Dunia Islam Menolak Nobel Perdamainan Untuk Barrack Obama Karena Berdasarkan Harapan Perdamaian Yang Ia Ucapkan dan Bukan Tindakan Perdamaian Yang Dilakukan

10 10 2009

Komite Nobel Norwegia memilih Presiden AS Barack Obama sebagai penerima hadiah Nobel Perdamaian tahun ini. Obama dipandang melakukan upaya luar biasa untuk memperkuat diplomasi internasional dan kerja sama di antara umat manusia serta visi dunia yang damai.

Komite Nobel Norwegia telah memutuskan hadiah Nobel Perdamaian 2009 dianugerahkan kepada Presiden AS Barack Obama,” demikian pernyataan Komite Nobel. Komite secara khusus mengaitkan visi penting Obama untuk adanya dunia tanpa senjata nuklir.

Visi sebuah dunia yang bebas dari persenjataan nuklir secara kuat telah menstimulasi perlucutan senjata dan perundingan pengawasan persenjataan.

Sebagai presiden, Obama dipandang telah menciptakan sebuah iklim politik internasional baru. Karena Obama, diplomasi multilateral kembali mendapat posisi sentral dengan penekanan pada peran PBB dan lembaga-lembaga internasional.

Komite Nobel menambahkan, Obama memilih dialog dan perundingan sebagai instrumen untuk penyelesaian konflik internasional. ”Terima kasih atas inisiatif Obama. AS sekarang juga memainkan peranan yang lebih konstruktif dalam memenuhi tantangan besar perubahan iklim yang dihadapi dunia. Demokrasi dan hak-hak asasi manusia pun akan diperkuat,” papar Komite Nobel Norwegia.

Ditambahkan, sangat jarang ada seseorang seperti Obama yang menyita perhatian dunia dan memberikan rakyatnya harapan untuk masa depan yang lebih baik. ”Diplomasinya dilandaskan pada konsep bahwa mereka yang akan memimpin dunia harus melakukannya dengan dasar nilai-nilai dan sikap yang didukung mayoritas penduduk dunia,” kata Komite Nobel.

Komite Nobel pun mendorong imbauan-imbauan yang disampaikan Obama bahwa, ”Sekarang adalah waktunya bagi kita semua untuk melaksanakan tanggung jawab kita bersama dengan sebuah respons global atas tantangan-tantangan global.”

Tidak diberi tahu

Ketua Komite Nobel Thorbjoern Jagland, Jumat (9/10), menjelaskan, Presiden Obama tidak mendapat telepon dari Komite Nobel Norwegia sebagaimana biasanya dilakukan. ”Membangunkan seorang presiden pada tengah malam adalah sesuatu yang tidak seharusnya Anda lakukan,” ungkap Jagland.

Biasanya, penerima penghargaan ditelepon dari Oslo, sejam atau kurang sebelum pengumuman pada pukul 09.00 GMT (pukul 05.00 waktu Washington).

Jagland menambahkan, kelima anggota komite juga mengkhawatirkan nama pemenang akan bocor keluar sebelum secara resmi diumumkan di Oslo, sebagaimana pernah terjadi pada masa lalu.

Presiden Obama, seperti disampaikan oleh seorang pejabat senior pemerintah, menerima kabar dia terpilih sebagai penerima hadiah Nobel Perdamaian dengan sikap rendah hati.

Sekretaris Pers Gedung Putih Robert Gibbs mendapat telepon sebelum subuh, lalu membangunkan Obama untuk menyampaikan berita tersebut. ”Presiden menerima dengan sikap rendah hati setelah dipilih oleh Komite Nobel,” kata pejabat senior itu.

Sangat layak

Ketua Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Mohamed ElBaradei mengatakan gembira dengan pemberian Nobel Perdamaian tahun ini kepada Presiden Obama.

”Dalam kurang dari setahun di kantornya, ia telah mentransformasikan cara kita melihat diri sendiri dan dunia yang kita tinggali dan membangkitkan lagi harapan untuk sebuah dunia yang damai di dalamnya. Saya tidak bisa memikirkan siapa pun hari ini yang lebih layak menerima penghargaan ini,” ungkapnya.

Banyak tokoh dunia memberikan ungkapan selamat kepada Obama, tetapi banyak juga yang tidak setuju dengan pemberian penghargaan itu.

Kelompok Hamas Palestina melalui pejabatnya, Sami Abu Zuhri, menilai penghargaan itu prematur. ”Obama masih harus menempuh sebuah perjalanan panjang dan banyak pekerjaan harus dilakukan sebelum ia layak mendapatkan sebuah penghargaan,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Obama hanya membuat janji-janji dan tidak memberikan kontribusi berarti bagi perdamaian dunia. ”Ia tidak melakukan apa pun untuk memastikan keadilan bagi Arab dan dunia Muslim,” ujar Zuhri.

Liaqat Baluch, pemimpin senior Jamaat-e-Islami, sebuah partai konservatif di Pakistan, menyebut penghargaan tersebut sebuah ”lelucon” memalukan.

Begitu juga Issam al-Khazraji, pekerja harian di Baghdad, yang mengatakan, ”Dia tidak layak menerima penghargaan ini. Semua masalah ini, Irak, Afganistan, belum diselesaikan. Lelaki yang menyerukan perubahan belum mengubah apa pun,” paparnya.

Kelompok Taliban juga menolak Nobel untuk Obama





Kemampuan Berdebat Ternyata Tidak Berguna Untuk Mengatasi Kenyataan … Obama Gagal dalam Ekonomi Maupun Strategi Perang

8 10 2009

Memasuki tahun kedelapan perang di Afganistan, Presiden Amerika Serikat Barack Obama kian ditekan untuk menyelesaikan perang itu dengan benar. Obama mengumpulkan anggota Kongres dari Partai Demokrat dan Republik, Selasa (6/10), Washington, guna mengkaji strategi paling tepat meneruskan perang tersebut. Namun, Kongres mulai ragu dengan misi di Afganistan.

Para anggota Kongres keluar dari pertemuan 90 menit itu pada posisi yang sama saat mereka masuk. Senator Judd Gregg dari Partai Republik mengatakan tidak ada konsensus dalam pertemuan. Ketua DPR AS Nancy Pelosi juga menuturkan tentang keberagaman pendapat yang mengemuka.

Partai Demokrat meminta Obama tidak buru-buru menambah pasukan di Afganistan. Banyak anggota Demokrat menentang penambahan pasukan di Afganistan karena khawatir perang akan lama dan tidak populer. Mereka khawatir misi di Afganistan akan berbalik menjadi jebakan serta mengeringkan harapan Obama akan sebuah kepresidenan yang reformis.

Tak mau tarik pasukan

Obama telah menyingkirkan pilihan untuk menarik keluar pasukan AS. Dia juga menyatakan tidak akan mengurangi jumlah pasukan, tetapi tidak mengisyaratkan akan menambah jumlah pasukan sesuai dengan yang diminta McChrystal.

Tahun ini, Obama telah menambah 21.000 tentara untuk Afganistan sehingga total jumlahnya mencapai 68.000 tentara. ”Meninggalkan Afganistan bukanlah sebuah pilihan,” kata juru bicara Gedung Putih, Robert Gibbs.

Obama menyatakan, perang di Afganistan tidak akan diturunkan menjadi semata-mata upaya kontraterorisme yang dangkal. Dia juga memperingatkan bahwa keputusan yang nanti diambilnya tidak akan membuat semua orang senang. Yang paling jelas, kata Obama, misi di Afganistan tidak berubah. Fokusnya tetap menjaga agar kelompok Al Qaeda tidak memiliki basis untuk melancarkan serangan ke AS atau sekutunya.

Kubu Republik mendesak Obama mengikuti permintaan komandan pasukan AS di Afganistan, Jenderal Stanley McChrystal, agar menambah kekuatan pasukan dengan lebih dari 40.000 tentara.

Senator John McCain dari Partai Republik mengatakan agar Obama tidak ”setengah-setengah”. ”Faktanya, kita semua tahu bahwa jika Taliban kembali, Al Qaeda akan kembali. Saya sangat yakin bahwa analisis Jenderal McChrystal tidak hanya benar, tetapi harus dilaksanakan sesegera mungkin. Langkah setengah-setengah adalah yang saya khawatirkan,” katanya.

”Kami menyadari bahwa dia (Obama) menghadapi keputusan sulit dan perlu waktu untuk membuat keputusan yang benar. Terus terang, saya mendukung itu, tetapi kita harus ingat bahwa pada setiap hari yang berlalu, pasukan kita di sana berada dalam bahaya yang semakin besar,” ujar Pemimpin Partai Republik di DPR AS, John Boehner.

Dukungan publik AS terhadap perang di Afganistan kembali merosot menjadi 40 persen, turun dari 44 persen pada Juli, berdasarkan jajak pendapat oleh Associated Press-GfK. Dalam jajak pendapat itu juga ditemukan bahwa 69 persen responden yang mendukung Republik setuju dengan penambahan pasukan di Afganistan. Sebanyak 57 persen responden yang mendukung Demokrat menyatakan menolak.

800 tentara tewas

Perang di Afganistan diluncurkan oleh pemerintahan mantan Presiden George W Bush menyusul terjadinya serangan terhadap gedung WTC di AS pada 11 September 2001. Perang itu bertujuan mengalahkan kelompok Taliban dan Al Qaeda yang dituding berada di balik serangan itu. Akhir-akhir ini, situasi di Afganistan kian memburuk bagi pasukan AS dengan hampir 800 tentara tewas. Tekanan psikis bagi tentara juga meningkat.

Situasi diperburuk dengan hasil pemilu presiden Afganistan yang dimenangi Presiden Hamid Karzai. Pemilu itu dinilai sarat kecurangan.

Gedung Putih menyatakan, Obama tidak akan mendasarkan keputusannya pada suasana hati di Capitol Hill, tempat Kongres bertemu. Obama juga tidak akan mengambil keputusan yang akan mengikis dukungan publik AS terhadap perang di Afganistan.

Obama akan kembali menggelar pertemuan dengan tim penasihat perang, termasuk Wakil Presiden Joe Biden, Menteri Luar Negeri Hillary Clinton, dan Menteri Pertahanan Robert Gates di Gedung Putih.

Keputusan akhir Obama tentang perang di Afganistan kemungkinan akan diumumkan pada pekan depan





Selamat Idul Fitri Dari Barrack Hussein Obama

18 09 2009

Seiring dengan berakhirnya bulan Ramadhan dan dirayakannya Idul Fitri oleh umat Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia, Presiden AS Barack Obama dan istrinya Michelle secara pribadi menyampaikan ucapan selamat pada momen yang membahagiakan ini.

“Idul Fitri adalah saat untuk merayakan berakhirnya masa 30 hari dan 30 malam yang penuh dengan ibadah. Namun, bahkan dalam saat yang berbahagia ini, umat Muslim tetap ingat pada mereka-mereka yang saat ini dilanda kemalangan, termasuk mereka yang menderita kemiskinan, kelaparan, konflik dan wabah penyakit,” kata Obama seperti dikutip siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta Jumat.

Selama bulan ini, tambahnya, kaum Muslim mengumpulkan dan mendistribusikan zakat agar seluruh umat Muslim dapat ikut merayakan hari suci tersebut.

“Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya di Kairo, pemerintah yang saya pimpin terus berusaha agar umat Muslim dapat memenuhi kewajiban mereka untuk beramal, bukan saja pada bulan Ramadan, namun juga sepanjang tahun. Oleh karena itu pada hari yang suci ini, atas nama rakyat Amerika Serikat, kami ingin mengucapkan selamat pada umat Muslim di Amerika Serikat dan di seluruh dunia. Eid Mubarak,” demikian Obama





Rusia Puji Sikap Obama Yang Membatalkan Perisai Rudal Nuklir di Eropa Timur

18 09 2009

Perdana Menteri Rusia Vladimir Putin, Jumat, memuji tindakan “berani” Presiden Amerika Serikat Barack Obama untuk membatalkan satu perisai rudal Eropa sementara pemimpin NATO mengatakan aliansi itu harus bekerja sama lebih erat dengan Moskow menyangkut keamanan global.

Rusia mengecam keras isntalasi radar anti-rudal yang akan dipasang di Republik Cheska dan pencegat rudal di Polandia berdasarkan rencana yang disusun oleh orang yang digantikan Obama presiden George W. Bush, dan mengancam akan menggelar rudal jarak dekat di perbatasan NATO sebagai tindakan balasan.

Tetapi kendatipun Putin memuji keputusan Obama untuk membatalkan rencana itu, kantor berita Rusia Interfax mengatakan Moskow kini memilik gagasan untuk menempatkan rudal Iskander di daerah Kaliningrad, dekat Polandia dan Lithuania.

“Keputusan Presiden AS Barack Obama, yang membatalkan rencana untuk membangun instalasi pertahanan rudal di Eropa Timur, membuat kami lega,” kata Putin dalam pernyataan di televisi.

“Dan saya sangat mengharapkan bahwa keputusan yang benar dan berani ini akan diikuti oleh yang lain,” tambahnya.

Putin mengatakan sikap Obama itu harus diikuti oleh tindakan lain Washington mencabut larangan pada era bekas Uni Sovyet mengenai impor teknologi tinggi ke Rusia dan membantu usaha keanggotaannya di WTO.

Ia menyerukan “pencabutan penuh semua larangan kerja sama dengan Rusia” dan perluasan World Trade Organization (WTO) untu memasukkan Rusia dan Belarusia serta Kazakhstan, bekas sekutu Sovyetnya.

Hubungan antara Moskow dan Barat secara perlahan membaik sejak Obama berkuasa di Gedung Putih, dengan janji akan “meninjau kembali” hubungan mereka.

Dalam satu tanda lain yang membaik, Sekjen baru NATO Anders Fogh Rasmussen mengatakan aliansi itu akan membicarakan gagasan Medvedev mengenai satu pengaturan keamanan Atlantik Utara.

“Saya yakin dialog Rusia-NATO dapat memberikan nilai tambah yang nyata. Kami semua harus bertujuan bagi satu arsitektur keamanan Atlantik-Eropa yang melibatkan Rusia,” kata Rasmussen di markas besar NATO di Brussels.

Ia mengatakan kepentingan aliansi itu dan Moskow lah untuk bekerja sama, dan mengatakan AS, NATO dan Rusia harus mempertimbangkan ikhwal sistem pertahanan rudal.

Mempelajari cara menangani penyebaran teknologi rudal balistik adalah “kepentingan strategis yang mendasar NATO dan Rusia”, katanya.

“Kita perlu menyelidiki kemungkinan menghubungkan semua sistem pertahanan AS, NATO dan Rusia pada satu saat yang tepat,” tambahnya seperti dilaporkan AFP.

Rasmussen mengatakan kini saatnya untuk meninjau bersama dengan Rusia tantangan keamanan Abad Ke-21





Pengadilan Perintahkan Pembebasan Warga Kuwait dari Guantanamo

18 09 2009

Seorang hakim Amerika Serikat Kamis waktu setempat memerintahkan pemerintah Obama membebaskan seorang warga Kuwait yang ditahan di penjara militer AS di Teluk Guantanamo, Kuba.

Hakim Colleen Kollar-Kotelly memerintahkan Fouad al Rabiah dibebaskan dari penjara itu tempat ia ditahan selama lebih dari tujuh tahun atas tuduhan-tuduhan persekongkolan dan memberikan dukungan materi kepada gerilyawan Taliban dan Al Qaida.

Pemerintah AS menuduh Al Rabiah, seorang manajer maskapai penerbangan Kuwait Airlines, memberikan uang kepada pemimpin Al Qaida Osama bin Laden dan membantu mengkoordinasi dan mendukung para pejuang Taliban di pegunungan Tora Bora, Afghanistan.

Osama diperkirakan melarikan diri melalui daerah itu ketika pasukan AS dan sekutu mereka mengusir gerilyawan Taliban dan Al Qaida dari posisi-posisi mereka.

Tetapi para pengacara Al Rabiah mengatakan kasus itu didasarkan kesalahan identitas dan klien mereka berada di Afghanistan Oktober 2001 mengkoordinasi pengiriman pasokan-pasokan bantuan dari Iran untuk pera pengungsi.

Seorang juru bicara Departemen Kehakiman mengatakan kementerian itu sedang mempertimbangkan keputusan tersebut.

Seorang hakim federal AS akhir Juli memerintahkan seorang warga Kuwait lainnya Khaled Al Mutairi dibebaskan dari Guantanamo. Tetapi bulan lalu seorang tahanan Kuwait lainnya, Fawzi Al Odah mengajukan petisinya bagi pembebasan dari penjara itu ditolak.

Seorang pengacara Al Rabiah dan Al Mutairi menyerukan pemerintah Obama memulangkan mereka ke negara mereka.

“Kita mendesak pemerintah menghormati keputusan pengadilan federal itu dan memulangkan para klien kami ke Kuwait,” kata David Cynamo, pengacara mereka seperti dikutip Reuters.

Presiden Barack Obama telah berjanji akan menutup penjara Guantanamo pada Januari 2010, dengan sejumlah tahanan dibebaskan dan sisanya akan diadili di pengadilan-pengadilan AS atau di komisi-komisi militer. Penjara itu kini menampung 226 tahanan





Empat Muslim Bosnia Ditangkap Polisi Karena Melakukan Kejahatan Perang

18 09 2009

Polisi Bosnia Rabu menangkap empat Muslim Bosnia yang diduga membunuh lebih dari 20 warga sipil dan tawanan perang Kroasia dalam perang Kroasia-Muslim pada 1993, kantor penuntut negara mengatakan.

Nedzad Hodzic, 40, Mehsur Memic, 43, Dzevad Salicin, 53, dan Senad Hakalovic, 43, ditangkap di Sarajevo serta di kota Mostar dan Konjic atas perintah jaksa penuntut.

“Mereka ditangkap dengan dugaan bahwa mereka telah melakukan kejahatan terhadap warga sipil dan tawanan perang serta melanggar undang-undang dan praktik perang,” kata kantor penuntut itu dalam satu pernyataan.

Pembunuhan massal itu terjadi pada 16 April 1993, dalam serangan di desa Trusina di Bosnia selatan oleh sejumlah anggota regu militer khusus “Zulfikar” dan Brigade Bermotor ke-45 militer pimpinan-Muslim Bosnia, jelas kantor tersebut.

“Para anggota unit itu membunuh 19 warga sipil dan tiga tentara Kroasia, yang telah menyerahkan diri mereka sebelumnya, dan juga melukai empat warga sipil, dari jumlah itu dua anak-anak berusia dua dan empat tahun,” jelasnya.

Muslim Bosnia dan Kroasia masuk perang 1992-95 sebagai sekutu melawan Serbia Bosnia tapi kemudian melakukan perang mereka sendiri pada 1993-94, yang berakhir dengan perjanjian damai yang diperantarai-Washington.

Keempat orang itu akan diserahkan pada pengadilan kejahatan perang negara Bosnia, yang dibentuk pada 2005 untuk mengadili ribuan tersangka dari perang 1992-95 dan mengambilalih kasus-kasus tingkat menengah dan rendah dari pengadilan kejahatan perang PBB di Den Haag





Rakyat Jepang Memberikan Suara Dalam Pemilu

5 09 2009

Rakyat Jepang, Minggu, memberikan suara mereka dalam pemilihan yang diduga akan menumbangkan partai konservatif, Partai Liberal Demokrat (LDP) yang berkuasa, dan memberikan tugas memulihkan negara dari resesi terburuk sejak Perang Dunia II kepada oposisi.

Survei-survei media mengisyaratkan bahwa Partai Demokratik Jepang (DPJ) akan menang di pemilihan majelis rendah secara besar besar-besaran, dalam apa yang diduga sebagai gempa-bumi politik di Jepang, meskipun beberapa analis mengatakan perkiraan itu mungkin berlebihan.

Jika benar terjadi, kemenangan DPJ akan mengakhiri lebih dari 50 tahun nyaris tak putus pemerintahan LDP, dan memecahkan kebuntuan di parlemen, di mana oposisi dan sekutu-sekutunya menguasai kontrol di majelis rendah yang kurang kuat posisinya sejak 2007.

Di majelis tinggi, yang dikontrol oposisi, hanya bisa menunda rancangan undang-undang.

“Saya tak suka pada apa yang terjadi sekarang di negara ini. Sesuatu telah berubah,” kata Kazuya Tsuda, pensiunan dokter berumur 78 tahun di Tokyo, yang mengaku memilih Partai Demokrat.

“Saya tidak berpikir bahwa Demokrat bisa melakukan segala sesuatu seperti yang dijanjikan pada platform mereka, tapi dia lebih baik ketimbang situasi politik di bawah LDP sekarang,” katanya.

Pemimpin Partai Demokratik Yukio Hatoyama, cucu mantan perdana menteri yang kaya-raya, mengatakan kepada para pemilih Sabtu, bahwa pemilihan akan mengubah sejarah Jepang.

“Ini adalah pemilihan untuk memilih apakah para pemilih bisa mengubah pola politik lama,” ujarnya.

Media Jepang akan mengumumkan hasil yang keluar dari tempat penghitungan suara setelah pemungutan suara berakhir pada pukul 18:00 waktu setempat.

Kemudian malamnya mereka akan mengeluarkan proyeksi-proyeksi lanjutan berdasarkan penghitungan suara parsial.

Sementara itu satu badai tropis kini sedang mendekati Tokyo, dan cuaca akan menjadi faktor jika hal itu membawa hujan deras yang menyebabkan para pemilih lebih suka berada di rumah.

Partisipasi pemilih yang tinggi diyakini akan menguntungkan pihak oposisi. Partai Demokrat dalam kampanyenya berjanji akan memfokuskan kembali masalah pengeluaran keluarga, pemberian santunan kepada anak dan bantuan kepada para petani.

Oposisi juga berusaha mengontrol kebijakan birokrat, yang sering dituding menyebabkan gagalnya Jepang dalam mengatasi masalah-masalah seperti tuntutan sistem pensiun.

Partai ini ingin menjadikan sikap diplomatik Jepang lebih independen terhadap Amerika Serikat, dan membangun hubungan lebih baik dengan negara-negara Asia, yang sering terkendala oleh kenangan era perang.

“Saya tak berpikir LDP bisa melakukan perubahan apapun,” kata Ryoji Kawakita, 63 tahun, karyawan kerah-putih yang mengaku memilih Partai Demokratik.

“Saya pikir, bahkan meskipun akan terjadi kesulitan, DPJ akan mampu mengatasi perubahan, karena mereka ingin melakukannya,” tegasnya.

Sementara itu pasar uang pada umumnya menyambut berakhirnya kegiatan parlemen yang mengalami kebuntuan selama dua tahun terakhir ini.

Tetapi kalangan analis mengkhawatirkan rencana belanja Partai Demokratik, yang merupakan campuran dari mantan anggota LDP, Partai Sosialis dan konservatif muda yang didirikan 1998 akan menimbulkan inflasi besar di sektor hutang publik dan mendesak pemerintah menarik dana obligasi





Al Qaeda Mencoba Membunuh Pangeran Arab Saudi

28 08 2009

Alqaeda, Minggu, mengidentifikasi seorang militan yang berusaha membunuh menteri dalam negeri Arab Saudi Kamis sebagai Abdullah al-Asiri, seorang tersangka yang dicari yang memasuki Arab Saudi dari Yaman.

Pelaku pembom bunuh diri itu berpura-pura menjadi seorang militan yang telah bertobat dan meledakkan dirinya di kantor Pangeran Mohammed bin Nayef di Jeddah.

Ini adalah serangan pertama yang diketahui terhadap anggota keluarga kerajaan Saudi sejak Alqaedamulai melancarkan kekerasan di negara pengekspor minyak terbesar dunia itu pada 2003.

“Mujahid itu termasuk dalam daftar 85 orang yang dicari, Abdullah Hassan Tali` al-Asiri, yang juga dikenal sebagai Abul-Khair, berusaha memasuki istana, melewati pengawal dan meledakkan sebuah paket,” kata pernyataan laman Internet yang memiliki kaitan dengan `Organisasi Jihad Qaida di Semenanjung Arab.”

Pernyataan itu mengisyaratkan Asiri tampaknya terbang ke Jeddah dari Najran, dekat perbatasan Yaman yang setelah itu menuju kementerian dalam negeri.

“Dia lakukan itu melewati semua pemeriksaan bandara di Najran dan Jeddah, kemudian melakukan perjalanan dengan pesawat jet pribadi pangeran,” katanya, disertai sebuah foto Asiri.

Perwakilan Alqaeda di Saudi dan Yaman awal tahun ini membentuk Alqaeda di Semenanjung Arab.

Mereka berkumpul kembali di Yaman setelah kampanye kontraterorisme yang ketat dari angeran Mohammed, wakil menteri dalam negeri Saudi.

TV Al Arabiya milik Saudi mengatakan, Asiri adalah warga Saudi berumur 23 tahun, dan abangnya Ibrahim juga masuk dalam daftar orang yang dicari.

Februari lalu Arab Saudi mengeluarkan daftar 85 tersangka yang dicari dan para anilis mengatakan, beberapa diantara mereka telah kembali ke Arab Saudi dari tahanan AS di Teluk Guantanamo.

Para pejabat Saudi khawatir para militan itu menjadi pengungsi di daerah Yaman yang tak patuh terhadap hukum, yang pasukan keamanannya terlibat revolusi suku di utara dan pemberontakan separatis di selatan.

Al Arabiya mengutip Menteri Luar Negeri Yaman, Abubakr al-Qirbi mengatakan, bahwa Asiri pergi ke Arab Saudi dari wilayah Yaman, Mi`rib, dan menyatakan bahwa dia dicari agar menyerahkan diri





Badan Super Perempuan PBB Segere Dibentuk

17 08 2009

Sidang Majelis Umum PBB, yang telah bergerak untuk mendekatkan celah gender badan itu, setuju Senin untuk membentuk satu bagian baru yang sangat kuat guna mengkonsolidasikan kagiatan badan yang telah ada yang berkaitan dengan urusan perempuan.

Majelis yang memiliki 192 anggota itu mensahkan dengan konsensus resolusi yang mendukung pembentukan lembaga gabungan baru, yang akan memiliki anggaran substansial, yang akan dipimpin oleh seorang wakil sekretaris jenderal dan akan melapor secara langsung pada sekjen PBB “atas dasar perwakilan geografis dan keseimbangan gender yang adil”.

Resolusi itu menugasi sekjen PBB untuk “membuat, bagi pertimbangan Majelis Umum pada sidang ke 64-nya, proposal yang konprehensif yang menentukan pernyataan misi lembaga gabungan itu, pengaturan organisasional, termasuk pemetaan, pembiayaan dan komposisi badan eksekutif organisasi itu untuk mengawasi kegiatan operasionalnya”.

Sekarang ini, masalah perempuan dikaitkan secara terpisah dengan beberapa badan PBB, termasuk Dana Pembangunan PBB untuk Perempuan (UNIFEM), Divisi untuk Pemajuan Perempuan (DAW), Kantor Penasehat Khusus mengenai Masalah Gender (OSAGI) dan Institur Riset dan Pelatihan Internasional untuk Kemajuan Perempuan (INSTRAW).

Namun tidak ada dari badan-badan itu, dengan pengecualian UNFPA, dianggap oleh kelompok-kelompok perempuan akan menjadi pemain besar.

UNIFEM menyambut baik keputusan majelis itu sebagai “satu langkah penting ke arah pembicaraan guna menjembatani jurang dan mengatasi tantangan dalam arsitektur gender PBB yang ada”.

“Pembentukan satu badan PBB untuk perempuan itu merupakan momen penting bagi kesetaraan gender dan hak-hak perempuan di seluruh dunia,” kata Menteri Negara untuk Pembangunan Internasional Inggris Gareth Thomas dalam satu pernyataan.

“Badan itu akan memiliki suara yang jauh lebih kuat untuk membantu perjuangan bagi hak perempuan, termasuk di banyak negara tempat mereka masih diperlakuan sebagai warga kelas dua,” ia menambahkan.

“Kerajaan Inggis sekarang telah siap untk menggandakan dananya pada PBB untuk mendukung hak-hak perempuan, yang akan menghasilkan kualitas kehidupan yang lebih baik bagi jutaan perempuan di seluruh dunia yang telah menderita tingkat kekerasan yang mengerikan dan perlakuan buruk berdasar basis harian





Perempuan Pelaku Aksi Unjuk Rasa Di Iran Diperkosa Selama Dalam Penjara

17 07 2009

Sebuah panel pengadilan, Sabtu, menolak tuduhan yang dilakukan oleh pemimpin oposisi Iran Mehdi Karroubi bahwa sejumlah pelaku aksi unjuk rasa yang dipenjara diperkosa dan menyeru sebuah aksi menentang ulama.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan oleh kantor berita Fars, panel itu mengatakan bahwa sejumlah anggotanya bertemu dengan Karroubi dan menemukan bahwa tuduhannya tidak berdasar.

“Panel menyimpulkan bahwa tidak ada bukti bahwa orang-orang Karroubi diduga diperkosa, dan semua dokumen yang diberikan Karroubi tidak berdasar. Tuduhan-tuduhan ini ditujukan untuk mengalihkan opini publik.”

Panel itu melaporkan sebuah rekomendasi bahwa sebuah aksi dilakukan terhadap Karroubi dan mereka yang menyebarkan tuduhan pemerkosaan.

“Komisi ini mengusulkan …mengirim laporannya ke pengadilan sehingga ia dapat bertindak dengan tegas terhadap mereka-mereka yang bertanggung jawab menyebarkan tuduhan yang mencederai rejim,” katanya.

Karroubi, seorang reformis yang dikalahkan dalam pemilihan umum presiden 12 Juni lalu, telah menuduh jika sejumlah pelaku aksi unjuk rasa laki-laki dan perempuan yang ditahan selama proses kerusuhan pasca pemilihan umum diperkosa dalam tahanan.

Menyusul tuduhannya, kepala pengadilan Iran yang baru, Sadeq Larijani, menyiapkan sebuah panel khusus untuk membuktikan tuduhan itu.

Karroubi telah sangat vokal dalam menyuarakan tuduhan bahwa para pelaku aksi unjuk rasa telah mengalami pelecehan seksual dan dipukuli dalam pemeriksaan polisi. Pejabat Iran telah menolak klaimnya.

Sebelumnya pada Sabtu, jaksa militer Iran mengatakan bahwa 90 mantan tahanan di pusat tahanan Iran yang ditutup karena tuduhan sebagai dampak dari penanganan kerusuhan pasca pemilihan umum secara resmi mengeluhkan penyiksaan.

Shokrollah Bahrami, yang dikutip oleh kantor berita Mehr, tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai pelecehan atau penyiksaan apa yang telah dituduhkan.

Terpilihnya kembali Presiden Mahmoud Ahmadinejad memicu krisis terburuk dalam 30 tahun perjalanan sejarah republik Islam Iran ketika sebuah aksi unjuk rasa besar-besaran menetang kemenangannya mengguncang Teheran.

Pejabat Iran mengatakan 36 orang tewas dalam kerusuhan itu tapi pihak oposisi mengklaim 72 orang tewas