Kisah Seksual Gandhi Di Terbitkan Dalam Buku


Mahatma Gandhi yang dikenal luas sebagai sosok yang kuat dan memiliki ketahanan diri terhadap kesenangan duniawi, pekan ini ”digugat” citranya oleh seorang sejarawan Inggris.

Gandhi, yang dikenal dengan kaul kemurniannya, menurut Jad Adams dalam buku terbarunya, Gandhi: Naked Ambition, ternyata tidak bisa mengendalikan dirinya untuk tidur bersama wanita telanjang. Bahkan, menurut buku Jad Adams itu, Gandhi juga pernah melakukan ”eksperimen-eksperimen” seks yang dinilai aneh.

Buku sejarawan Jad Adams, yang mengungkap dengan lugas sisi lain Mahatma Gandhi ini, mulai beredar luas di Inggris. Dan akan segera menyusul—kemungkinan akan menimbulkan reaksi luas—beredar di India.

”Salah satu hal yang bisa Anda temukan tentang Gandhi adalah betapa seringnya ia menulis tentang seks,” kata Adams per telepon dari rumahnya di London kepada wartawan AFP di New Delhi, Jumat (23/4).

Sosok yang kuat

Buku yang ditulis Adams itu menyoroti sisi lain, hal baru, pada pemimpin rohani dan pahlawan kemerdekaan India yang bersahaja itu. Gandhi dikenal luas sebagai sosok yang kuat dan ugahari. Dia selalu dicitrakan memiliki pandangan luas, mendalam, dan menyeluruh tentang manusia.

Lebih dari 60 tahun setelah Gandhi meninggal, Adams bolak-balik membaca dan mempelajari ratusan naskah yang ditulis ikon India itu dan menemui sejumlah saksi mata. Dia menguak misteri pria yang dipuja sebagai orang suci dan bapak bangsa India itu.

”Ketika kita melihat sisi seksualitas Gandhi, yang terjadi adalah ia justru memiliki kehidupan seks normal dalam masa-masa awal hidupnya,” kata Adams.

Adams menambahkan, ”Apa yang menarik bagi saya adalah ia justru membuat keputusan bahwa lebih baik menjalani kaul kesucian pada tahun 1900. Enam tahun kemudian, ia malah bersumpah dan menjalankannya dalam kehidupan nyata.”

Perilaku seks Gandhi kemudian aneh dan tidak biasa. Dia, misalnya, menulis dengan perasaan jijik tentang dirinya sendiri yang menjalin hubungan dengan istrinya, Kasturba (15), ketika sang ayah meninggal pada 1885. Setelah menjadi ayah empat anak, ia dalam setiap siraman rohaninya melarang suami-istri berhubungan badan. Ia mengkhotbahi kaum pria untuk mandi air dingin saat dikuasi nafsu.

Adams menulis, satu hal yang kontras dengan hidup asketisme Hindu bahwa Gandhi justru sering mandi dengan perempuan muda telanjang, pijat telanjang, dan tidur seranjang dengan satu atau lebih pengikutnya. Adams tidak mempunyai bukti kalau Gandhi melanggar kaul kesuciannya dengan perempuan.

Gandhi berbicara tentang penetrasi, tapi mendefinisikan seks secara sempit. Ia tak tahu cara membangkitkan gairah jika tidak aktif secara seksual.

Adams percaya bahwa ”eksperimen-eksperimen” yang dilakukan Gandhi, seperti aksi tari telanjang, tidak ada kontak seksual dengan penonton. ”Ia ingin melihat apakah seks dapat dikendalikan karena ia merasa ada kekuatan yang dahsyat,” kata Adams

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s