Kiprah Aliansi Menghentikan Fotografer Cabul


Sara Ziff baru berusia 14 tahun ketika seorang fotografer menemukan bakat modeling dalam siswi Sekolah Menengah Sains di Bronx itu. Hanya dalam hitungan bulan, karir Ziff langsung melesat dan sempat dipotret untuk rumah mode Calvin Klein dan majalah Seventeen.

Tapi ada harga yang harus dibayar. Agensinya mengirim Ziff ke apartemen seorang fotografer untuk sesi pemotretan. Di sana, Ziff diharuskan tampil tanpa sehelai benangpun di tubuhnya dengan ditonton banyak pria. Usianya baru 15 tahun saat Ziff harus mengikusi sesi pemotretan yang lain di mana obat-obatan terlarang mengalir bebas. Dia pun diperintahkan untuk berpose telanjang dengan backdrop gambar-gambar dari majalah dewasa.

Kini Ziff sudah berusia 31 tahun. Dia masih bekerja sebagai model dan baru saja lulus dengan predikat magna cum laude dari Columbia University dalam bidang ilmu politik. Suatu ketika, Ziff bersama pacarnya, seorang mahasiswa jurusan film di New York University, bermaksud membuat film dokumenter yang berkisah soal kehidupan para model. Film bertajuk “Picture Me” itu dirilis pada 2009.

Tak hanya kisah para model di atas catwalk saja yang disajikan. Sejumlah model menuturkan pengalaman mereka yang dilecehkan secara seksual ketika pemotretan. Ada yang dipaksa karena dianggap berhutang kepada agensinya. Kisah-kisah pilu ini melahirkan ide pendirian Aliansi Model pada tahun lalu. Ini semacam serikat pekerja yang didirikan untuk menggebrak pakem-pakem buruk yang merugikan para model.

Aliansi Model didukung model-model besar seperti Coco Rocha dan Milla Jovovich. Kinerja mereka pun menggetarkan. Pada Oktober tahun lalu, kelompok ini berhasil ‘memaksa’ Gubernur New York, Andrew M. Cuomo, menandatangani undang-undang perlindungan model anak-anak.

Undang-undang lokal itu mengharuskan agensi modeling untuk menyediakan pendamping ke mana pun seorang model berusia di bawah 16 tahun melakukan casting atau pemotretan. Ziff bilang, pihaknya bukan bermaksud menyatukan agensi atau menawar kontrak. Aliansi Model, katanya, dimaksudkan untuk mendorong kondisi yang lebih baik bagi para model.

Prestasi awal Aliansi Model adalah ‘memaksa’ panitia New York Fashion Week untuk melarang fotografer masuk ke kamar ganti. Sebelumnya, para model sering komplain karena ada fotografer ‘cabul’ yang memotret mereka saat berganti baju dan foto-foto itu dibeberkan di situs-situs porno.

Aliansi Model juga bekerjasama dengan desainer dan agensi untuk memerangi anoreksia. Mereka meminta Vogue berhenti memakai jasa model yang sangat kurus atau model di bawah usia 16 tahun. Permintaan itu dituruti. Aliansi yang sekarang beranggotakan 400 model ini juga mempromosikan undang-undang hak asasi model. Khususnya dalam hal transparansi pembayaran. Agensi biasanya mengambil komisi 20 persen dan 20 persen untuk service fee dari bayaran model.

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, upah untuk model rata-rata US$ 42.670 per tahun di New York dan rata-rata US$ 26.110 per tahun untuk nasional. Sementara model papan atas bisa mendapat lebih besar dari itu. Tapi, pencapaian terbaik Aliansi Model adalah lahirnya undang-undang model anak-anak di New York. Regulasi itu mengharuskan ada pendamping bagi model di bawah usia 16 tahun saat melakukan pemotretan, serta keharusan menyediakan tutor apabila seorang model tak bisa mengikuti kelas di sekolah selama lebih dari tiga hari.

Undang-undang ini membuat perlakuan dan perlindungan terhadap model anak-anak sama seperti perlindungan terhadap aktor atau penari anak-anak di industri hiburan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s