Negara Tetangga Iran Merasa Terancam


Menteri Luar Negeri Iran Manouchehr Mottaki dalam forum konferensi tentang keamanan Teluk di Bahrain menegaskan, Iran bukan ancaman. Iran ingin menjalin kerja sama dengan negara-negara Teluk.

”Kami tidak akan pernah menggunakan kekuatan terhadap negara-negara tetangga karena negara tetangga kami adalah Muslim,” kata Mottaki.

Forum digelar selama dua hari, Jumat dan Sabtu (3-4/12). Forum menjadi ajang dialog soal bocoran dokumen rahasia oleh situs Wikileaks. Situs ini menguak tentang keinginan para pemimpin Arab agar AS menggunakan segala cara untuk menghentikan program nuklir Iran.

Mantan Kepala Intelijen Arab Saudi Pangeran Turki al-Faisal dalam forum mengatakan, informasi yang muncul di Wikileaks bukan pernyataan resmi.

Menlu Bahrain Sheikh Khaled bin Ahmed al-Khalifa mengatakan, Wikileaks menguak tentang cara berpikir para pemimpin Arab.

Menlu AS Hillary Clinton, yang menghadiri konferensi, mengatakan telah mengontak puluhan pemimpin dunia terkait bocornya dokumen rahasia. Dia mengontak untuk membahas dampak bocornya dokumen.

Hillary melukiskan bocornya dokumen itu sebagai serangan terhadap dunia.

Menlu AS menelepon Presiden Pakistan Asif Ali Zardari dan berdiskusi tentang dokumen yang bocor. Jubir kepresidenan Pakistan, Farhatullah Babar, mengungkapkan, Clinton dan Zardari sepakat bahwa situs Wikileaks tidak hanya membocorkan informasi tanpa izin, tetapi juga mencerminkan ketiadaan etika.

Keduanya sepakat bahwa bocoran dokumen itu tidak akan mengganggu kemitraan AS-Pakistan. Dikatakan, dokumen tersebut hanya bagian dari masa lalu. AS-Pakistan sepakat untuk melihat ke depan.

Turki menuduh AS

PM Turki Recep Tayyip Erdogan menuduh para diplomat AS menyebarluaskan ilusi belaka. Erdogan menyebutkan, aksi situs Wikileaks membocorkan dokumen rahasia itu sebagai propaganda untuk merusak hubungan AS dan sahabatnya.

Presiden Turki Abdullah Gul mengatakan, aksi pembocoran dokumen rahasia oleh situs Wikileaks bisa mengganggu rasa saling percaya dalam hubungan internasional. Namun, dia mengatakan, hal itu tidak akan menggoyang stabilitas politik Turki.

Menteri Dalam Negeri Turki Besir Atalay mengatakan, Israel mengambil banyak manfaat dari bocornya dokumen rahasia oleh situs Wikileaks. Menurut Atalay, Israel tidak banyak disinggung oleh situs Wikileaks dan posisinya selalu positif ketika situs Wikileaks menyebutnya.

Situs Wikileaks menguak tentang kebencian Erdogan kepada Israel dan Erdogan disebut mengusung ideologi Islamis.

Pembocoran dokumen rahasia oleh situs Wikileaks itu membuat Menteri Keuangan Afganistan Omar Zakhilwal mundur dari jabatannya. Dalam dokumen rahasia itu, Zakhilwal menyebut Hamid Karzai sebagai presiden lemah dan tak mau memahami kenyataan di lapangan. Zakhilwal dalam temu pers seusai mengundurkan diri sembari membantah telah mengucapkan kata lemah terhadap Presiden Hamid Karzai.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s