Wakil Presiden Afghanistan Mohammed Karim Khalili Lolos Dari Serangan Mortir


Wakil Presiden (Wapres) Afghanistan Mohammed Karim Khalili lolos dari maut ketika sebuah mortir menghantam pusat pelatihan polisi yang berlokasi di pusat provinsi Wardak, dekat Kabul, Rabu (15/6/2011).

Serangan itu tidak menimbulkan korban karena mortir jatuh di samping gedung tempat Wapres Mohammed Karim Khalili, Menteri Dalam Negeri Bismullah Khan Mohammadi dan sejumlah pejabat tinggi NATO di Afghanistan.

Mereka menghadiri pembukaan pusat pelatihan pasukan keamanan nasional Afghanistan, sebuah program bernilai miliaran dolar AS dari NATO, yang dipersiapkan sebelum pasukan koalisi pimpinan Amerika Serikat meninggalkan negeri itu pada 2014.

Ledakan itu mengguncang keras gedung dan lebih dari 500 siswa kepolisian mencari perlindungan. Ledakan itu disusul suara tembakan.

Para pengawal langsung mengevakuasi para pejabat Afghanistan dan NATO ke sebuah tempat perlindungan sebelum membawa mereka dengan helikopter.

Serangan di kawasan itu terus meningkat setelah Taliban menyerukan kampanye serangant terhadap kekuatan NATO dan Afghanistan.

Belum jelas apakah serangan itu ditujukan pada Khalili yang kelahiran Khalili. Yang jelas serangan mortir itu ditujukan ke gedung itu saat Khalili baru selesai memberi sambutan.

Fasilitas senilai 106 juta dollar AS (Rp 907 triliun) saat ini menampung 725 taruna, namun akan ditingkatkan hingga 3.000, dan menjadikannya fasilitas pelatihan terbesar di Afghanistan.

Program yang sebagian besar dananya dari AS itu untuk melatih, membekali, dan membangun infrastruktur keamanan Afghanistan, termasuk polisi, tentara, dan angkatan udara.

Serangan serupa terjadi wilayah barat laut Afghanistan. Seorang pelaku bom bunuh diri meledak sekitar 200 mter dari kantor gubernur Azizul Rahman Tawab.

Serangan itu menewaskan empat polisi dan empat warga sipil, kata juru bicara provinsi Halim Ayar. Namun kementerian dalam negeri memberi data berbeda, yakni tujuh orang tewas dan lima di antaranya polisi.

Sebuah bom bunuh diri lain menyebabkan tiga warga sipil tewas, termasuk seorang remaja pria berusia 13 tahun. Bom itu meledak di sebuah gedung di provinsi Paktia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s