China Mempererat Hubungan Dengan India


Perdana Menteri China Wen Jiabao pekan ini akan mengunjungi India dan Pakistan dengan tugas sulit, yakni meredakan kecurigaan India mengenai kebangkitan China. Kunjungan Wen sekaligus ingin menegaskan kembali hubungan dekat dengan Islamabad.

Wen akan berkunjung ke India pada hari Rabu (15/12) selama dua hari. Agenda utama adalah membicarakan pertikaian belasan tahun soal perbatasan yang telah mengganggu hubungan dua negara berpenduduk terbanyak di dunia itu.

Wen kemudian akan mengunjungi Pakistan selama tiga hari. Dia akan mengukuhkan serangkaian kerja sama untuk memperkuat hubungan.

China dan Pakistan memang berniat untuk memperdalam hubungan strategis mereka. China ingin menggunakan Pakistan sebagai pintu gerbang ke dunia Muslim dan sebagai sebuah jalan sutra baru bagi wilayah pedalaman China yang haus energi, di samping sebagai penyeimbang terhadap meningkatnya militer India.

Sementara itu, Pakistan merencanakan untuk lebih mengandalkan China untuk sebagian besar sistem persenjataannya, juga sebagai investor utama bagi pembangunan pelabuhan dan jalan.

Kunci untuk mempertahankan hubungan, yang tampaknya akan sama-sama menguntungkan itu, adalah perlakuan China atas Pakistan setara dengan perlakuan atas India.

”China masih melihat Pakistan dan India melalui kacamata yang sama,” kata Hamayoun Khan, seorang analis independen dan mantan ahli China-Pakistan pada Institute of Strategic Studies di Islamabad.

”Sedangkan AS menganggap Pakistan sebagai bagian dari paket Af-Pak (Afganistan-Pakistan) dan India sebagai sebuah negara terpisah. Pandangan ini tidak diterima Pakistan.”

Menurut sebuah survei Pew atas opini publik Pakistan tahun lalu, 84 persen responden mengatakan, mereka mempunyai pandangan lebih baik pada China dan 16 persen mempunyai pandangan lebih baik pada AS.

Pernah berperang

Kunjungan Wen tanggal 17-19 Desember akan terjadi setelah kunjungan Wen dua hari ke New Delhi. ”Wen diperkirakan akan membicarakan perdagangan bebas,” kata Dubes China untuk India Zhang Yan, Senin.

Di New Delhi, Wen—yang pada bulan Oktober lalu mengatakan ada ”cukup ruang di dunia” untuk China dan India—diperkirakan akan membicarakan peningkatan perdagangan dengan PM Manmohan Singh.

Namun, Dubes Zhang Yan mengakui, hubungan itu ”ringkih” dan memerlukan ”perhatian khusus”. Para analis mengatakan, India kemungkinan besar akan membicarakan beberapa hal yang menjadi keprihatinannya, di antaranya klaim kedua negara atas kawasan perbatasan Himalaya. Klaim ini pernah menyebabkan perang pada 1962 di antara kedua negara. Ini kembali muncul akibat pernyataan kuat China soal hak-hak teritorialnya.

Menlu India Nirupama Rao baru-baru ini mengatakan, hubungan akan membaik kalau ”China lebih peka pada isu-isu inti yang berkenaan dengan integritas teritorial dan kedaulatan (India)

 

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s