Organisasi Al-Qaeda Ternyata Penuh Intrik dan Pengkianatan Antar Anggota Demi Mencapai Puncak Kepemimpinan


Terkuaknya lokasi persembunyian pemimpin jaringan Al-Qaidah, Usamah Bin Ladin, setelah lima tahun menetap di Kota Abbottabad, Pakistan, ternyata lantaran dikhianati oleh wakilnya Ayman al-Zawahiri. Klaim ini dilaporkan surat kabar terbitan Arab Saudi, Al-Watan.

Mengutip seorang sumber, koran itu melaporkan pada Kamis lalu bahwa Zawahiri yang diyakini bakal menggantikan posisi Usamah mendesak lelaki 54 tahun itu keluar dari persembunyiannya dalam sebuah gua di Pegunungan Tora Bora, perbatasan Afganistan-Pakistan. Ia meyakinkan Usamah untuk membangun sebuah rumah di Abbottabad.

“Faksi Al-Qaidah Mesir secara de facto menjalankan organisasi sekarang dan sejak ia (Usamah) sakit pada 2004 mereka berupaya mengambil kewenangan penuh,” tulis Al-Watan Kamis lalu.

Sumber yang tidak disebutkan identitasnya ini mengungkapkan kurir yang ikut tewas dalam serbuan pasukan khusus Angkatan Laut Amerika Serikat, SEAL, Abu Ahmad al-Kuwaiti, adalah orang kepercayaan Zawahiri. Ia menambahkan Kuwaiti juga tahu ia diikuti oleh CIA (dinas rahasia luar negeri Amerika) dan ia sengaja mengarahkan mereka ke tempat persembunyian Usamah.

Klaim itu berbeda dengan berita yang dilansir media-media Amerika Serikat. Kurir Ayman yang juga kurir Usamah memang diikutibertahun-tahun. Bahkan Amerika harus menginterogasi pentolan-pentolan Al-Qaidah seperti Khalid Syeikh Mohammad dengan siksaan waterboarding untuk mengetahui identitas asli sang kurir. Tapi orang nomor tiga di Al-Qaidah yang juga perancang serangan ke gedung Wolrd Trade Center ini tetap bungkam. Amerika akhirnya berhasil mengetahui identitas Al Kuwaiti serta menyadap teleponnya.

Usamah terbunuh Ahad dini hari lalu di sebuah rumah berlantai tiga. Dua korban tewas lainnya adalah istri dan saudara kandung Kuwaiti. Amerika mengklaim sudah menguburkan jenazah buronan nomor wahid sejak serangan 11 September 2001 itu di wilayah utara Laut Arab dalam hitungan jam setelah ia dibunuh.

Zawahiri bertemu Usamah pada pertengahan 1980-an dan sejak itu mereka bersahabat. Para pengamat menggambarkan pria kelahiran Mesir ini merupakan komandan operasi dan strategi Al-Qaidah serta mentor terdekat Usamah.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s