Lehman Brother Jatuh Bangkrut, AIG Segera Menyusul


Wall Street kembali dilanda ”badai” keuangan. Setelah dihantam kredit perumahan berisiko tinggi (subprime mortgage), perusahaan sekuritas terbesar keempat di AS, Lehman Brothers, tidak dapat memikul kerugian besar akibat subprime mortgage dan menderita kebangkrutan.

Krisis subprime mortgage AS kembali menelan korban. Setelah Bear Stearns, Northern Rock, Fannie Mae, dan Freddie Mac, kini giliran Lehman Brothers yang terpaksa meminta perlindungan kebangkrutan menurut Pasal 11 (Chapter 11), yang diajukan pada Senin (15/9).

Keadaan yang dihadapi Lehman saat ini agak berbeda dari enam bulan lalu saat Bear Stearns kolaps. Pada kasus Lehman sekarang ini, pasar finansial telah bersiap menghadapi masa krisis yang lebih panjang dan persiapan yang lebih matang pula.

Bank investasi juga telah diizinkan mendapatkan pinjaman darurat langsung dari The Fed. Bank sentral memberikan akses yang sama ke perusahaan sekuritas seperti akses yang diterima oleh perbankan. Dukungan khusus seperti itu tidak didapatkan pada Maret lalu ketika Bear Stearns terlilit kesulitan.

Saat ini, para bankir dan pejabat pemerintah juga berusaha keras mengatasi masalah itu menjadi agenda yang lebih luas, termasuk masalah pada American International Group (AIG) dan Washington Mutual (WaMu), demikian dijelaskan oleh beberapa pejabat yang terlibat dalam pembicaraan tersebut.

Bagi banyak orang, Lehman Brothers merupakan bank yang tidak layak mati. Bank itu tidak memiliki masalah likuiditas seperti yang dihadapi oleh Bear Stearns; tidak juga memiliki banyak tagihan utang seperti Fannie Mae; atau ketidakpastian hukum dan politik seperti yang dialami Northern Rock.

Lehman memiliki sejarah 150 tahun sebelum terjadi Perang Saudara. Agustus 2007, Lehman menutup pemberi pinjaman subprime-nya, BNC Mortgage. Tahun 2008, Lehman terus mengalami kerugian karena surat utang berisiko tinggi yang sudah merebak pada tahun 2007.

Pada 10 September, Lehman melaporkan kerugian kuartal ketiga sebesar 3,9 miliar dollar AS. Mereka juga berniat menjual saham di unit manajemen investasi. Saham mereka turun 95 persen dalam tahun ini dan menjadi saham terburuk pada indeks 11 perusahaan sekuritas AS.

Kerugian Lehman tampaknya berasal dari terlalu banyaknya subprime dan surat utang berisiko tinggi yang beragun aset (disekuritisasi). Belum jelas apakah Lehman menyatakan bangkrut karena tidak dapat dengan mudah menjual obligasi berperingkat rendah atau merupakan keputusan internal perusahaan.

Kerugian besar akibat aset beragun efek yang berperingkat rendah semakin membengkak sepanjang tahun 2008. Pada laporan keuangan kuartal kedua, Lehman melaporkan kerugian 2,8 miliar dollar AS. Selain itu, mereka harus menjual paksa aset bernilai 6 miliar dollar AS. Harga saham Lehman terus menurun karena kerugian beruntun itu.

Agustus 2008, Lehman mengumumkan akan memecat sekitar 5 persen dari jumlah pekerjanya atau sekitar 1.500 orang. Langkah ini diambil beberapa hari sebelum laporan keuangan kuartal ketiga diumumkan.

Sebenarnya, Agustus lalu Lehman mengumumkan, Bank Pembangunan Korea (KDB) tengah mempertimbangkan akan membeli saham Lehman.

Sayangnya, kabar baik itu sirna setelah KDB mengalami kesulitan menembus regulator dan sulit mencari mitra untuk membeli Lehman.

Korban selanjutnya

Seusai Lehman kolaps, pasar masih menanti siapa ”anak” yang paling lemah di kawasan Wall Street. Lehman diyakini bukan akhir dari gunjang-ganjing di Wall Street.

Bagi sebagian orang, sudah terlalu terlambat untuk mengidentifikasikan masalah yang dipanggul oleh Lehman. Terlambat untuk mengganti top manajemen Lehman. Terlambat untuk mengeluarkan aset-aset bermasalah dan kurang agresif dalam mencari partner bisnis

About these ads

2 responses to “Lehman Brother Jatuh Bangkrut, AIG Segera Menyusul

  1. apakah Lehman Brothers tidak melakukan diversifikasi investasi ? semoga Lehman Brothers merupakan perusahaan investasi terakhir yang kolaps.

  2. pasti ngelakuin pak … masalahnya diversifikasi investasi itu kan cuman macan kertas. Waren Buffet justru kaya karena tidak pernah melakukan diversifikasi usaha, meskipun beliau mengajarkan dan menyarankan hal tersebut …

    WHATEVER YOU THINK, THINK OPPOSITE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s