Perang Adalah Kekonyolan


Ada pesan singkat ke kolom ini terkait bocornya kawat diplomatik AS .Isi pesan itu, ”…berapa lama lagi dunia dapat mencegah terjadinya world war 3?” Pertanyaan menarik untuk dicermati mengingat dunia relatif lebih stabil tanpa perang besar selama lebih kurang 70 tahun.

Perang Dunia I (1914-1918) dipicu berubahnya perimbangan kekuasaan. Perubahan kekuatan itu terjadi lewat berbagai konflik, yang melibatkan militer diwarnai dengan aliansi, imperialisme, dan nasionalisme. Perang Dunia II merupakan gabungan ketegangan nasionalistik bercampur kesulitan ekonomi akibat Depresi Besar tahun 1930-an.

Bocornya dokumen rahasia Pemerintah AS di WikiLeaks menunjukkan pentingnya perkembangan teknologi komunikasi informasi, yang memiliki peran sentral dalam perkembangan negara-bangsa abad ke-21.

Dalam konteks SMS yang diajukan ke kolom ini, persoalannya bukan lagi soal kapan dunia dapat mencegah Perang Dunia III, melainkan lebih pada apa yang mungkin akan memicu Perang Dunia III.

Kemajuan teknologi komunikasi informasi menunjukkan semakin kecilnya urusan dunia di era globalisasi dan terjadinya fragmentasi pengetahuan. Teknologi ini melipatgandakan saluran komunikasi ke seluruh dunia dan telah mentransformasikan politik internasional secara masif.

Perang adalah kekonyolan

Konflik di Semenanjung Korea, misalnya, menunjukkan ada upaya untuk membawa dunia kembali ke pola Perang Dingin atau membuat dunia ditransformasikan ke perimbangan baru kekuasaan (balance of power). Dalam konteks ini, AS berhadapan dengan China dalam rivalitas di era globalisasi.

Latihan militer AS-Korea Selatan di Laut Kuning berupaya mengembalikan kekuatan adidaya AS untuk memojokkan para pemain utama, terutama China dan Korea Utara, agar mau melanjutkan pembicaraan denuklirisasi Semenanjung Korea.

Berbagai konflik di Semenanjung Korea mungkin belum cukup untuk memicu terjadinya perang. Negara mana pun akan tetap memperhitungkan kekuatan militer AS karena Angkatan Laut AS bisa beroperasi di seluruh perairan dunia selama 24 jam. Konfrontasi terbuka dengan AS adalah kekonyolan.

Ketika China dan AS berhadapan untuk mengukuhkan pengaruh di Semenanjung Korea, keduanya mengerti konflik terbuka tidak akan mengubah peta kekuatan dan banyak faktor yang perlu diperhitungkan sebelum sampai ke perang besar.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s