PM Italia Berlusconi Terpojok


Perdana Menteri Italia Silvio Berlusconi berada dalam posisi semakin terpojok. Namun, ketimbang melawan, seperti yang biasa dilakukannya setiap kali merasa dipojokkan, sikap Berlusconi kali ini dinilai jauh lebih tenang dan terukur.

Saat berbicara di depan Senat Italia, Senin (13/12), Berlusconi meminta politisi dan legislator untuk tidak mencoba berspekulasi dan membahayakan kelanjutan Pemerintah Italia, yang menurut Berlusconi telah semakin baik di bawah kepemimpinannya.

Berlusconi mengklaim, sepanjang kepemimpinannya, Italia telah berhasil meraih reputasi baik walaupun memang belum mampu keluar dari krisis finansial yang tengah terjadi. Dia menyebutkan, Italia tidak lagi menjadi bagian dari masalah, tetapi sudah menjadi bagian dari solusi untuk Eropa.

Dalam pidatonya di depan majelis tinggi (senat) itu, Berlusconi juga mengingatkan, saat ini bukan saat yang tepat untuk membahayakan keberlanjutan pemerintahan hanya demi kepentingan politik sempit. Dia mencoba meyakinkan, Italia memerlukan pemerintahan yang berlanjut.

Dengan begitu, mengusir dirinya dari pemerintahan adalah sebuah ”kebodohan”, yang hanya akan membawa Italia ke dalam sebuah kondisi ”krisis dan kegelapan”. ”Saya memahami mereka yang mencoba menantang pemerintah dengan mencoba membuka krisis baru untuk kemudian membawa (Italia) ke sebuah pemilihan umum baru atau setidaknya mengganti PM,” tutur Berlusconi.

Akan tetapi, kata Berlusconi, dia tidak bisa mengerti dengan pihak-pihak, yang dengan ongkos apa pun, mencoba membawa (Italia) ke dalam krisis dan kegelapan. Dalam pidatonya di depan senat itu dia berharap akan mampu meyakinkan para senator untuk mendukung keberlanjutan pemerintahannya.

Bisa dipaksa mundur

Namun, kondisi yang jauh lebih pelik dan ketat diyakini justru bakal dihadapinya saat mencoba meyakinkan para legislator di tingkat Majelis Rendah Italia. Senin sore dia dijadwalkan juga berbicara di sana. Selasa pagi adalah masa penentuan nasib diri dan pemerintahannya.

Selain mencoba meyakinkan para legislator lewat pidato politiknya itu, Berlusconi juga menawarkan ”kesepakatan legislatif” baru kepada lawan-lawan politiknya, seperti kepada partai politik Serikat Tengah (UDC) dan juga kepada sekutu Ketua Parlemen Gianfranco Fini.

Langkah itu terpaksa dia lakukan menyusul mundurnya para pendukung Berlusconi, yang berdampak menggusur posisi sebelumnya sebagai satu-satunya kekuatan mayoritas di tingkat Majelis Rendah.

Pemerintahan Berlusconi mengalami kondisi serba sulit. Jika kalah dalam voting, dia akan dipaksa mundur. Sementara itu, kalaupun dia menang tipis, Italia kemungkinan akan menggelar pemilihan umum baru jauh sebelum masa pemerintahan berakhir pada tahun 2013. Langkah itu harus dilakukan untuk menghindari kelumpuhan di parlemen.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s