Pipa Gas Mesir Meledak Karena Disabotase Teroris Anti Mubarak


Pasokan gas alam yang vital bagi pembangkit listrik di Jordania dan Israel terputus setelah terminal penyalur gas di kota El-Arish di kawasan Semenanjung Sinai, Mesir, meledak, Sabtu (5/2) pagi. Pihak berwajib Mesir menduga pipa gas tersebut disabot demonstrator yang anti Mubarak setelah Israel mengirim peralatan anti demonstrasi ke pihak keamanan Mesir kemarin.

Ledakan tersebut menimbulkan pilar api tinggi ke udara dan terlihat jelas dari kejauhan. Gubernur Sinai Utara Abdel Wahab Mabrouk mengatakan, semburan api tersebut tidak membahayakan warga karena jauh dari lokasi permukiman.

Mabrouk menambahkan, api sudah bisa dikendalikan menjelang siang setelah petugas menutup aliran gas alam dari terminal tersebut ke pipa distribusi.

Kepala Perusahaan Gas Alam Mesir Magdy Toufik mengatakan, ledakan disebabkan kebocoran pada salah satu pipa penyalur gas.

Terminal gas yang meledak tersebut merupakan bagian dari sistem pipa gas alam dari Port Said di Laut Tengah menuju Israel, Suriah, dan Jordania. Meski tidak memiliki kandungan gas alam sebanyak negara-negara raksasa migas di Timur Tengah, Mesir memiliki cadangan gas alam sebesar 1,7 triliun meter kubik dan menjual sebagian hasil alam itu kepada beberapa negara tetangga.

Akibat penutupan aliran gas tersebut, pasokan gas alam untuk Jordania terhenti total. Sementara Israel langsung menutup aliran gas dari Mesir sebagai langkah pengamanan meski jalur pipa ke Israel tidak terkena ledakan itu. Gas dari Mesir memasok 40 persen kebutuhan nasional Israel.

Meski demikian, Kantor Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menyatakan, penutupan pasokan gas dari Mesir itu tidak akan mengganggu ketersediaan tenaga listrik di Israel. Sebab, negara itu memiliki beberapa sumber energi alternatif, termasuk ladang gas Yam Tetis di lepas pantai Ashkelon.

Sebaliknya, bagi Jordania, yang 80 persen listriknya bergantung pada pasokan gas dari Mesir, putusnya aliran gas ini berdampak besar. Direktur Jenderal Perusahaan Tenaga Listrik Nasional Jordania Ghalib Maabrah mengatakan, pihaknya terpaksa beralih menggunakan minyak bakar dan minyak diesel sebagai bahan bakar pembangkit listrik.

Menurut Maabrah, Jordania memiliki cadangan minyak bakar dan minyak diesel, yang cukup untuk membangkitkan listrik selama tiga minggu. Namun, penggantian bahan bakar tersebut menyebabkan Jordania harus mengeluarkan biaya tambahan sebesar 4,2 juta dollar AS (sekitar Rp 37,7 miliar) per hari.

Maabrah mengatakan, pemutusan pasokan gas ini paling tidak akan berlangsung selama seminggu sampai pihak Mesir selesai memperbaiki infrastruktur yang rusak.

Memanfaatkan kekacauan

Ledakan terminal gas ini terjadi di tengah krisis politik Mesir akibat demonstrasi menuntut lengsernya Presiden Mesir Hosni Mubarak yang sudah berlangsung hampir dua pekan.

Kelompok intelijen antiteroris Search for International Terrorist Entities (SITE) juga mengeluarkan peringatan bahwa beberapa kelompok ekstremis mendesak para demonstran di Mesir untuk menyerang jalur pipa gas menuju Israel.

”Kelompok-kelompok jihad mengusulkan agar Muslim di Sinai memanfaatkan kekacauan di Mesir untuk menyerang jalur pipa (gas) Arish-Ashkelon, yang akan menimbulkan dampak besar bagi Israel,” demikian bunyi pernyataan SITE.

Serangan terhadap berbagai kepentingan Israel dari Mesir adalah salah satu hal yang paling ditakutkan pemerintah dan warga Israel apabila terjadi pergantian rezim di Mesir.

Banyak pihak di Mesir saat ini masih menentang keputusan rezim Mubarak memasok gas alam ke Israel. Sejak Februari 2008, Mesir menandatangani kontrak penjualan gas dengan Israel sebesar 1,7 miliar meter kubik per tahun selama 15 tahun.

One response to “Pipa Gas Mesir Meledak Karena Disabotase Teroris Anti Mubarak

  1. Hi catur,glad to meet you… One of my favourite article on your blog(informasi berita perkembangan politik terkini) Nice “pipa gas mesir meledak karena disabotase teroris anti mubarak” post. Thanks…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s