Keuntungan Finansial Rusia Yang Didapat Dari Amerika Akibat Program Luar Angkasa


Perang Dingin yang mewarnai dasawarsa 1960-an antara Uni Soviet dan Amerika Serikat tecermin jelas tak hanya dalam hal perang intelijen di antara kedua kubu, tetapi juga dalam ”perlombaan ruang angkasa”. Dan Soviet sering memenangi lomba ini dengan pencapaian mereka yang serba pertama.

Rusia, setelah runtuhnya Uni Soviet, hari Selasa (12/4) ini merayakan 50 tahun kepeloporan mereka di ruang angkasa saat kosmonotnya, Yuri Gagarin, menjadi manusia pertama yang berhasil mengelilingi orbit Bumi di pesawat ruang angkasa dalam 108 menit pada 12 April 1961.

Masih ada beberapa pencapaian ”yang pertama” mereka di ruang angkasa setelah itu. Empat tahun setelah Gagarin, misalnya, Uni Soviet berhasil menempatkan kosmonotnya, Alexei Leonov, sebagai manusia pertama yang bisa berjalan di ruang angkasa.

Perempuan kosmonot pertama di dunia pun orang Soviet, yakni Valentina Tereshkova, pada 16 Juni 1963, dua tahun sebelum Leonov berjalan di ruang angkasa.

Pencapaian spektakuler lainnya dilakukan Uni Soviet melalui kosmonot mereka, Titov dan Manarov, pada 21 Desember 1988. Saat itu mereka berhasil kembali dari stasiun ruang angkasa Mir setelah setahun tinggal di ruang angkasa!

Lima puluh tahun setelah pencapaian spektakuler Gagarin, penerus Uni Soviet, Rusia, masih mewarisi kebanggaan mereka di ruang angkasa. Rusia bahkan meraih keuntungan finansial dari AS, rivalnya dulu. Apalagi tahun ini AS akan menghentikan proyek pesawat ulang-aliknya. Praktis, Rusia akan menjadi negara satu-satunya di dunia yang masih melakukan perjalanan ke stasiun ruang angkasa internasional (ISS) milik AS.

Kompetisi angkasa ini sebenarnya praktis sudah diakhiri sejak Uni Soviet dan AS melakukan penerbangan bersama, Soyuz-Apollo, 15 Juli 1975.

Belakangan, AS bahkan sering ”menitipkan” proyeknya kepada Rusia. AS membayar 63 juta dollar AS untuk setiap peluncuran astronotnya di pesawat ruang angkasa milik Rusia, Soyuz, dan diluncurkan dari kosmodrom Rusia, Baikonur, di Kazakhstan.

AS memang sempat mengatasi ketertinggalan mereka dari kemajuan teknologi ruang angkasa Rusia dengan proyek pesawat ulang-alik mulai 1981. Namun, dengan akan berhentinya proyek AS untuk pesawat ulang-alik tahun ini, Rusia pun kini seperti menang sendirian di ruang angkasa.

Mengapa Rusia menang?

”Alasannya sederhana saja: kami memiliki gagasan genius dengan membuat ’lingkaran’. Vostok seperti bola dan sebenarnya terlalu kecil bagi manusia yang berada di dalamnya,” kata Vladimir Gubarev, yang telah meliput lebih dari 50 peluncuran pesawat ruang angkasa sebagai jurnalis ruang angkasa.

Bayangkan jika kosmonot pertama mereka, Gagarin, yang tingginya 1,57 meter harus meringkuk di dalam kapsul Vostok yang diameternya 2 meter saat melakukan orbit Bumi.

Dan legenda hidup teknologi ruang angkasa Rusia, pendesain roket yang dipakai Gagarin, Sergei Korolyov, juga salah satu kunci kemenangan Rusia dalam pertarungan panjang dengan AS. Teknologi Soyuz, pesawat ruang angkasa yang bertahan sampai sekarang, tentu tak lepas dari Korolyov, orang nomor satu program luar angkasa Rusia.

”Soyuz terus berjalan seperti terus berputarnya jam,” kata Sergei Shamsutdinov, ahli ruang angkasa, kepada majalah Novosti Kosmonavtiki. ”Para ahli ruang angkasa Soviet sejak dulu menciptakan pesawat ruang angkasa dengan baik. Sangat-sangat baik, sehingga sampai kini Rusia masih menggunakan peralatan tahun 1970-an yang berjalan dengan sangat baik pula,” ujarnya.

Meski kemenangan kini seolah di tangan Rusia, menurut jurnalis ruang angkasa, Vladimir Gubarev, bukan tak mungkin AS setelah berhenti lima atau enam tahun nanti mampu menciptakan pesawat ruang angkasa yang sama sekali baru. Dan teknologi Soyuz bisa-bisa akan tertinggal.

Rusia saat ini mereguk banyak keuntungan dari AS dengan proyek-proyek titipan mereka. Namun, Rusia juga dikritik tidak menanamkan keuntungan finansial mereka untuk proyek-proyek terobosan teknologi ruang angkasa yang baru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s