Mogok Besar-besaran, Yunani Lumpuh


Yunani praktis lumpuh, Rabu (15/12), setelah para pekerja di negara tersebut ikut serta dalam mogok massal untuk menentang keputusan pemerintah menerapkan aturan ketenagakerjaan baru yang merugikan mereka.

Seluruh penerbangan pesawat udara, perjalanan kereta api, dan pelayanan penyeberangan dengan kapal feri dibatalkan di seluruh negeri. Pabrik-pabrik pun tutup dan pelayanan umum, seperti di rumah sakit, terganggu.

Lalu lintas di ibu kota Athena kacau balau setelah para pekerja sektor transportasi publik dan sopir-sopir taksi berhenti bekerja dan bergabung dengan sekitar 20.000 demonstran. ”Tak ada pengorbanan bagi orang kaya,” teriak para demonstran berulang-ulang sambil bergerak menuju pusat kota.

Aksi protes pun berubah rusuh saat sebagian demonstran bentrok dengan polisi, melemparkan bom molotov, dan membakar mobil.

Bahkan, para wartawan pun memutuskan bergabung dalam aksi mogok 24 jam sehingga seluruh siaran berita televisi, radio, dan situs berita di internet mati sepanjang hari. Seluruh koran tidak akan terbit hari Kamis ini.

”Peserta mogok kali ini sangat besar. Saya yakin ini akan memberikan tekanan kepada pemerintah. Kami ingin pemerintah menarik kembali undang-undang ketenagakerjaan terbaru, yang akan merugikan para pekerja,” ungkap Stathis Anestis, Wakil Ketua GSEE, organisasi serikat pekerja terbesar di Yunani.

Ini adalah aksi mogok massal ketujuh sepanjang tahun ini sebagai protes atas gelombang kebijakan pengetatan yang diterapkan pemerintah demi menyelamatkan ekonomi negara itu.

Yunani dilanda defisit anggaran dan beban utang sangat besar, yang membuat negara itu hampir bangkrut. Dana talangan internasional berhasil menyelamatkan Yunani, Mei lalu.

Namun, sebagai gantinya, pemerintah harus mengadakan penghematan besar-besaran dengan memotong gaji dan uang pensiun, menaikkan pajak, menaikkan usia pensiun, dan melonggarkan syarat pemutusan hubungan kerja bagi pekerja swasta.

Selasa malam lalu, pemerintah kembali mengegolkan paket reformasi perburuhan di parlemen. Di bawah undang-undang baru tersebut, pemotongan gaji diperbesar, sistem batas upah tertinggi diterapkan, dan pemerintah dimungkinkan memindahkan pegawai secara paksa di lingkungan perusahaan-perusahaan milik negara.

Aturan baru itu juga mengurangi daya tawar kolektif serikat pekerja di sektor swasta, yang memungkinkan para pengusaha memotong gaji pegawai mereka secara signifikan. Pemerintah beralasan, langkah-langkah itu perlu dilakukan untuk mengurangi kerugian perusahaan dan mencegah pengangguran.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s