduanya dengan Winnie Madikizela-Mandela masing-masing mendapatkan US$ 9.000.

8. Anggota staf, termasuk asisten pribadinya selama berpuluh tahun, Zelda la Grange, mendapatkan masing-masing US$ 4.500.

9. Sekolah dan universitas tempatnya belajar dan membentuk kehidupan politiknya masing-masing mendapatkan US$ 9.000.

Mantan istri Nelson Mandela, Winnie Madikizela-Mandela, dinyatakan tak berhak atas sepeser pun harta mendiang tokoh anti-Apartheid itu. Hal ini terungkap dalam surat wasiat Mandela yang dibacakan kemarin. Mantan Presiden Afrika Selatan ini membagi hartanya hanya untuk keluarga, staf, dan Kongres Nasional Afrika. Penerima warisan terbanyak adalah Graca Machel, istri ketiganya. Dalam warisan disebutkan Machel berhak atas 50 persen dari tanah miliknya, tapi tidak berhak atas royalti penjualan buku-bukunya.

Situs BBC menyebutkan Nelson Mandela meninggalkan warisan lebih dari 46 juta rand atau setara US$ 4,13 juta berupa properti, di luar nilai seperti royalti buku dan lainnya. Dalam 40 halaman surat warisannya disebutkan seluruh staf pribadinya memperoleh masing-masing 50 ribu rand dan sekolah tempatnya menuntut ilmu akan mendapatkan 100 ribu rand.

Winnie dan Mandela menikah selama puluhan tahun dan bercerai tak lama setelah Mandela dibebaskan. Mereka memiliki dua anak perempuan, Zenani dan Zindziswa. Surat wasiat Mandela dibuat pada 2004. Surat itu mengalami dua kali pembaruan, yaitu pada 2005 dan 2008. Media menulis pembagian warisan ini memicu pertengkaran di antara 30 anggota keluarganya, yang terdiri atas anak-anak, cucu, dan cicitnya.

Sebagai penerima warisan utama, kata hakim Moseneke, Machel harus mengklaimnya dalam waktu 90 hari. Moseneke membacakan warisan Mandela bersama George Bizos, seorang pengacara hak asasi manusia yang merupakan teman lama Mandela, dan Themba Sangoni, hakim ketua dari Provinsi Eastern Cape.

Dia mengatakan bahwa meskipun Winnie tidak disebutkan dalam surat wasiat, cucunya masing-masing akan menerima US$ 9.000. Moseneke mengatakan pembacaan surat wasiat itu berjalan lancar, meski ada sedikit “klarifikasi selama pembacaan”.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s