Rakyat Libya Mulai Bergerak Untuk Menjatuhkan Kadhafi, Empat Orang Tewas


Setidaknya empat tewas dalam bentrokan dengan pasukan keamanan Libya, saat negara itu menghadapi gerakan “Hari Kemarahan” yang dipicu aktivis dunia maya.

Situs internet dan satu kelompok hak asasi manusia Libya yang berbasis di London, Kamis, mengatakan, bentrokan dengan demonstran melawan rezim pemimpin Libya Moamar Kadhafi terjadi pada Rabu di kota sebelah timur Al-Baida.

“Pasukan keamanan nasional dan tentara dari Komite Revolusi menggunakan peluru tajam untuk membubarkan demonstrasi damai yang dilakukan pemuda Al-Baida, menyebabkan setidaknya empat tewas dan beberapa terluka,” menurut organisasi Libya Watch.

Besarnya protes pada Kamis akan menjadi ujian bagi Kadhafi (68) yang berkuasa sejak 1969 ketika rekan imbangannya di Mesir dan Tunisia telah terguling akibat pergolakan sejak bulan lalu.

Jejaring sosial Facebook satu kelompok yang mendesak adanya “Hari Kemarahan” di Libya memiliki 4.400 anggota pada Senin (14/2) namun pada Rabu sudah menggandakan jumlah anggota menjadi 9.600 setelah kerusuhan di Benghazi.

Surat kabar Quryna mengatakan, pasukan keamanan dan demonstran telah bentrok sejak Selasa malam di kota Benghazi yang juga berada di daerah timur Libya yang disebut harian itu sebagai hasil kerja “penyabotase” di antara kelompok kecil para demonstran.

Direktur rumah sakit Al-Jala di kota itu Abdelkarim Gubeaili mengatakan kepada AFP bahwa 38 orang dirawat karena cedera ringan.

Pasukan keamanan mengintervensi untuk menghentikan konfrontasi antara demonstran pro dan kontra Kadhafi kata harian yang memiliki hubungan dekat dengan putra Kadhafi Seif al-Islam tersebut.

Baik Inggris maupun Uni Eropa meminta agar pihak berwenang Libya yang dalam beberapa waktu terakhir mengalami peningkatan hubungan dengan pihak Barat setelah lama bermusuhan agar menahan diri.

UE mendesak Libya untuk membolehkan “kebebasan berekspresi”. “Kami juga meminta adanya ketenangan dan agar menghindar dari segala tindak kekerasan,” kata kepala urusan luar negeri UE Catherine Ashton.

Juru bicara kantor kementerian luar negeri Inggris Alistair Burt mengatakan, “Saya meminta pemerintah Libya menghormati hak berkumpul dengan damai dan kebebasan berekspresi dan meminta semua pihak dapat menahan diri dan menjauhkan diri dari kekerasan.”

Sebagai akibat dari demonstrasi di Benghazi, aktivis kubu oposisi ditangkap kata suatu sumber.

Di tengah ketegangan di jalanan, demonstrasi pro-Kadhafi dilangsungkan di ibu kota pada Rabu malam untuk memperingati kematian 14 demonstran dalam demonstrasi kaum Muslim di Benghazi pada 2006.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s