7 Manusia Perahu Pelarian Politik Myanmar Tewas

9 01 2009

Tujuh pelarian asal Myanmar dan Banglades tewas selama dalam perjalanan laut ketika perahu yang mereka tumpangi menuju Malaysia. Pemeriksaan tim medis di Rumah Sakit Umum Daerah Sabang menunjukkan, para pelarian itu mengalami trauma akibat pukulan benda tumpul pada beberapa bagian tubuh mereka.

Kepala Bagian Hukum dan Humas Pemerintah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam A Hamid Zein kepada pers, Kamis (8/1), menyatakan, tujuh pelarian asal kedua negara itu tewas karena kekurangan bahan pangan selama terkatung-katung di tengah laut. ”Semuanya sekarang sudah berada di Sabang. Sebagian masih mendapat perawatan di Rumah Sakit TNI Angkatan Laut J Lilipory dan RSUD Kota Sabang. Sisanya yang dinyatakan sehat berada di dermaga Pangkalan TNI AL Sabang,” katanya.

Hamid Zein menyatakan, Pemerintah Provinsi NAD menyerahkan sepenuhnya penanganan para pelarian tersebut kepada pemerintah pusat dan Departemen Luar Negeri karena terkait dengan hubungan antarpemerintah.

Imam Husen (34) dan Ajijullah, dua pelarian asal Myanmar, di RSUD Kota Sabang mengaku, mereka meninggalkan Myanmar menggunakan empat kapal layar dengan target Malaysia atau Indonesia. Mereka berharap mendapat perlindungan karena di negara asal mereka tidak lagi diterima.

Anggota tim medis RSUD Kota Sabang, dr Togu Siburian, menyatakan, ketika dibawa ke rumah sakit, sekitar 43 pasien dalam kondisi kekurangan cairan akut.

”Hanya lima orang yang masih perlu dirawat intensif. Sisanya sudah dibawa ke Lanal,” tuturnya.


Actions

Information

Leave a comment